[JAKARTA] — Kawasan Senopati Kembali Melahirkan Destinasi Kuliner Viral

JAKARTA — Kawasan Senopati, Jakarta Selatan, kembali menegaskan posisinya sebagai episentrum kuliner Ibu Kota dengan munculnya sejumlah tempat makan yang v

Jul 08, 2026 - 15:59
0 0
[JAKARTA] — Kawasan Senopati Kembali Melahirkan Destinasi Kuliner Viral

JAKARTA — Kawasan Senopati, Jakarta Selatan, kembali menegaskan posisinya sebagai episentrum kuliner Ibu Kota dengan munculnya sejumlah tempat makan yang viral di media sosial sepanjang kuartal pertama tahun ini. Salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan adalah Anomali Coffee, kedai kopi yang berhasil menarik antrean panjang pelanggan setiap akhir pekan.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, kunjungan ke area Senopati mengalami kenaikan sebesar 27,3% pada periode Januari hingga Maret 2025. Lonjakan ini didorong oleh konten ulasan kuliner yang dibuat oleh para kreator di platform TikTok dan Instagram. Total unggahan dengan tagar #SenopatiFoodie tercatat telah melampaui 1,2 juta unggahan, dengan tingkat interaksi mencapai 89 juta likes dan komentar.

Kronologi Viral dan Antusiasme Massa

  1. Awal Februari 2025: Kreator konten @foodhunterjkt mengunggah video singkat berdurasi 27 detik yang menyoroti racikan kopi manual brew dan croissant telur asin di Anomali Coffee. Video tersebut ditonton lebih dari 4,8 juta kali dalam waktu 48 jam.
  2. 15–20 Februari 2025: Antrean di depan gerai Anomali Coffee di Jalan Senopati Raya memanjang hingga 40 meter pada jam makan siang. Manajemen menerapkan sistem waiting list digital untuk mengurai kerumunan.
  3. Awal Maret 2025: Kedai lain seperti Kedai Tjikini dan Warung Turki ikut mencatatkan peningkatan omzet. Kedai Tjikini melaporkan kenaikan omzet harian sebesar 145% setelah masuk dalam daftar konten rekomendasi.
  4. Pertengahan Maret 2025: Pemerintah Kota Jakarta Selatan menerjunkan petugas untuk mengatur lalu lintas di sekitar Jalan Suryo dan Jalan Gunawarman guna mengantisipasi kemacetan akibat parkir liar pemburu konten.

Profil Destinasi Kuliner yang Menjadi Sorotan

Anomali Coffee bukanlah pendatang baru di industri kopi Indonesia. Didirikan pada tahun 2007, kedai ini telah memiliki outlet di lebih dari 17 lokasi di Jabodetabek dan Bali. Namun, cabang Senopati menerima traksi luar biasa berkat desain interior industrial tropis dan menu eksklusif yang hanya tersedia di lokasi tersebut. Tiga menu yang paling sering diabadikan kamera adalah Es Kopi Kekinian Susu Gula Aren (Rp35.000), Avocado Coffee (Rp42.000), dan Lemon Butter Croissant (Rp38.000).

Selain Anomali, Rumah Makan Medan Baru di Jalan Senopati Dalam juga mencatatkan lonjakan kunjungan. Menu andalan berupa nasi goreng babat dan sop iga mereka dipesan hingga 300 porsi per hari, meningkat dari rata-rata 110 porsi sebelum viral. Sementara itu, Gelato Secrets yang terletak di kawasan Gunawarman melaporkan bahwa penjualan gelato rasa mangga golek dan cokelat kemangi melonjak hingga 200% setelah direview oleh selebriti TikTok dengan 12 juta pengikut.

Respon Pelaku Usaha dan Dampak Ekonomi Lokal

Manajer Operasional Anomali Coffee, dalam keterangan tertulisnya, menyatakan bahwa pihaknya telah menambah 12 personel barista dan memperpanjang jam operasional hingga pukul 23.00 WIB untuk mengakomodasi tingginya permintaan. Total pendapatan kotor harian di cabang Senopati kini menyentuh angka Rp85 juta, sebuah rekor baru bagi jaringan kedai kopi tersebut.

Analis ekonomi kreatif dari Universitas Indonesia, Dr. Ratna Dewi, menilai fenomena ini sebagai berkah bagi ekonomi lokal. "Perputaran uang di sekitar Senopati sore hingga malam hari kami estimasi mencapai Rp2,3 miliar per minggu. Ini menghidupkan kembali bisnis parkir, UMKM minuman keliling, hingga jasa fotografi dadakan," ujarnya dalam wawancara telepon, Selasa (15/4/2025).

Langkah Antisipasi dan Regulasi

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan telah memasang rambu larangan parkir di sepanjang Jalan Senopati Raya dan Jalan Gunawarman. Petugas mengeluarkan rata-rata 35 tilang per hari kepada kendaraan yang parkir sembarangan. Rencana pekan depan, area tersebut akan dilengkapi dengan 3 titik drop zone khusus pengunjung kuliner guna mengurangi penumpukan kendaraan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User