Fulham — Arbeloa Bajak Asisten Pelatih Real Madrid
Fulham resmi menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala anyar mereka pada Rabu (5/6) waktu London. Mantan bek kanan Real Madrid itu tak datang sendiri.
Fulham resmi menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala anyar mereka pada Rabu (5/6) waktu London. Mantan bek kanan Real Madrid itu tak datang sendiri. Dalam konferensi pers perdananya di Craven Cottage, Arbeloa mengonfirmasi bahwa ia membawa serta satu asisten pelatih dari mantan klubnya, Madrid, untuk memperkuat staf kepelatihan The Cottagers. Langkah itu mengejutkan publik sepak bola Spanyol, mengingat Arbeloa baru menuntaskan masa bakti yang penuh gejolak sebagai pelatih sementara tim utama Madrid.
Kronologi Penunjukan dan Perekrutan Asisten
- 24 Mei 2026 — Real Madrid mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Carlo Ancelotti setelah kontraknya berakhir. Asisten pelatih Xabi Alonso juga meninggalkan klub untuk menangani tim nasional Spanyol. Álvaro Arbeloa, yang saat itu menjabat pelatih Real Madrid Castilla, ditunjuk sebagai pelatih caretaker untuk sisa musim.
- 30 Mei 2026 — Di bawah asuhan Arbeloa, Madrid memainkan tiga laga LaLiga dan satu semifinal Copa del Rey. Tim mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Meski tampak perbaikan dalam organisasi pertahanan — hanya kebobolan 3 gol dalam 4 laga — Madrid gagal melaju ke final Copa del Rey dan finis di peringkat ketiga klasemen.
- 2 Juni 2026 — Fulham, yang baru saja ditinggalkan manajer Marco Silva setelah terdegradasi ke Championship, mengontak perwakilan Arbeloa. Negosiasi berjalan cepat karena Arbeloa memiliki klausul pelepasan rendah di kontrak Madrid-nya, senilai €1,2 juta.
- 5 Juni 2026 — Fulham merilis pernyataan resmi bahwa Arbeloa meneken kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan satu musim. Dalam pernyataan yang sama, Arbeloa memperkenalkan Pablo Sanz, asisten pelatih yang bertugas menganalisis performa lawan dan pengembangan pemain muda di Real Madrid, sebagai anggota baru staf Fulham. Sanz meninggalkan Madrid setelah empat musim bekerja di bawah Ancelotti dan sempat membantu Arbeloa selama periode caretaker.
- 6 Juni 2026 — Arbeloa dan Sanz memimpin sesi latihan perdana di Motspur Park. Mereka langsung menerapkan pola 4-3-3 pressing tinggi yang menjadi ciri khas Madrid di era Arbeloa caretaker.
Kondisi Fulham Sebelum Kedatangan Arbeloa
Fulham terlempar dari Premier League setelah hanya mengumpulkan 26 poin dari 38 laga pada musim 2025/26. Mereka finis di posisi ke-19 dengan selisih gol -34, yang terburuk di liga. Produktivitas serangan menjadi titik lemah utama: hanya 31 gol dalam semusim. Skuad juga kehilangan tiga pemain inti yang habis kontrak, termasuk gelandang bertahan João Palhinha. Arbeloa diharapkan membawa pendekatan baru dengan fondasi disiplin taktik yang pernah ia tunjukkan di Madrid.
Harapan dan Target Awal
Meski terdegradasi, Fulham memiliki anggaran transfer sekitar £15 juta untuk musim panas ini. Arbeloa mengisyaratkan akan mendatangkan dua pemain didikan Real Madrid dengan status pinjaman. Target yang dicanangkan manajemen adalah promosi otomatis ke Premier League dalam satu musim. Arbeloa, dengan membawa serta Sanz, ingin membangun ulang identitas permainan Fulham berbasis penguasaan bola dan transisi cepat — elemen yang menjadi DNA proyek pelatih muda asal Spanyol tersebut.
Comments (0)