Kansas City — Messi Cetak Gol Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
Lapangan hijau Stadion Arrowhead bergemuruh pada Senin (16/6/2026) sore waktu setempat. Lionel Messi, kapten tim nasional Argentina, memecah kebuntuan deng
Lapangan hijau Stadion Arrowhead bergemuruh pada Senin (16/6/2026) sore waktu setempat. Lionel Messi, kapten tim nasional Argentina, memecah kebuntuan dengan gol cantik yang membuka kemenangan Albiceleste atas Aljazair di laga perdana Grup J Piala Dunia 2026. Gol ini tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menegaskan bahwa di usia 38 tahun, Messi masih menjadi jantung denyut nadi tim juara bertahan.
Kronologi Gol Pembuka yang Dinanti
Pertandingan berjalan ketat sejak peluit awal. Aljazair, yang tampil disiplin dengan formasi 4-5-1, berhasil meredam kreativitas Argentina selama 20 menit pertama. Hingga akhirnya, pada menit ke-23, sebuah skema umpan pendek dari lini tengah berhasil membelah pertahanan Les Fennecs. Rodrigo De Paul mengirim umpan terobosan kepada Nahuel Molina yang berlari di sisi kanan. Molina kemudian mengirim umpan silang mendatar yang sedikit terdefleksi bek Aljazair, Rayan Aït‑Nouri. Bola muntah jatuh tepat di kaki Messi yang berdiri bebas di kotak penalti. Tanpa ragu, sang megabintang melepaskan tendangan first‑time dengan kaki kirinya, menghujam deras ke pojok kiri bawah gawang kiper Anthony Mandrea. Skor berubah 1-0 untuk Argentina.
Stadion yang dihadiri 76.416 penonton itu meledak. Messi berlari ke sudut lapangan, merentangkan tangan, lalu dikerubuti rekan satu timnya. Senyum lebar dan tatapan penuh tekad menghiasi wajah La Pulga — gol ini menjadi yang ke-14 sepanjang partisipasinya di Piala Dunia, memecahkan rekor Gabriel Batistuta sebagai pencetak gol terbanyak Argentina di putaran final.
Argentina Tampil Efisien, Aljazair Minim Peluang
Setelah gol tersebut, Argentina semakin mengontrol permainan. Statistik mencatat penguasaan bola mencapai 62 persen untuk Albiceleste, dengan total 8 tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Gol kedua datang pada menit ke-67 lewat sontekan Julián Álvarez memanfaatkan umpan tarik Alejandro Garnacho dari sisi kiri. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.
Aljazair yang mengandalkan serangan balik nyaris tidak mengancam gawang Emiliano Martínez. Catatan expected goals (xG) Aljazair hanya sebesar 0,32 berbanding 1,94 milik Argentina, menandakan betapa solidnya lini belakang juara dunia itu. Satu-satunya peluang emas tuan rumah Afrika Utara terjadi di menit ke-54 melalui sundulan Riyad Mahrez, namun masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Reaksi Messi: “Langkah Pertama yang Penting”
Setelah pertandingan, Messi berbicara kepada awak media di zona campuran. Ia menekankan bahwa kemenangan ini hanyalah awal dari perjalanan panjang.
“Kami tahu Aljazair tim yang sangat terorganisasi. Mereka membuat kami frustrasi di awal. Tapi gol ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Saya hanya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Yang terpenting adalah tiga poin dan memulai turnamen dengan langkah positif,” ujar Messi dengan tenang.
Pelatih Lionel Scaloni memuji kontribusi sang kapten. “Messi tidak hanya mencetak gol; ia menjalankan peran kepemimpinan yang vital. Pergerakannya membuka ruang bagi pemain lain,” kata Scaloni dalam konferensi pers pasca laga.
Debut Piala Dunia di Tanah Amerika
Ini menjadi pertandingan Piala Dunia pertama yang digelar di Kansas City, bagian dari penyebaran turnamen di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Argentina dijadwalkan menjalani laga Grup J berikutnya melawan Ghana pada 21 Juni di Houston, lalu menutup fase grup melawan Serbia pada 26 Juni di Los Angeles.
Dengan usia 38 tahun, Messi terus menulis sejarah. Gol perdananya di edisi 2026 ini menyamai rekor legenda Brasil, Pelé, sebagai pencetak gol di empat edisi Piala Dunia berbeda. Argentina pun kini memimpin klasemen Grup J dengan selisih gol +2, unggul dari Ghana yang pada laga sebelumnya menahan imbang Serbia 1-1.
Comments (0)