Jalan Ambles di Pulo Gadung Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Terpaksa Andalkan Motor

Kondisi jalan yang ambles di kawasan Jalan Cinta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, semakin memprihatinkan. Hingga kini, genap lima bulan berlalu tanpa ada tanda-tanda perbaikan berarti dari pihak berwenang

Jul 08, 2026 - 18:11
0 0
Jalan Ambles di Pulo Gadung Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Terpaksa Andalkan Motor
Kondisi jalan yang ambles di kawasan Jalan Cinta, Pulo Gadung, Jakarta Timur, semakin memprihatinkan. Hingga kini, genap lima bulan berlalu tanpa ada tanda-tanda perbaikan berarti dari pihak berwenang. Akses jalan yang sebelumnya dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan, kini hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua. Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com di lapangan, kerusakan ini bermula dari amblesnya permukaan aspal yang diduga kuat dipicu oleh gerusan air di bawah tanah. Lubang yang menganga lebar dengan kedalaman signifikan itu membentang di tengah badan jalan, menyebabkan badan jalan terbelah. Demi keselamatan, warga setempat terpaksa menutup akses bagi mobil dan kendaraan berat, menyisakan celah sempit di sisi jalan yang hanya muat untuk sepeda motor. Sejumlah pengendara mengeluhkan minimnya penerangan di sekitar lokasi ambles, terutama pada malam hari. Kondisi ini sangat rawan memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara motor yang nekat melintas tanpa kehati-hatian. Beberapa warga sekitar secara swadaya telah memasang rambu seadanya seperti bambu dan plastik berwarna mencolok sebagai penanda bahaya, namun tanda-tanda itu kerap hilang atau rusak. Keluhan warga semakin memuncak mengingat Jalan Cinta merupakan akses penghubung yang cukup vital bagi aktivitas sehari-hari di pemukiman padat penduduk tersebut. Akibat putusnya akses mobil, aktivitas ekonomi warga terganggu. Kendaraan pengangkut barang, ojek online roda empat, hingga layanan darurat kesulitan menjangkau titik-titik tertentu di lingkungan itu. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa frustrasinya. "Ini sudah lima bulan lebih, Pak. Setiap hujan turun, lubangnya makin lebar dan tanahnya makin tergerus. Kami takut kalau nanti merembet ke rumah-rumah yang ada di pinggir jalan. Mobil mobil warga terpaksa parkir jauh, mau bawa belanjaan berat juga repot," ujarnya kepada tim liputan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada alat berat maupun petugas perbaikan dari Suku Dinas terkait yang terlihat di lokasi. Warga berharap Pemerintah Kota Jakarta Timur segera menurunkan tim teknis untuk melakukan kajian dan memperbaiki struktur jalan sebelum insiden bertambah parah atau memakan korban jiwa. Pihak kelurahan setempat menyatakan bahwa mereka telah melaporkan kerusakan ini ke tingkat kota melalui sistem pengaduan resmi. > "Kami sudah sampaikan ke Suku Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. Memang perlu penanganan teknis yang menyeluruh karena bukan sekadar tambal sulam, tapi ada perbaikan struktur tanah dan drainase di bawahnya. Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti," ungkap keterangan resmi dari kantor kelurahan. Warga pun menanti realisasi janji perbaikan yang tak kunjung tiba. Mereka mendesak agar perbaikan dilakukan secepatnya, mengingat musim penghujan yang masih berlangsung dikhawatirkan akan mempercepat pelapukan dan perluasan area amblesan. Untuk sementara, aktivitas lalu lintas di Jalan Cinta, Pulo Gadung, sepenuhnya bergantung pada ketahanan celah jalan yang tersisa. Apaberita.com terus memantau perkembangan penanganan infrastruktur di wilayah tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User