Sep 02, 2026
Politik

Dubes Rusia Bantah Rekrut WNI Jadi Tentara Untuk Perang Ukraina

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, secara tegas membantah kabar yang beredar mengenai dugaan rekrutmen warga negara Indonesia (WNI) untuk bergabung sebagai tentara Rusia dalam konflik...

Dubes Rusia Bantah Rekrut WNI Jadi Tentara Untuk Perang Ukraina

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, secara tegas membantah kabar yang beredar mengenai dugaan rekrutmen warga negara Indonesia (WNI) untuk bergabung sebagai tentara Rusia dalam konflik di Ukraina. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh diplomat senior asal Moskow tersebut dalam kesempatan konferensi pers di Jakarta pada Senin, 1 September 2025.

Sergei Tolchenov menegaskan bahwa pihak kedutaan besar Rusia di Indonesia tidak pernah melakukan aktivitas rekrutmen apapun yang melibatkan warga Indonesia untuk加入到 militer Rusia. "Informasi tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar apapun," tegas Dubes Sergei Tolchenov dalam jumpa pers yang turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Penjelasan Resmi dari Kedutaan Besar Rusia

Duta Besar Sergei Tolchenov menjelaskan bahwa Rusia memiliki prosedur perekrutan militer yang ketat dan tidak pernah melibatkan pihak kedutaan untuk melakukan iming-iming atau rayuan kepada warga negara asing, termasuk warga Indonesia. Menurut dia, seluruh proses perekrutan militer di Rusia dilakukan melalui jalur resmi dan transparan yang melibatkan Kementerian Pertahanan Rusia.

"Kami ingin meluruskan informasi yang keliru tersebut. Tidak ada upaya apapun dari pihak kami untuk merekrut warga negara Indonesia menjadi tentara Rusia," jelas Sergei Tolchenov dalam pernyataan resmi yang disampaikannya di Gedung Kemlu RI.

Kedutaan Besar Rusia di Jakarta juga menekankan bahwa hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia selama ini berjalan dengan baik dan saling menghormati kedaulatan masing-masing negara. Pihak kedutaan berharap masyarakat Indonesia tidak mudah percaya terhadap informasi-informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Respons Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah menerima penjelasan langsung dari Duta Besar Sergei Tolchenov terkait polemik kabar rekrutmen tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa pemerintah terus memantau situasi dan memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang terlibat dalam konflik militer di luar negeri tanpa izin resmi dari pemerintah.

"Kami telah menerima penjelasan dari pihak kedutaan besar Rusia. Hingga saat ini, tidak ada bukti konkret yang menunjukkan adanya aktivitas rekrutmen ilegal di wilayah Indonesia," terang juru bicara tersebut dalam konferensi pers terpisah.

Kementerian Luar Negeri juga mengingatkan seluruh WNI agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming atau tawaran yang menjanjikan keuntungan finansial besar terkait keikutsertaan dalam konflik militer di luar negeri. Pemerintah menegaskan bahwa tindakan tersebut dapat melanggar hukum Indonesia yang mengatur tentang kewarganegaraan dan partisipasi dalam konflik bersenjata asing.

Imbauan untuk Masyarakat

Sergei Tolchenov mengajak masyarakat Indonesia untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayainya, terutama informasi yang bersumber dari media sosial atau platform daring yang tidak terverifikasi kebenarannya. Dia menekankan bahwa penyebaran berita bohong atau hoaks dapat merusak hubungan bilateral antara kedua negara.

"Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak langsung mempercayai tanpa ada konfirmasi dari pihak yang berwenang," pesan Dubes Rusia tersebut.

Kedutaan Besar Rusia di Indonesia juga membuka jalur komunikasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi akurat mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan hubungan bilateral Indonesia-Rusia. Seluruh informasi resmi dapat diakses melalui saluran komunikasi resmi kedutaan besar.

Sementara itu, pihak kepolisian dan BIN terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas mencurigakan yang melibatkan warga negara asing dalam upaya perekrutan apapun di wilayah Indonesia. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai adanya aktivitas ilegal semacam itu di tanah air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User