Harry Kane Cetak Hattrick, Inggris Singkirkan Meksiko di 16 Besar
Stadion Azteca yang ikonik di Mexico City bergetar dalam euforia dan kepedihan sekaligus pada Minggu malam, 5 Juli 2026. Di hadapan lebih dari 87.000 penon
Stadion Azteca yang ikonik di Mexico City bergetar dalam euforia dan kepedihan sekaligus pada Minggu malam, 5 Juli 2026. Di hadapan lebih dari 87.000 penonton yang didominasi pendukung tuan rumah, tim nasional Inggris berhasil mencuri kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Harry Kane menjadi pahlawan The Three Lions dengan trigol sekaligus—ketiganya dibukukan pada babak kedua yang penuh ketegangan—memastikan langkah Inggris ke perempat final dengan cara yang takkan mudah dilupakan.
Babak Pertama: Meksiko Menggila, Inggris Terkapar
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Meksiko, yang tampil di depan publik sendiri, langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan puluhan ribu suporter El Tri menciptakan atmosfer yang begitu intimidatif bagi pasukan Gareth Southgate. Hasilnya, pada menit ke-23, striker Meksiko Santiago Gimenez berhasil menjebol gawang Jordan Pickford lewat skema serangan balik cepat yang membuat lini belakang Inggris porak-poranda. Gol ini sontak membuat Stadion Azteca meledak dalam gemuruh selebrasi.
Petaka berlanjut bagi Inggris pada menit ke-41. Orbelin Pineda melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Pickford. Skor 2-0 untuk Meksiko bertahan hingga babak pertama usai. Wajah-wajah kecewa para pemain Inggris tertangkap kamera, sementara para pendukung tuan rumah mulai percaya diri bahwa tiket perempat final sudah dalam genggaman.
Babak Kedua: Kebangkitan Epik The Three Lions
Memasuki babak kedua, Southgate melakukan penyesuaian taktis dengan memasukkan gelandang serang tambahan. Hasilnya langsung terlihat. Pada menit ke-54, berawal dari sepak pojok yang dieksekusi James Maddison, Harry Kane menyambut bola dengan sundulan akurat yang menggetarkan jala gawang Guillermo Ochoa. Skor berubah menjadi 2-1, dan harapan Inggris kembali menyala.
Hanya berselang delapan menit, tepatnya pada menit ke-62, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan terobosan dari Jude Bellingham, kapten timnas Inggris itu melepaskan tembakan rendah ke sudut kiri gawang Meksiko. Stadion Azteca mendadak senyap. Skor menjadi 2-2, dan momentum sepenuhnya beralih ke kubu Inggris.
"Kami tahu Meksiko akan tampil agresif di awal pertandingan, tetapi saya katakan kepada para pemain bahwa pertandingan berlangsung 90 menit. Harry menunjukkan mengapa dia adalah salah satu striker terbaik di dunia malam ini," ujar Gareth Southgate usai pertandingan, dengan nada lega yang sulit disembunyikan.
Puncak drama terjadi pada menit ke-83. Bellingham kembali menjadi kreator dengan dribel memukau yang melewati dua bek Meksiko, sebelum melepaskan umpan matang kepada Kane yang berdiri bebas di kotak penalti. Dengan satu sentuhan klinis, Kane menuntaskan hattrick-nya dan membawa Inggris unggul 3-2. Gol ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pemain Inggris pertama yang mencetak hattrick di babak gugur Piala Dunia sejak Geoff Hurst pada final 1966.
Pahlawan Laga: Harry Kane
Harry Kane membuktikan statusnya sebagai striker elite dunia. Trigol yang ia cetak menunjukkan variasi kemampuan: sundulan akurat, tembakan rendah terarah, dan penyelesaian klinis di kotak penalti. Dengan tambahan tiga gol ini, Kane kini mengoleksi 11 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen.
| Statistik Kunci | Meksiko | Inggris |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 47% | 53% |
| Tembakan (Tepat Sasaran) | 14 (6) | 18 (9) |
| Sepak Pojok | 5 | 7 |
| Kartu Kuning | 3 | 1 |
| Gol | 2 | 3 |
Data di atas menunjukkan dominasi Inggris di babak kedua yang mampu membalikkan keadaan secara signifikan.
Jalan Menuju Perempat Final
Dengan kemenangan ini, Inggris melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang laga antara Argentina dan Denmark. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, pada 10 Juli 2026. Para pengamat menilai bahwa performa Inggris yang mampu bangkit dari ketertinggalan menunjukkan mental juara yang selama ini dipertanyakan dalam turnamen-turnamen besar.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Meksiko. Ambisi untuk melampaui pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia—perempat final pada 1970 dan 1986—harus terkubur di kandang sendiri. Pelatih Jaime Lozano menyatakan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain meskipun hasil akhir tidak berpihak pada El Tri. Air mata para pendukung di Stadion Azteca menjadi saksi bisu betapa sepak bola bisa begitu kejam sekaligus memukau dalam satu malam yang sama.
[SOCIAL_TWEET]: DRAMA di Azteca! 🏴 Harry Kane cetak hattrick epik, Inggris comeback dari 0-2 jadi 3-2 untuk singkirkan Meksiko di babak 16 besar! The Three Lions melaju ke perempat final dengan penuh gaya dan mental juara. #ENGvMEX #PialaDunia2026 #FIFAWorldCup[SOCIAL_TG]: 🏴🔥 HATTRICK HERO! Harry Kane memborong tiga gol, Inggris comeback dramatis 3-2 atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026! The Three Lions melaju ke perempat final, Stadion Azteca membisu!
Comments (0)