Sep 16, 2026
Nasional

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.850 pada Akhir Perdagangan 2022

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengakhiri perjalanannya di tahun 2022 dengan bertengger di zona merah. Pada penutupan perdagangan

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.850 pada Akhir Perdagangan 2022

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mengakhiri perjalanannya di tahun 2022 dengan bertengger di zona merah. Pada penutupan perdagangan bursa akhir tahun di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/12/2022), indeks komposit melemah tipis sebesar 0,14 persen atau terpangkas 9,46 poin ke posisi 6.850,62.

Kendati ditutup melemah pada hari terakhir perdagangan, kinerja pasar modal Indonesia sepanjang 2022 dinilai masih cukup tangguh di tengah gejolak ketidakpastian makroekonomi global, inflasi tinggi di berbagai negara maju, serta pengetatan kebijakan suku bunga acuan bank sentral dunia.

Kronologi Perdagangan Hari Terakhir Bursa 2022

Dinamika transaksi pada penutupan perdagangan akhir tahun mencerminkan aksi konsolidasi para pelaku pasar yang cenderung merealisasikan keuntungan (profit taking) dan menyesuaikan portofolio menjelang pergantian tahun. Berikut adalah urutan jalannya perdagangan IHSG:

  1. Sesi Pembukaan (09.00 WIB): IHSG dibuka bergerak variatif dengan kecenderungan menguat terbatas, ditopang oleh optimisme pergerakan bursa regional Asia dan sentimen pemulihan ekonomi domestik.
  2. Sesi Siang (11.30 WIB): Tekanan jual mulai meningkat pada sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big cap), terutama di sektor teknologi dan finansial, yang memaksa indeks tergelincir ke zona negatif sebelum jeda perdagangan.
  3. Sesi Penutupan (15.00 WIB): Menjelang seremoni penutupan perdagangan tahunan BEI, aksi beli selektif belum mampu mengangkat indeks secara signifikan, sehingga IHSG terkunci di level 6.850,62.
"Secara keseluruhan, pasar modal kita membuktikan daya tahannya sepanjang 2022. Meskipun volatilitas pasar global cukup tinggi, aktivitas penghimpunan dana dan partisipasi investor domestik tetap menunjukkan tren yang positif," ungkap otoritas bursa di Jakarta.

Rekor 59 Perusahaan Gelar IPO Sepanjang 2022

Di balik pergerakan harian IHSG yang lesu di akhir tahun, BEI menorehkan capaian bersejarah di sisi penghimpunan dana. Otoritas bursa mencatat sebanyak 59 perusahaan baru sukses menggelar penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sepanjang 2022.

Pencapaian ini mencerminkan tingginya minat korporasi nasional dalam memanfaatkan pasar modal sebagai instrumen pendanaan ekspansi usaha. Kinerja positif ini turut didukung oleh sejumlah faktor penting:

  • Pertumbuhan basis investor ritel domestik yang semakin solid pascapandemi.
  • Keberagaman sektor emiten baru, mulai dari energi baru terbarukan, teknologi, konsumsi, hingga logistik.
  • Kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tetap tumbuh solid di atas 5 persen sepanjang tahun berjalan.

Tantangan dan Prospek Menatap Pasar Modal 2023

Memasuki tahun 2023, para pelaku pasar dan analis memproyeksikan IHSG masih akan menghadapi sejumlah tantangan, termasuk ancaman resesi ekonomi di negara-negara barat, dinamika harga komoditas global, serta persiapan menghadapi tahun politik domestik. Namun, solidnya konsumsi domestik dan likuiditas perbankan diperkirakan tetap menjadi jangkar utama yang menopang stabilitas pasar keuangan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User