Presiden Pezeshkian Buru-buru Pulang dari Irak Saat AS Serang Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian terpaksa memangkas kunjungan kenegaraannya di Irak dan segera kembali ke Teheran setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran. Kepu

Jul 08, 2026 - 18:11
0 0
Presiden Pezeshkian Buru-buru Pulang dari Irak Saat AS Serang Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian terpaksa memangkas kunjungan kenegaraannya di Irak dan segera kembali ke Teheran setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Iran. Keputusan mendadak ini diambil di tengah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang jenazahnya tengah diarak di kota-kota suci di Irak.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Apaberita.com, Rabu (8/7/2026), Pezeshkian telah berada di Najaf, Irak, sejak awal pekan. Kehadirannya di sana semula dijadwalkan untuk mengikuti seluruh rangkaian upacara pemakaman Khamenei, termasuk prosesi pengarakan jenazah menuju Kota Suci Najaf dan Karbala. Namun, perkembangan keamanan yang mendadak memaksanya untuk meninggalkan Irak lebih cepat dari rencana.

Selain agenda pemakaman, Presiden Pezeshkian juga sedianya akan menggelar pembicaraan tingkat tinggi dengan sejumlah pejabat pemerintah Irak. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas kerja sama bilateral dan isu-isu regional yang menjadi perhatian bersama kedua negara. Serangan AS ke Iran menggagalkan seluruh rencana diplomatik tersebut dan menimbulkan ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait detail serangan AS maupun lokasi persis yang menjadi sasaran. Namun, langkah Presiden Pezeshkian untuk segera pulang menunjukkan situasi yang sangat darurat di Teheran. Para analis menduga serangan ini merupakan respons atas kebijakan nuklir Iran yang terus berlanjut pasca kematian Khamenei.

Kepergian mendadak Pezeshkian dari Irak juga menimbulkan spekulasi mengenai arah kebijakan luar negeri Iran setelah era Khamenei. Dengan situasi keamanan yang tidak menentu, pemerintahan baru di Teheran dihadapkan pada pilihan sulit antara melanjutkan sikap konfrontatif atau membuka jalur diplomasi dengan Barat. Apaberita.com terus memantau perkembangan situasi ini dan akan menyampaikan informasi terbaru seiring dengan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User