Doue Akui Jadi Penggemar Olise Berkat Performa di Bayern Munich

Paris — Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) dan tim nasional Prancis, Desire Doue, secara terbuka mengungkapkan kekagumannya kepada Michael Olise, winger B

Jul 09, 2026 - 17:39
0 0

Paris — Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) dan tim nasional Prancis, Desire Doue, secara terbuka mengungkapkan kekagumannya kepada Michael Olise, winger Bayern Munich. Doue mengaku mendadak menjadi penggemar Olise setelah menyaksikan langsung performa impresifnya di Bundesliga musim ini.

Dalam sesi wawancara terbaru bersama saluran televisi Prancis, pemain berusia 20 tahun itu menjelaskan bahwa ia terpikat oleh gaya bermain Olise yang dinamis, penuh trik, dan efektif dalam membongkar pertahanan lawan. Doue yang juga berposisi sebagai pemain sayap, menyebut Olise sebagai tolok ukur baru bagi winger modern.

“Saya benar-benar terpukau melihat caranya bermain. Michael menunjukkan bahwa seorang winger harus punya visi, kecepatan, dan kemampuan teknis yang tinggi. Tiba-tiba saya jadi fans-nya karena permainannya sangat menghibur sekaligus mematikan,” ujar Doue.

Latar Belakang Performa Olise di Bayern

Michael Olise, 24 tahun, bergabung dengan Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2024 dari Crystal Palace dengan biaya yang dilaporkan mencapai 60 juta euro. Sejak kedatangannya, ia langsung menjadi andalan di sisi kanan penyerangan Die Roten. Hingga pekan ke-28 Bundesliga, Olise telah mencetak 9 gol dan 13 assist di semua kompetisi, menjadikannya salah satu winger paling produktif di Eropa.

Penampilannya yang cemerlang juga membawanya kembali ke tim nasional Prancis senior setelah sebelumnya hanya tampil di level U-21. Di bawah asuhan Vincent Kompany, Olise kerap dipasang dalam formasi 4-2-3-1 yang memberinya kebebasan untuk memotong ke dalam atau melepaskan umpan-umpan kunci ke lini depan.

Doue dan Koneksi Timnas

Desire Doue sendiri merupakan produk akademi Rennes yang direkrut PSG pada awal musim 2025-2026. Ia diproyeksikan sebagai penerus Kylian Mbappe di posisi penyerang sayap kiri. Doue telah mencatat 5 penampilan untuk tim U-21 Prancis dan sedang menanti debut di tim senior. Dengan Olise yang sudah menjadi bagian tetap Les Bleus, keduanya berpeluang berkolaborasi dalam skuad senior yang akan menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih Didier Deschamps sebelumnya menyebut Olise sebagai salah satu pemain paling berbakat milik Prancis. Kekaguman Doue kepada Olise bisa menjadi energi positif untuk persaingan sehat di sektor penyerangan tim nasional. Doue menambahkan:

“Melihat dia menembus tim nasional membuat saya semakin termotivasi. Saya ingin belajar dari cara dia membaca permainan dan mengambil keputusan di lapangan. Satu hal yang pasti, dia sudah menjadi idola bagi banyak pemain muda seperti saya.”

Analisis Taktis

Kedua pemain memiliki karakteristik yang saling melengkapi. Olise, yang dominan menggunakan kaki kiri meski bermain di sayap kanan, kerap memanfaatkan kemampuan dribel dan visi umpannya yang akurat. Sementara Doue lebih mengandalkan kecepatan eksplosif dan penyelesaian akhir dengan kaki kanan. Kombinasi potensial mereka di tim nasional dapat menciptakan variasi serangan yang menyulitkan lawan.

Dengan pengakuan ini, Doue tidak hanya menunjukkan sikap rendah hati, tetapi juga mengirimkan sinyal positif tentang persatuan para pemain muda Prancis di kancah domestik dan internasional. Bayern sendiri dikabarkan terus memantau perkembangan Doue, meski hingga kini belum ada kontak resmi antara kedua klub.

Performa Olise yang stabil di Jerman dan kehadiran Doue yang mulai melejit di Prancis menjadi modal berharga bagi Timnas Prancis dalam mempertahankan dominasinya di kompetisi mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User