DPR RI secara resmi mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2030 melalui Rapat Paripura ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Rapat yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 1 September 2026, juga menetapkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI, keduanya untuk periode 2026-2031.
Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin langsung jalannya rapat paripura tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani memimpin sidang dengan agenda utama pengambilan keputusan mengenai pengangkatan ketiga pejabat tinggi Bank Indonesia itu. Rapat paripura turut dihadiri oleh tiga Wakil Ketua DPR RI, yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa.
Pimpinan DPR Berikan Ucapan Selamat
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan ucapan selamat atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPR RI kepada ketiga pejabat baru Bank Indonesia yang baru saja disahkan tersebut. Dasco menegaskan bahwa pengangkatan ini merupakan bentuk kepercayaan rakyat melalui lembaga legislatif kepada tiga figur yang telah melewati proses uji kelayakan dan kepatutan.
"Pimpinan beserta anggota DPR RI mengucapkan selamat kepada Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan amanah," tutur Dasco.
Dasco berharap ketiga pejabat Bank Indonesia yang baru dilantik tersebut mampu menjalankan roda kebijakan moneter dan perbankan nasional dengan penuh amanah. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Bank Indonesia dan lembaga terkait lainnya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Proses Fit and Proper Test oleh Komisi XI
Penetapan ketiga pejabat Bank Indonesia ini merupakan rangkaian akhir dari proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang dilaksanakan oleh Komisi XI DPR RI. Proses tersebut merupakan penugasan dari rapat konsultasi pengganti rapat Badan Musyawarah DPR RI yang diselenggarakan pada 18 Agustus 2026.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menjadi pihak yang melaporkan hasil uji kelayakan dan kepatutan tersebut dalam rapat paripura. Ia menjelaskan bahwa Komisi XI telah menjalankan tugasnya secara menyeluruh dan komprehensif dalam menilai kesiapan serta kompetensi para calon pejabat Bank Indonesia.
"Selanjutnya Komisi XI telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan fit and proper test terhadap saudari Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia dan saudari Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI pada hari Rabu, 26 Agustus, serta Saudara Solikin M. Juhro serta Anwar Basori sebagai calon Deputi Gubernur BI pada Kamis, 27 Agustus," terang Misbakhun.
Proses uji kelayakan terhadap Destry Damayanti dan Aida S. Budiman dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Agustus 2026. Sementara itu, uji kelayakan terhadap Solikin M. Juhro dan Anwar Basori sebagai bakal calon Deputi Gubernur BI diselenggarakan keesokan harinya, yakni pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kedua sesi uji kelayakan tersebut berlangsung secara terbuka dan transparan di gedung parlemen.
Penetapan Melalui Musyawarah Mufakat
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat yang dilakukan oleh Komisi XI DPR RI, tiga pejabat Bank Indonesia ditetapkan melalui mekanisme voting suara bulat tanpa dissenting opinion. Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk masa jabatan 2026-2030. Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk masa jabatan 2026-2031, dan Solikin M. Juhro ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan yang sama.
Hasil keputusan Komisi XI tersebut kemudian dibawa ke rapat paripura untuk mendapatkan pengesahan secara kelembagaan. Seluruh anggota DPR RI yang hadir dalam rapat paripura tersebut secara aklamasi menyetujui dan mengesahkan ketiga nama tersebut sesuai dengan rekomendasi yang telah diberikan oleh Komisi XI.
Pengangkatan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia ini menjadi perhatian khusus publik mengingat peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi nasional. Masyarakat mengharapkan kepemimpinan Destry Damayanti mampu membawa kebijakan moneter yang berpihak pada kepentingan nasional sekaligus menjaga kredibilitas institusi bank sentral di mata internasional.
Comments (0)