Sep 16, 2026
Nasional

Dude Harlino Ungkap Kasus Dana Macet DSI Diketahui Lewat DM Instagram

JAKARTA — Aktor ternama Dude Harlino akhirnya buka suara mengenai polemik tersendatnya pengembalian dana ribuan pemodal (lender) di platform tekfin peer-to

Dude Harlino Ungkap Kasus Dana Macet DSI Diketahui Lewat DM Instagram

JAKARTA — Aktor ternama Dude Harlino akhirnya buka suara mengenai polemik tersendatnya pengembalian dana ribuan pemodal (lender) di platform tekfin peer-to-peer lending syariah PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Dude membeberkan bahwa dirinya pertama kali mengetahui adanya masalah likuiditas dan dana macet tersebut dari pesan langsung (direct message/DM) yang dikirimkan oleh para pemodal melalui akun Instagram pribadinya.

Keterlibatan figur publik dalam mempromosikan produk keuangan kerap menjadi sorotan manakala entitas terkait mengalami kegagalan bayar. Dude, yang sebelumnya sempat digandeng sebagai representasi promosi perusahaan tersebut, mengaku terkejut ketika menerima gelombang aduan dari masyarakat yang menaruh modal mereka di DSI.

Kronologi Masuknya Aduan dari Para Pemodal

Dude Harlino merinci urutan kejadian sejak ia pertama kali menerima laporan dari publik hingga mengambil langkah klarifikasi ke pihak manajemen perusahaan:

  1. Juni 2025: Dude mulai menerima puluhan pesan di media sosial Instagram dari para lender yang mengeluhkan hak bagi hasil dan dana pokok mereka tidak kunjung cair sesuai jadwal yang dijanjikan.
  2. Juli–Agustus 2025: Jumlah pesan yang masuk kian meningkat seiring makin meluasnya kendala pencairan dana di platform tekfin syariah tersebut.
  3. September 2025: Dude secara proaktif berinisiatif menghubungi jajaran direksi dan manajemen DSI untuk meminta penjelasan resmi terkait kendala operasional yang dihadapi perusahaan.
  4. Awal 2026: Dude secara terbuka memberikan keterangan kepada publik dan media mengenai batas kapasitas keterlibatannya serta keprihatinannya terhadap nasib dana para pemodal.
"Awalnya saya tahu dari DM Instagram sekitar pertengahan tahun, Juni 2025. Banyak sekali yang kirim pesan menanyakan perihal pencairan dana mereka di Dana Syariah Indonesia. Dari situ saya langsung terkejut dan mencari tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi di internal perusahaan," ujar Dude saat memberikan klarifikasi kepada awak media.

Langkah Klarifikasi ke Manajemen PT Dana Syariah Indonesia

Menanggapi keluhan yang kian membanjiri akun media sosialnya, Dude menegaskan bahwa dirinya tidak tinggal diam. Ia segera meminta penjelasan konkret dari pihak manajemen PT Dana Syariah Indonesia terkait penyebab gagal bayar proyek-proyek pembiayaan properti yang menjadi portofolio utama platform tersebut.

Pihak manajemen saat itu sempat menyampaikan bahwa kendala terjadi akibat adanya keterlambatan pembayaran dari sejumlah pengembang (developer) yang menjadi mitra pembiayaan. Namun, situasi tak kunjung membaik hingga memicu kekhawatiran yang makin mendalam di kalangan investor ritel.

Harapan Terhadap Hak dan Kepastian Dana Lender

Sebagai figur yang pernah memiliki ikatan kerja sama profesional, Dude menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak atas mandeknya dana di DSI. Ia menekankan beberapa poin krusial yang diharapkan segera terealisasi:

  • Transparansi Manajemen: Manajemen DSI didesak untuk terus membuka komunikasi yang jujur dan berkala mengenai posisi aset serta arus kas perusahaan.
  • Skema Restrukturisasi Nyata: Perusahaan harus menyusun dan menjalankan rencana pembayaran kembali (repayment scheme) yang jelas tanpa merugikan pemodal.
  • Pengawasan Otoritas Terkait: Perlunya pengawalan ketat dari regulator sektor jasa keuangan demi memastikan perlindungan konsumen dan kepatuhan hukum tetap berjalan.

Dude Harlino berharap persoalan ini dapat segera tuntas secara transparan sehingga hak-hak para pemodal dapat kembali seutuhnya tanpa proses berbelit.

Dude Harlino membeberkan kronologi saat dirinya pertama kali mengetahui masalah gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Ia mendesak pihak manajemen bertanggung jawab penuh atas hak para lender. Baca laporan lengkapnya di Apaberita.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User