Kantor IT Berkedok Perusahaan Digital, Polri Bongkar Markas Judol Hayam Wuruk Setelah 2 Bulan Beroperasi

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil membongkar sebuah markas sindikat judi online (judol) jaringan internasional yang berkamuflase apik di tengah pusat bisnis Jakarta Barat

Jul 07, 2026 - 23:28
0 0
Kantor IT Berkedok Perusahaan Digital, Polri Bongkar Markas Judol Hayam Wuruk Setelah 2 Bulan Beroperasi

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil membongkar sebuah markas sindikat judi online (judol) jaringan internasional yang berkamuflase apik di tengah pusat bisnis Jakarta Barat. Lokasi yang digerebek pada Mei 2026 lalu itu berada di kawasan Plaza Perkantoran Hayam Wuruk dan telah beroperasi secara tersembunyi selama kurang lebih dua bulan.

Dalam pengungkapan kasus ini, terkuak fakta bahwa para pelaku tidak menjalankan aksinya secara sembunyi-sembunyi di tempat terpencil, melainkan justru mendirikan basis operasi di sebuah ruang perkantoran modern dan profesional. Untuk mengelabui pihak pengelola gedung dan aparat keamanan, sindikat tersebut menyulap markas judi online mereka layaknya sebuah kantor perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang teknologi informasi dan pemasaran digital.

Modus Kamuflase Profesional

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Wira Satya Triputra, membeberkan secara rinci bagaimana para tersangka dengan cerdik menutupi aktivitas ilegal mereka. Mereka secara resmi menyewa ruangan dan mendesain tata letak kantor sedemikian rupa agar tampak seperti perusahaan teknologi konvensional pada umumnya, lengkap dengan deretan komputer dan infrastruktur jaringan.

"Menyamarkan aktivitas ilegal sebagai perusahaan teknologi dan pemasaran digital," ujar Brigjen Wira Satya Triputra dalam keterangannya kepada awak media pada Senin (29/6/2026).

Penggerebekan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri pada bulan Mei lalu tersebut berhasil mengamankan sejumlah perangkat komputer canggih, server, serta berbagai peralatan pendukung operasional judi online. Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, para pekerja yang direkrut oleh sindikat ini pun tidak seluruhnya menyadari bahwa mereka tengah bekerja untuk jaringan perjudian internasional, karena proses rekrutmen dan operasional hariannya dikemas layaknya perusahaan digital legal yang menawarkan gaji kompetitif.

Sindikat Jaringan Internasional

Keberadaan markas di Hayam Wuruk ini hanyalah satu simpul dari jaringan besar sindikat judi online internasional. Polri menduga bahwa pusat kendali utama sindikat ini berada di luar negeri dan dikelola secara remote oleh para bos besar yang hingga kini masih dalam pengejaran. Dengan menyewa ruang kantor di lokasi strategis selama dua bulan, jaringan ini mampu mengelola lalu lintas keuangan dalam jumlah fantastis tanpa terdeteksi oleh sistem pengawasan perbankan konvensional karena transaksinya dilakukan melalui sejumlah rekening penampung dan aset kripto.

Brigjen Wira menegaskan bahwa pengungkapan markas judol berkamuflase kantor IT ini menjadi bukti bahwa modus operandi kejahatan siber di Indonesia terus berevolusi. Para pelaku kini tidak lagi beroperasi dari rumah toko (ruko) tertutup yang mencurigakan, melainkan masuk ke jantung pusat bisnis dengan menyamar sebagai entitas bisnis modern. Polri pun mengimbau para pengelola gedung perkantoran untuk lebih waspada terhadap profil penyewa yang mencurigakan, terutama yang menerapkan standar keamanan berlebihan atau menolak kunjungan rutin pengelola gedung. Saat ini tim penyidik masih terus melakukan pengembangan dan mengejar tersangka lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User