Oct 01, 2026
Hukum

IHSG Kembali Masuk Zona Merah, Anjlok 87 Poin dalam Sehari

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada sesi perdagangan hari ini. Indeks komposit Bursa Efek Indonesia

IHSG Kembali Masuk Zona Merah, Anjlok 87 Poin dalam Sehari

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada sesi perdagangan hari ini. Indeks komposit Bursa Efek Indonesia itu tercatat anjlok 87 poin atau setara dengan penurunan hampir 1,2 persen ke level 6.780 dibandingkan penutupan hari sebelumnya. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif yang sudah berlangsung sejak awal pekan, seiring meningkatnya tekanan jual dari investor asing dan domestik.

Kronologi Tekanan Sepanjang Sesi Perdagangan

Pergerakan IHSG hari ini berlangsung dalam tiga fase yang mencerminkan rapuhnya sentimen pasar. Berikut urutan kejadian yang membentuk arah indeks:

  1. Sesi I (09.00–12.00 WIB): IHSG dibuka melemah tipis 12 poin di level 6.855. Tekanan jual langsung datang dari sektor perbankan dan barang konsumsi seiring rilis data ekonomi global yang di bawah ekspektasi.
  2. Sesi II (13.30–15.00 WIB): Tekanan jual meningkat tajam. Indeks menembus level psikologis 6.800 pada pukul 14.10 WIB, dipicu aksi jual investor asing pada saham-saham big cap perbankan.
  3. Pra-penutupan (15.00–15.50 WIB): IHSG sempat memangkas sebagian penurunan, namun kembali tertekan menjelang closing. Indeks akhirnya ditutup di level 6.780, turun 87 poin.

Data Perbandingan Pergerakan Indeks

Untuk memahami besaran pelemahan hari ini, penting melihat perbandingan dengan beberapa sesi sebelumnya. Tabel berikut merangkum posisi IHSG dalam sepekan terakhir:

TanggalPenutupanPerubahanArah
H-46.950+35 poinHijau
H-36.912-38 poinMerah
H-26.880-32 poinMerah
H-16.867-13 poinMerah
Hari ini6.780-87 poinMerah

Dari data tersebut terlihat bahwa penurunan hari ini merupakan yang terdalam dalam sepekan. Total koreksi selama empat hari perdagangan terakhir mencapai lebih dari 170 poin atau sekitar 2,4 persen.

Faktor Pendorong Pelemahan

Sejumlah analis menilai pelemahan IHSG dipicu oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal. "Tekanan utama datang dari ekspektasi investor terhadap kebijakan suku bunga global yang masih akan bertahan tinggi lebih lama," ujar seorang analis pasar modal.

Nilai transaksi hari ini tercatat sekitar Rp12,4 triliun, dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 18,2 miliar lembar. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp780 miliar di seluruh pasar.

Sektor yang paling dalam koreksinya adalah perbankan, infrastruktur, dan energi. Sementara itu, beberapa saham defensif masih bertahan di zona hijau meski terbatas. Pelemahan nilai tukar rupiah juga turut memperbesar tekanan terhadap pasar saham.

Proyeksi dan Sikap Investor

Menghadapi kondisi ini, pelaku pasar disarankan tetap mencermati perkembangan global dan domestik. "Investor sebaiknya tidak panik dan tetap fokus pada fundamental emiten," tambah analis tersebut. Level support terdekat IHSG berada di kisaran 6.700, sedangkan resistance di 6.900. Jika tekanan jual berlanjut, bukan tidak mungkin indeks kembali menguji level yang lebih rendah dalam beberapa sesi ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User