[JAKARTA] — Zulkifli Hasan Luncurkan SRUK, Integrasi Resi Gudang Komoditas Pangan
JAKARTA, Apaberita — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan resmi meluncurkan Sistem Resi Usaha Komoditas (SRUK) di Jakarta Theater, Kamis (9/7/2
JAKARTA, Apaberita — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan resmi meluncurkan Sistem Resi Usaha Komoditas (SRUK) di Jakarta Theater, Kamis (9/7/2026). Platform digital ini dirancang untuk mengintegrasikan rantai pasok pangan nasional melalui mekanisme resi gudang berbasis digital, guna memperkuat stabilitas harga dan akses permodalan petani.
Dalam konferensi pers, Zulkifli menegaskan bahwa SRUK merupakan jawaban atas kendala klasik distribusi komoditas pangan yang kerap memicu disparitas harga tinggi antara produsen dan konsumen. “Dengan SRUK, petani tidak lagi harus menjual panennya dengan harga jatuh saat musim panen raya. Mereka bisa menyimpan komoditas di gudang bersertifikat, mendapatkan resi digital yang bisa diagunkan ke bank, dan menjualnya saat harga sudah stabil,” jelas Zulkifli.
SRUK menghubungkan tiga aktor utama dalam rantai pasok: petani atau kelompok tani sebagai pemilik komoditas, pengelola gudang yang telah terverifikasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan lembaga keuangan mitra. Platform ini memanfaatkan teknologi blockchain untuk mencatat mutasi stok dan kepemilikan resi secara transparan. Dengan demikian, risiko pemalsuan resi ganda yang selama ini menghantui sistem resi gudang konvensional dapat ditekan hingga nol.
Kronologi Peluncuran
- 09.30 WIB — Registrasi dan Verifikasi Peserta: Undangan dari kementerian/lembaga, pelaku usaha pergudangan, perwakilan asosiasi petani, dan perbankan hadir di Jakarta Theater. Panitia melakukan verifikasi identitas digital melalui aplikasi SRUK sebagai bagian dari demo langsung.
- 10.00 WIB — Pembukaan dan Sambutan Deputi: Deputi Bidang Koordinasi Ketersediaan dan Distribusi Pangan membacakan laporan awal, menyebutkan bahwa proyek ini menelan anggaran pengembangan sebesar Rp 87 miliar dan akan diuji coba di 10 provinsi sentra pangan mulai Agustus 2026.
- 10.30 WIB — Peluncuran Resmi oleh Menko Pangan: Zulkifli Hasan menekan tombol digital raksasa di atas panggung, menandai aktifnya portal SRUK yang langsung menampilkan peta sebaran 50 gudang percontohan. Dalam pidato kuncinya, ia mengumumkan target 500 gudang tersertifikasi SRUK pada akhir 2027.
- 11.00 WIB — Simulasi Transaksi Resi Digital: Secara langsung, Zulkifli memperagakan penerbitan resi gudang untuk komoditas beras seberat 2 ton milik Kelompok Tani Sumber Rejeki, Lamongan, yang tersimpan di gudang mitra di Surabaya. Resi digital kemudian dijadikan jaminan kepada Bank Rakyat Indonesia dengan nilai taksasi Rp 18,6 juta dalam waktu kurang dari 2 menit.
- 11.30 WIB — Penandatanganan Nota Kesepahaman: Lima bank BUMN dan swasta (BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Jateng, dan BCA) menandatangani MoU untuk menyalurkan kredit resi gudang hingga total plafon Rp 5 triliun pada tahap pertama.
- 12.00 WIB — Konferensi Pers dan Tanya Jawab: Zulkifli menjawab pertanyaan wartawan seputar keamanan data, mekanisme pengawasan, dan rencana perluasan ke komoditas kedelai serta daging sapi/kerbau. Ia memastikan Kemenko Pangan akan membentuk Satgas Pengawasan SRUK yang melibatkan kepolisian dan BPKP.
Comments (0)