Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Berbelasungkawa atas Gugurnya Aiptu Asep

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi kediaman keluarga Aiptu Asep, anggota Satuan Samapta Polrestabes Bandung, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moral atas mening...

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Berbelasungkawa atas Gugurnya Aiptu Asep

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi kediaman keluarga Aiptu Asep, anggota Satuan Samapta Polrestabes Bandung, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moral atas meninggalnya korban akibat kecelakaan tabrak lari usai menjalankan tugas patroli di wilayah Bandung. Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi berbincang langsung dengan istri, anak-anak, serta adik almarhum untuk menanyakan kondisi keluarga yang ditinggalkan. Momen kunjungan tersebut direkam dan diunggah melalui kanal daring milik Gubernur Jawa Barat.

Kondisi Keluarga dan Pendidikan Empat Anak Almarhum

Selama berada di rumah duka, Dedi Mulyadi menanyakan secara mendalam mengenai kesejahteraan keluarga Aiptu Asep, khususnya terkait pendidikan empat orang anak yang ditinggalkan oleh almarhum. Dari perbincangan yang terjadi, diketahui bahwa anak pertama telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Atas, sementara anak kedua saat ini menempuh kelas XI SMA. Anak ketiga almarhum masih duduk di kelas VII Sekolah Menengah Pertama, dan anak bungsu baru berada di kelas II Sekolah Dasar.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa perhatian terhadap nasib keluarga prajurit Polri yang gugur dalam tugas merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Ia menyatakan bahwa kehadirannya di rumah duka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap keluarga yang kehilangan tulang punggung. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat juga menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti berbagai kebutuhan dasar yang dihadapi keluarga korban, termasuk memastikan akses pendidikan bagi keempat anak almarhum tetap terjamin.

Kronologi Tugas Terakhir dan Kecelakaan Fatal

Berdasarkan keterangan keluarga yang disampaikan kepada Dedi Mulyadi, Aiptu Asep sebelumnya bertugas dalam kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan hingga sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah kegiatan tersebut selesai, almarhum mengendarai sepeda motor pribadinya seorang diri dengan tujuan Bank Panin Banceuy, yang biasa menjadi tempat beristirahat setelah menjalankan operasi patroli malam. Namun, dalam perjalanan, kendaraan yang dikemudikan Aiptu Asep ditabrak mobil dari arah belakang.

Akibat benturan tersebut, korban sempat terlempar sekitar delapan meter dan kemudian terseret sejauh kurang lebih 30 meter. Kejadian itu mengakibatkan Aiptu Asep meninggal dunia di tempat kejadian. Dedi Mulyadi menyoroti bahwa almarhum meninggal dalam rangkaian tugas kepolisian, sehingga kecelakaan tersebut bukan sekadar musibah biasa, melainkan peristiwa yang terjadi saat seorang aparat sedang menjalankan pengabdian kepada negara.

"Saya hari ini menengok Asep ya, yang meninggal ditabrak oleh orang dalam keadaan menjalankan tugas patroli malam. Ini adalah supporting saya untuk mereka yang menjalankan tugas dan mengalami musibah saat menjalankan tugas," ujar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Imbauan Perkuat Kewaspadaan Selama Patroli

Selain menyampaikan duka cita, Dedi Mulyadi juga memberikan imbauan kepada seluruh jajaran kepolisian agar meningkatkan kewaspadaan ketika menjalankan patroli. Ia menegaskan bahwa anggota yang bertugas menggunakan sepeda motor tidak bisa lagi menganggap kondisi di jalan raya sepenuhnya aman, terutama setelah menjalankan operasi di dinihari ketika tingkat kewaspadaan tubuh cenderung menurun. Menurutnya, keselamatan personel harus menjadi perhatian serius mengingat risiko yang dihadapi aparat keamanan tidak hanya datang dari ancaman kriminal, tetapi juga dari potensi kecelakaan lalu lintas.

Dedi Mulyadi menyatakan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan kepada Aiptu Asep yang telah mengabdikan diri dalam menjaga keamanan masyarakat. Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dengan meminta instansi terkait mengevaluasi prosedur keselamatan selama dan setelah pelaksanaan tugas patroli. Gubernur Jawa Barat juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada anggota yang bertugas, sehingga pengorbanan yang dilakukan oleh prajurit seperti Aiptu Asep dapat dihargai secara proporsional oleh negara dan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User