Oct 14, 2026
Politik

Karantina Kalsel Gelar Vaksinasi Rabies Gratis di Car Free Day

BANJARMASIN — Balai Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar vaksinasi rabies gratis serta pemeriksaan kesehatan bagi hewan peliharaan masyarakat, khususnya kucing, ...

Karantina Kalsel Gelar Vaksinasi Rabies Gratis di Car Free Day

BANJARMASIN — Balai Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar vaksinasi rabies gratis serta pemeriksaan kesehatan bagi hewan peliharaan masyarakat, khususnya kucing, pada kegiatan Car Free Day di Banjarmasin. Program tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperkuat perlindungan kesehatan hewan sekaligus menekan risiko penularan rabies di wilayah setempat.

Kegiatan ini menindaklanjuti komitmen pemerintah daerah dalam pengendalian penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia. Berdasarkan ketentuan perundang-undangan di bidang kesehatan hewan dan karantina, setiap hewan yang berpotensi menularkan rabies wajib memperoleh penanganan, termasuk vaksinasi secara berkala.

Pelayanan Terbuka bagi Pemilik Hewan Peliharaan

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, masyarakat yang membawa hewan peliharaannya memperoleh layanan vaksinasi tanpa dipungut biaya. Selain vaksinasi rabies, petugas juga melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan hewan, mulai dari pemeriksaan fisik umum hingga pemberian edukasi mengenai perawatan yang tepat.

"Vaksinasi rabies gratis ini kami sediakan bagi masyarakat yang ingin memastikan hewan peliharaannya terlindungi, khususnya kucing yang paling banyak dipelihara warga," ujar pejabat Balai Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan.

Layanan tersebut dipusatkan di lokasi Car Free Day yang menjadi ruang publik dengan tingkat kunjungan warga cukup tinggi. Pemilihan tempat itu dinilai efektif untuk menjangkau lebih banyak pemilik hewan peliharaan dalam satu waktu, sekaligus memanfaatkan momen akhir pekan ketika masyarakat berkumpul di kawasan tersebut.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pemilik kucing yang datang membawa hewan kesayangan mereka. Setiap hewan yang telah divaksin memperoleh penandaan atau pencatatan sebagai bukti telah mengikuti program vaksinasi, sehingga memudahkan pemantauan status kesehatan hewan di kemudian hari.

Langkah Strategis Menekan Kasus Rabies

Rabies masih menjadi perhatian serius dalam agenda kesehatan nasional karena sifatnya yang mematikan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa apabila tidak ditangani secara cepat. Pengendalian penyakit ini tidak hanya bertumpu pada penanganan hewan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya gigitan hewan terinfeksi.

Berdasarkan data yang dihimpun, upaya pengendalian rabies di Kalimantan Selatan dilakukan melalui kombinasi vaksinasi, pengawasan lalu lintas hewan, serta edukasi kepada masyarakat. Karantina berperan penting dalam mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan lintas wilayah, termasuk melalui pengawasan terhadap hewan yang dibawa antar daerah.

Program vaksinasi massal dinilai menjadi salah satu instrumen paling efektif untuk memutus rantai penularan rabies. Dengan tingkat cakupan vaksinasi yang tinggi pada populasi hewan penular rabies, risiko penularan kepada manusia dapat ditekan secara signifikan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memvaksinasi hewan peliharaannya dan segera melapor apabila menemukan hewan dengan gejala rabies," tegas pejabat tersebut.

Sinergi Lintas Sektor dan Partisipasi Masyarakat

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan petugas karantina, tenaga kesehatan hewan, serta dukungan dari berbagai pihak yang berkompeten di bidangnya. Sinergi lintas sektor dipandang krusial karena pengendalian rabies tidak dapat diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, tenaga medis hewan, dan masyarakat.

Melalui kegiatan yang digelar di ruang publik tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan semakin meningkat. Pemilik hewan peliharaan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan dan perawatan harian, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan hewan secara menyeluruh.

Selain vaksinasi, petugas turut memberikan informasi mengenai tanda-tanda klinis rabies pada hewan, langkah pencegahan, serta tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan. Edukasi semacam itu diyakini mampu memperkuat pemahaman masyarakat sehingga penanganan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Kegiatan serupa direncanakan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai lokasi strategis di Kalimantan Selatan. Dengan demikian, cakupan perlindungan terhadap hewan peliharaan diharapkan semakin luas dan berkelanjutan, sejalan dengan target pengendalian rabies di tingkat nasional.

Balai Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang mudah diakses masyarakat. Program vaksinasi gratis di ruang publik menjadi salah satu wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi kesehatan manusia dan hewan secara bersamaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User