Jasa Marga Perkuat Layanan Tol Berbasis Teknologi Demi Keselamatan

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan jalan tol berbasis teknologi dengan fokus utama pada keselamatan pengguna. Langkah ini merupakan bagian dari tra...

Jasa Marga Perkuat Layanan Tol Berbasis Teknologi Demi Keselamatan

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan jalan tol berbasis teknologi dengan fokus utama pada keselamatan pengguna. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital yang tengah dijalankan perusahaan guna meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya.

Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, manajemen Jasa Marga menyatakan bahwa pengembangan teknologi menjadi prioritas utama dalam operasional jalan tol. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya modern, tetapi juga aman dan andal bagi masyarakat.

Transformasi Digital di Seluruh Ruas Tol

Jasa Marga mencatat bahwa hingga saat ini perseroan mengelola sekitar 1.260 kilometer jalan tol di seluruh Indonesia. Dari total tersebut, sejumlah ruas telah dilengkapi dengan sistem pemantauan berbasis kamera pengawas (CCTV) beresolusi tinggi, sensor lalu lintas, dan sistem informasi pengguna jalan yang terintegrasi secara real-time. Teknologi ini memungkinkan petugas untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung dan merespons cepat setiap kejadian di lapangan.

Direktur Utama Jasa Marga, dalam rapat koordinasi internal yang digelar di kantor pusat Jakarta, menegaskan bahwa keselamatan pengguna merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar. "Kami terus berinvestasi pada teknologi yang dapat mendeteksi potensi bahaya sejak dini, seperti kecelakaan, kendaraan berhenti mendadak, atau hambatan di jalur. Semua data tersebut diintegrasikan ke pusat kendali untuk ditindaklanjuti secara cepat," ujarnya.

Selain itu, Jasa Marga juga mengembangkan aplikasi berbasis mobile yang memberikan informasi lalulintas secara langsung kepada pengguna. Aplikasi tersebut menampilkan data waktu tempuh, kondisi kepadatan, serta rekomendasi jalur alternatif. Dengan demikian, pengguna dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan efisien.

Peningkatan Sistem Pembayaran dan Monitoring

Dalam aspek transaksi, Jasa Marga telah menerapkan sistem pembayaran nontunai berbasis kartu uang elektronik dan pembayaran dinamis (multi-lane free flow) di sejumlah gerbang tol. Sistem ini mempercepat proses transaksi dan mengurangi antrean kendaraan, sehingga meminimalkan risiko kecelakaan akibat kepadatan di gerbang tol. Perusahaan menargetkan seluruh gerbang tol dapat beroperasi dengan sistem pembayaran elektronik penuh pada akhir tahun ini.

Manajemen Jasa Marga juga menyoroti pentingnya monitoring kondisi infrastruktur secara berkala. Melalui penggunaan teknologi sensor dan drone, perusahaan dapat mendeteksi kerusakan jalan, jembatan, atau penerangan secara lebih akurat. Hasil monitoring tersebut kemudian dilaporkan dalam rapat evaluasi bulanan untuk menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

"Kami tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memastikan bahwa seluruh elemen jalan tol berfungsi dengan baik. Keselamatan pengguna sangat bergantung pada kondisi infrastruktur yang prima," tambah Direktur Teknik Jasa Marga dalam kesempatan terpisah.

Koordinasi dengan Kepolisian dan Pengguna Jalan

Jasa Marga juga memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan instansi terkait dalam hal penanganan kecelakaan dan manajemen lalu lintas. Setiap kejadian di jalan tol akan segera dilaporkan melalui pusat kendali untuk ditindaklanjuti oleh petugas gabungan. Hal ini dilakukan guna memastikan respons yang cepat dan mengurangi dampak kecelakaan terhadap kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, perusahaan gencar melakukan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun kegiatan langsung di rest area. Sosialisasi tersebut mencakup pentingnya mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan layak jalan sebelum memasuki tol.

Dalam kesempatan yang sama, Jasa Marga menyatakan bahwa pihaknya terus membuka ruang bagi masukan dari pengguna jalan. Melalui layanan pelanggan 24 jam dan kanal digital, setiap keluhan atau laporan akan ditindaklanjuti secara cepat. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan dan keselamatan seluruh pengguna jalan tol.

Transformasi teknologi yang dijalankan Jasa Marga diharapkan dapat menjadi standar baru bagi pengelola jalan tol di Indonesia. Dengan mengedepankan keselamatan dan pemanfaatan teknologi, perusahaan optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User