Sep 18, 2026
Nasional

JAKARTA — Sarjito Resmi Dilantik Sebagai Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK

Apaberita.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperkuat struktur kepemimpinannya dalam mengawal sektor komoditas nasional. Sarjito dilantik

JAKARTA — Sarjito Resmi Dilantik Sebagai Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK

Apaberita.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperkuat struktur kepemimpinannya dalam mengawal sektor komoditas nasional. Sarjito dilantik secara resmi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK untuk periode jabatan 2026–2031 pada Rabu (9/9/2026). Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia agar mampu memengaruhi penetapan harga komoditas di pasar global.

Langkah pengangkatan ini dipandang sebagai momentum krusial bagi Indonesia, mengingat posisi negara sebagai salah satu produsen terbesar mineral kritis di dunia, seperti nikel, bauksit, dan timah. Melalui pembentukan bursa yang teregulasi dengan ketat, Indonesia berambisi beralih dari sekadar penikmat harga menjadi penentu harga pasar internasional.

Kronologi Pelantikan dan Rangkaian Acara Resmikan Jabatan Baru

Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga negara, kementerian terkait, serta Dewan Komisioner OJK. Berikut adalah urutan kejadian dalam prosesi pelantikan tersebut:

  1. Pengambilan Sumpah Jabatan (09.00 WIB): Sarjito mengucapkan sumpah dan janji jabatan di hadapan jajaran pejabat tinggi negara, berkomitmen menjaga integritas serta transparansi dalam mengawasi bursa mineral nasional.
  2. Penyerahan Surat Keputusan (09.30 WIB): Penyerahan dokumen resmi Keputusan Presiden terkait pengangkatan Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK untuk masa bakti lima tahun ke depan.
  3. Penyampaian Arahan Strategis (10.00 WIB): Sarjito menyampaikan pemaparan awal mengenai prioritas kerja, termasuk percepatan pembentukan infrastruktur bursa perdagangan komoditas yang tepercaya.

Target Utama: Dorong Indonesia Jadi Penentu Harga Mineral Dunia

Selama ini, penetapan harga komoditas mineral utama sering kali masih bergantung pada bursa acuan luar negeri, seperti London Metal Exchange (LME) atau Shanghai Futures Exchange (SHFE). Kondisi tersebut dinilai kurang menguntungkan posisi tawar Indonesia di tingkat internasional.

"Kita tidak boleh lagi hanya menjadi 'price taker' atau sekadar pengikut harga yang ditentukan oleh pasar luar negeri. Indonesia memiliki cadangan dan produksi mineral strategis yang sangat signifikan. Pembentukan harga referensi harus terjadi di dalam negeri melalui bursa yang transparan, akuntabel, dan berstandar internasional," tegas Sarjito seusai pelantikan.

Dalam menjalankan tugasnya untuk lima tahun mendatang, Sarjito bersama jajaran OJK telah menyiapkan sejumlah agenda kunci, antara lain:

  • Penguatan Aksesibilitas Pasar: Membuka ruang bagi pelaku industri dalam dan luar negeri untuk bertransaksi secara adil di bursa domestik.
  • Integrasi Data Sistem Dagang: Menyinergikan sistem pencatatan ekspor dan transaksi komoditas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Perdagangan.
  • Pencegahan Praktik Anomali Pasar: Menerapkan sistem pengawasan ketat untuk meminimalkan manipulasi harga serta praktik perdagangan ilegal.

Implikasi Ekonomi dan Penguatan Regulasi BMKS

Penguatan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ini diharapkan memberi dampak positif langsung terhadap penerimaan negara dan kepastian hukum investasi. Dengan penetapan harga acuan yang transparan di dalam negeri, transaksi komoditas strategis dinilai akan memberikan nilai tambah yang optimal bagi perekonomian nasional.

Sarjito menegaskan bahwa pihak OJK akan segera menyusun kerangka regulasi turunan guna memastikan ekosistem perdagangan mineral siap beroperasi penuh dalam waktu dekat. Sinergi antar-lembaga akan terus diperkuat demi memastikan daya saing bursa Indonesia di mata investor global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User