Sep 16, 2026
Nasional

JAKARTA — Pelindo Luncurkan Layanan OPS Wujudkan Pelabuhan Hijau

Deretan kapal kargo raksasa yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok kini mulai menyongsong era baru perkapalan yang jauh lebih ramah lingkungan. PT Pelab

JAKARTA — Pelindo Luncurkan Layanan OPS Wujudkan Pelabuhan Hijau

Deretan kapal kargo raksasa yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok kini mulai menyongsong era baru perkapalan yang jauh lebih ramah lingkungan. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo secara resmi meluncurkan fasilitas Onshore Power Supply (OPS), sebuah inovasi teknologi hijau yang memungkinkan kapal mematikan mesin utama dan mesin bantu berbasis bahan bakar fosil saat bersandar, lalu menggantinya dengan koneksi daya listrik bersih dari darat. Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam meletakkan fondasi transformasi Green Port di kawasan maritim Nusantara.

Peluncuran fasilitas energi bersih tersebut berfokus di kawasan dermaga Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang selama ini menjadi pusat urat nadi jaringan logistik nasional. Melalui skema OPS, kapal-kapal petikemas maupun kapal barang yang sedang melakukan proses bongkar muat dapat langsung menyambungkan sistem kelistrikannya ke jaringan daya yang disiapkan di dermaga. Dampaknya sangat signifikan: konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dapat ditekan secara drastis, sekaligus memangkas tingkat polusi udara serta kebisingan yang biasanya menyelimuti kawasan pelabuhan.

Komitmen Nyata Menuju Dekarbonisasi Sektor Maritim

Implementasi teknologi Onshore Power Supply bukan sekadar modernisasi infrastruktur fisik semata, melainkan respon konkret terhadap tantangan perubahan iklim global yang kian mendesak. Berdasarkan data industri maritim, penggunaan mesin bantu (auxiliary engine) saat kapal sedang berlabuh menyumbang porsi emisi gas rumah kaca yang sangat besar di area pesisir. Dengan hadirnya OPS, pencemaran udara di lingkungan sekitar dermaga dapat dikurangi secara substansial.

"Transisi menuju penggunaan daya listrik darat ini merupakan bukti komitmen nyata Pelindo dalam mengurangi jejak karbon secara agresif. Kami tidak hanya berfokus pada kelancaran arus logistik dan efisiensi operasional, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan pelabuhan bagi generasi mendatang," ujar manajemen Pelindo dalam keterangan resminya.

Berikut adalah perbandingan operasional kapal sebelum dan setelah memanfaatkan fasilitas energi terbarukan di pelabuhan:

Perbandingan Dampak Operasional Kapal di Pelabuhan

Indikator Operasional Sebelum Menggunakan OPS Setelah Menggunakan OPS
Sumber Energi Utama Mesin Bantu BBM Fosil (Solar) Pasokan Listrik Darat (Grid PLN)
Emisi Gas Buang (CO2/SOx/NOx) Tinggi di Sekitar Dermaga Berkurang hingga 80-90%
Polusi Suara & Getaran Bising akibat generator kapal Hening dan Bebas Getaran Mesin
Efisiensi Biaya Kapal Tinggi (Tergantung Harga BBM) Lebih Hemat hingga 30%

Akselerasi Target Net Zero Emission 2060

Langkah progresif yang diambil Pelindo ini berpedoman pada peta jalan pemerintah Indonesia menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Konsep Green Port yang diusung mencakup berbagai segmen terintegrasi, mulai dari efisiensi penggunaan energi bersih, pengelolaan limbah perairan yang akuntabel, hingga digitalisasi seluruh rantai operasional guna meminimalisasi waktu tunggu kapal (dwelling time).

Penerapan layanan OPS di Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan mampu menjadi cetak biru (blueprint) standar pelabuhan modern yang kelak direplikasi di pelabuhan-pelabuhan utama lainnya di seluruh Indonesia, seperti Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Medan, hingga Pelabuhan Makassar. Dengan ketersediaan pasokan listrik darat yang stabil, ramah lingkungan, dan efisien, Indonesia kini semakin siap bersaing di kancah maritim internasional yang kian memperketat ambang batas emisi pelayaran dunia.

"Pelabuhan hijau bukan lagi sekadar tren global, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing logistik nasional secara berkelanjutan," tegas pihak Pelindo. Melalui kolaborasi antara inovasi teknologi dan kesadaran ekologis, sektor pelabuhan Indonesia terus melangkah mantap menuju masa depan industri transportasi laut yang bersih dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User