Fadli Zon Resmikan Ruang Teater Museum Nasional Indonesia
Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta pada Jumat (10/7). Kehadirannya di Ruang Teater museum menja
Menteri Kebudayaan Fadli Zon melakukan kunjungan kerja ke Museum Nasional Indonesia di Jakarta pada Jumat (10/7). Kehadirannya di Ruang Teater museum menjadi momen bersejarah karena sekaligus meresmikan fasilitas pertunjukan seni dan budaya yang baru direvitalisasi. Acara ini dihadiri jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan, pengelola museum, komunitas budaya, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Kedatangan dan Penyambutan
- Pukul 08.30 WIB: Menteri Fadli Zon tiba di kompleks Museum Nasional, disambut Direktur Jenderal Kebudayaan dan Kepala Museum Nasional.
- Pukul 09.00 WIB: Rombongan menuju Ruang Teater yang telah direnovasi dengan kapasitas 300 kursi.
- Pukul 09.15 WIB: Pertunjukan seni tradisional singkat oleh sanggar binaan museum mengawali acara.
- Pukul 09.30 WIB: Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti.
- Pukul 10.00 WIB: Dialog interaktif dengan pelaku seni dan diskusi strategi pemajuan kebudayaan.
Revitalisasi Ruang Teater
Fadli Zon menegaskan bahwa revitalisasi Ruang Teater adalah bagian dari program “Museum Hidup” yang digagas pemerintah. Anggaran sebesar Rp85 miliar digelontorkan untuk merenovasi ruang pamer, teater, dan fasilitas digital museum. “Kita tidak ingin museum hanya menjadi gudang penyimpanan artefak. Harus ada ruang ekspresi agar budaya terus bernapas,” ujarnya dalam pidato pembukaan.
“Kita tidak ingin museum hanya menjadi gudang penyimpanan artefak. Harus ada ruang ekspresi agar budaya terus bernapas.”
— Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Ruang Teater kini dilengkapi tata suara digital, layar LED 4K, pencahayaan otomatis, dan kursi ergonomis. Fadli Zon menyebutkan ruang itu akan dipakai untuk pertunjukan reguler, seminar internasional, serta program edukasi bagi pelajar.
Napak Tilas Koleksi Nusantara
Usai peresmian, Menteri menyempatkan diri menjelajahi galeri utama yang menampilkan lebih dari 160.000 koleksi prasejarah, arkeologi, etnografi, dan numismatik. Ia berhenti di depan Arca Bhairawa dan menyampaikan pentingnya digitalisasi katalog agar dapat diakses publik global. Program digitalisasi 3.000 objek prioritas ditargetkan rampung akhir tahun ini.
Fadli Zon juga menyoroti potensi ekonomi kreatif dari warisan budaya. Ia memaparkan data bahwa kunjungan museum di Indonesia baru mencapai 12 juta orang per tahun, jauh di bawah potensi yang ada. Dengan fasilitas baru, Museum Nasional menarget kenaikan kunjungan 25% pada tahun depan.
Bincang Budaya dan Rencana Strategis
Sesi diskusi berlangsung hangat. Para seniman mengusulkan agar Ruang Teater dapat dipakai untuk residensi seniman muda lintas daerah. Menteri menyambut baik dan menjanjikan dukungan berupa dana abadi kebudayaan senilai Rp500 miliar yang akan dikelola oleh Badan Layanan Umum khusus museum. Dana itu diharapkan menghidupkan program residensi, lokakarya, dan festival tahunan.
Selain itu, diumumkan pula kemitraan dengan UNESCO untuk program “Museum for All” yang memberikan akses gratis bagi pelajar dari daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) setiap bulan. Program ini akan dimulai pada September mendatang dengan kuota awal 5.000 pelajar.
Penutupan dan Pesan
Menutup kunjungan, Fadli Zon berpesan agar museum bertransformasi menjadi hub kreatif masyarakat. Ia mengajak generasi muda untuk tidak malu mencintai budaya sendiri dan menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan. Acara diakhiri dengan foto bersama dan peninjauan pameran kontemporer.
[SOCIAL_TWEET]: Menteri Fadli Zon resmikan Ruang Teater Museum Nasional! Fasilitas baru ini siap jadi panggung seni dan edukasi publik. #BudayaIndonesia #MuseumHidup #FadliZon[SOCIAL_TG]: 🎭 Menteri Fadli Zon resmikan Ruang Teater Museum Nasional! Sekarang museum bukan cuma tempat artefak, tapi juga pentas budaya dan ruang belajar keren. Akses gratis buat pelajar daerah 3T mulai September nanti. Cek detailnya!
Comments (0)