Hetty Koes Endang Tinggalkan Nasi demi Dampingi Suami
Jakarta, Apaberita.com — Penyanyi legendaris Hetty Koes Endang membagikan rahasia di balik kebugaran tubuhnya yang tetap energik di usia senja. Pelantun tembang "Berdiri Bulu Romaku" itu mengaku te
Jakarta, Apaberita.com — Penyanyi legendaris Hetty Koes Endang membagikan rahasia di balik kebugaran tubuhnya yang tetap energik di usia senja. Pelantun tembang "Berdiri Bulu Romaku" itu mengaku telah meninggalkan nasi putih sebagai makanan pokok, sebuah langkah sadar yang dilakukannya demi menjaga kesehatan agar mampu terus mendampingi sang suami di masa tua.
Dalam sebuah kesempatan di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Hetty Koes Endang tampil prima dan bersemangat. Saat ditanya soal perubahan gaya hidupnya, ia tanpa ragu mengatakan bahwa nasi tidak lagi hadir dalam menu sehari-hari di rumahnya. "Alhamdulillah kebetulan di rumah, eh Bunda sebetulnya sudah nggak makan nasi nih, sudah nggak makan nasi," ujarnya. Pernyataan itu disambut decak kagum dari orang-orang di sekitarnya.
Niat Sehat untuk Suami
Meski langkah tersebut terbilang drastis bagi sebagian besar masyarakat Indonesia yang menjadikan nasi sebagai makanan utama, Hetty menegaskan bahwa tujuannya sederhana: ia ingin tetap sehat agar bisa mendampingi suami yang juga sudah berusia lanjut. "Saya ingin selalu ada untuk suami, jadi harus jaga kesehatan. Alhamdulillah, dengan pola makan yang lebih bersih, saya bisa tetap aktif," imbuh Hetty. Ia menekankan bahwa kebugaran fisiknya saat ini merupakan buah dari kedisiplinan menjalani pola makan rendah karbohidrat sederhana dan tinggi serat.
Selain meninggalkan nasi, Hetty rutin mengawali hari dengan sarapan kaya protein dan sayuran. "Biasanya saya makan buah dulu, lalu roti gandum, telur rebus, dan sayur. Gampang, tapi rasanya enak," katanya. Ia pun sesekali mengganti sumber karbohidrat dengan umbi-umbian, seperti kentang atau ubi, yang dianggap lebih bersahabat bagi metabolisme tubuhnya. Tak lupa, olahraga ringan seperti berjalan kaki atau peregangan di rumah tetap ia lakukan untuk menjaga kelenturan tubuh.
Pilihan Sadar Berdasarkan Saran Medis
Layaknya banyak individu yang mulai sadar kesehatan di usia paruh baya, keputusan Hetty tak lepas dari saran dokter. Ia mengungkapkan bahwa ada riwayat diabetes di keluarganya, sehingga mengurangi nasi putih dinilai langkah preventif yang bijak. "Dokter menyarankan untuk mengurangi nasi putih karena sudah ada riwayat diabetes di keluarga," jelasnya. Dengan perubahan ini, ia tidak hanya menjaga berat badan tetap stabil, tetapi juga memastikan kadar gula darahnya terkontrol dengan baik.
Bukan hanya Hetty yang merasakan dampaknya; sang suami pun perlahan mengikuti pola makan sang istri. "Suami juga kadang ikut makan apa yang saya makan, jadi sama-sama sehat. Dia juga mendukung saya," tutur Hetty sambil tersenyum. Bagi Hetty, momen berbagi makanan sehat bersama menjadi bentuk kebersamaan yang semakin menguatkan ikatan pernikahan mereka.
Melalui langkah tegas meninggalkan nasi demi kesehatan, Hetty Koes Endang membuktikan bahwa dedikasi pada pasangan bisa diwujudkan lewat perawatan diri yang serius. Ia berharap pengalamannya dapat memotivasi banyak orang untuk tidak ragu memulai hidup sehat, terutama bagi mereka yang ingin terus membersamai orang tercinta di usia lanjut.
"Kalau saya bisa, kenapa yang lain nggak? Asal ada niat, pasti bisa. Nasi bukan segalanya, yang penting kita sehat dan bahagia bersama suami," pungkas Hetty Koes Endang.
Comments (0)