Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Pastikan Data Pajak Aman
JAKARTA — Kebakaran melanda gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh data perpajakan daerah dalam kondisi aman dan pel...
JAKARTA — Kebakaran melanda gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh data perpajakan daerah dalam kondisi aman dan pelayanan publik tetap beroperasi meskipun sebagian fasilitas kantor terdampak peristiwa tersebut.
Pramono meninjau langsung kondisi gedung pascakebakaran pada Sabtu (8/8/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia memerintahkan jajaran Bapenda DKI Jakarta segera melakukan inventarisasi kerusakan serta memastikan tidak ada dokumen administrasi penting yang hilang akibat kejadian itu.
"Saya pastikan data pajak aman dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Tidak ada pelayanan publik yang terganggu akibat kejadian ini," ujar Pramono di lokasi peninjauan.
Mantan Sekretaris Kabinet itu menjelaskan, tata kelola administrasi perpajakan di Ibu Kota telah berbasis digital. Seluruh data wajib pajak tersimpan dalam sistem yang memiliki cadangan di luar gedung yang terbakar, sehingga risiko kehilangan data dapat ditekan seminimal mungkin.
Data Perpajakan Dipastikan Aman
Pramono menegaskan bahwa keamanan data menjadi prioritas utama dalam penanganan pascakejadian. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata dia, telah menerapkan mekanisme pencadangan berlapis terhadap seluruh basis data pendapatan daerah.
"Semua data sudah tercadangkan secara digital. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, data pajak kendaraan, pajak bumi dan bangunan, maupun jenis pajak daerah lainnya tetap aman," katanya.
Ia menambahkan, tim teknis Bapenda bersama unit terkait telah ditugaskan melakukan verifikasi menyeluruh terhadap sistem informasi perpajakan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan pada basis data maupun aplikasi layanan yang selama ini digunakan masyarakat.
Berdasarkan keterangan yang diterima di lokasi, api berhasil dikendalikan petugas dan tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah ruangan di gedung Dinas Teknis dilaporkan mengalami kerusakan dan saat ini masih dalam proses pendataan resmi oleh pimpinan Bapenda DKI Jakarta.
Layanan Publik Tetap Beroperasi
Terkait keberlangsungan layanan, Pramono menyatakan seluruh unit pelayanan pajak daerah tetap buka seperti biasa. Masyarakat yang hendak mengurus kewajiban perpajakan, mulai dari pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor hingga Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, tetap dapat dilayani.
"Layanan tetap jalan. Kantor-kantor pelayanan lain tetap beroperasi normal, dan masyarakat juga bisa memanfaatkan kanal daring yang selama ini sudah berjalan," ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pramono memerintahkan penyiapan skema pelayanan darurat apabila dibutuhkan. Opsi yang disiapkan antara lain pemindahan sementara layanan yang biasa dilakukan di gedung terdampak ke kantor unit pelayanan terdekat, serta optimalisasi layanan digital.
Ia juga meminta jajaran mempercepat proses pemulihan gedung agar aktivitas administrasi dapat kembali berjalan sepenuhnya. Menurutnya, kecepatan pemulihan penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pendapatan daerah.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Mengenai penyebab kebakaran, Pramono menyatakan penanganan sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwenang. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta bersama kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
"Soal penyebab, kita serahkan kepada petugas yang berwenang. Yang penting saat ini penanganan berjalan cepat, tidak ada korban jiwa, dan pelayanan kepada warga tidak berhenti," ujarnya.
Pramono juga menginstruksikan seluruh satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengecek kembali kesiapan sistem pencegahan kebakaran di gedung masing-masing. Instruksi itu mencakup pemeriksaan instalasi listrik, ketersediaan alat pemadam api ringan, hingga jalur evakuasi.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah daerah terhadap potensi bencana di fasilitas publik. Ia meminta langkah mitigasi tidak ditunda agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Hingga berita ini disusun, aktivitas di sekitar gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta berangsur normal. Petugas masih berjaga di lokasi untuk mengamankan area serta membantu proses pendataan kerusakan yang ditimbulkan oleh kebakaran tersebut.
Comments (0)