Sep 16, 2026
Hukum

DPR Desak Pemerintah Susun Roadmap Pemberantasan KKB di Papua

Suasana kecemasan kembali menyelimuti wilayah Papua Pegunungan setelah aksi kekerasan bersenjata kembali memakan korban jiwa dari kalangan sipil. Penembaka

DPR Desak Pemerintah Susun Roadmap Pemberantasan KKB di Papua

Suasana kecemasan kembali menyelimuti wilayah Papua Pegunungan setelah aksi kekerasan bersenjata kembali memakan korban jiwa dari kalangan sipil. Penembakan tragis yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi tamparan keras bagi efektivitas penanganan keamanan di Tanah Papua. Insiden ini memicu reaksi keras dari Parlemen di Senayan yang menilai pola penanganan konflik saat ini sudah harus diubah secara mendasar.

Komisi I DPR RI secara tegas mendesak pemerintah bersama institusi TNI dan Polri untuk tidak lagi bekerja secara parsial atau sekadar reaktif. Pemerintah diminta segera merumuskan sebuah roadmap (peta jalan) yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan dalam menghentikan rekam jejak teror KKB yang kian mengancam keselamatan para pelayan publik di daerah terpencil.

Urgensi Peta Jalan Strategis Penanganan Keamanan

Desakan pembentukan peta jalan penanganan KKB ini disuarakan karena penindakan hukum yang dilakukan selama ini dinilai belum mampu memutus mata rantai aksi teror secara permanen. Anggota Komisi I DPR RI menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga negara, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di garda terdepan pembangunan daerah, harus menjadi prioritas utama negara.

"Kita tidak bisa lagi menoleransi pendekatan insidental yang baru bergerak setelah ada korban jiwa jatuh. Pemerintah harus memiliki roadmap yang jelas dan terstruktur, menyinergikan operasi keamanan, intelijen, hingga pendekatan kesejahteraan agar KKB dapat dilumpuhkan secara permanen tanpa mengorbankan sipil," ujar perwakilan Komisi I DPR RI dalam keterangannya.

Menurut analisis legislatif, ketidakjelasan peta jalan jangka panjang memicu celah keamanan yang kerap dimanfaatkan KKB untuk melancarkan serangan dadakan. Kehadiran dokumen strategi nasional yang terintegrasi diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, alokasi sumber daya yang efisien, serta kejelasan standar operasional prosedur bagi pasukan pengamanan di lapangan.

Eskalasi Serangan Terhadap Pelayan Publik

Peristiwa berdarah di Jayawijaya memperpanjang daftar hitam sasaran KKB yang kini bergerak merambah sektor non-kombatan. Pegawai Dinas Pertanian yang tengah menjalankan tugas pelayanan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan lokal justru menjadi sasaran tembak kelompok separatis.

Berikut adalah beberapa catatan kritis yang menonjol terkait eskalasi konflik di wilayah Papua Pegunungan belakangan ini:

  • Pergeseran Target Serangan: KKB tidak hanya menyasar personel TNI-Polri, tetapi secara aktif menyerang pekerja konstruksi, tenaga medis, guru, dan ASN sektor pertanian.
  • Kerentanan Sektor Pelayanan: Para pegawai pemerintah di daerah terpencil kerap beroperasi tanpa pengawalan melekat, menjadikannya sasaran empuk aksi teror.
  • Dampak Ekonomi Lokal: Teror terhadap sektor pertanian mengancam pasokan pangan lokal dan memperlambat upaya pengentasan kemiskinan di wilayah pegunungan.

Perbandingan Pendekatan Penanganan KKB

Untuk memahami pentingnya desakan DPR, tabel di bawah ini menggambarkan perbedaan fundamental antara pola penanganan reaktif yang berjalan saat ini dengan pendekatan roadmap terstruktur yang direkomendasikan:

Aspek Penanganan Pendekatan Reaktif (Saat Ini) Pendekatan Roadmap Strategis (Rekomendasi)
Pola Respons Pengiriman pasukan pasca-insiden serangan Pencegahan dini berbasis pemetaan intelijen presisi
Perlindungan ASN Pengamanan terbatas pada obyek vital Sistem pengamanan melekat untuk seluruh tim pelayanan publik
Koordinasi Lintas Sektor Tersentralisasi pada sektor keamanan saja Integrasi TNI, Polri, KemenPAN-RB, dan Pemda setempat

Menjamin Kehadiran Negara dan Keamanan Warga Sipil

Penembakan di Jayawijaya ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi total. Penanganan KKB tidak boleh lagi dianggap sebagai operasi rutin biasa, melainkan harus dipandang sebagai upaya penegakan kedaulatan hukum negara yang mengharuskan sinergi penuh antarlembaga.

DPR mengingatkan bahwa kegagalan memberikan jaminan keamanan bagi ASN di daerah konflik dapat meruntuhkan struktur pelayanan publik di Papua. Jika para pegawai pemerintah takut bertugas akibat ancaman nyawa, maka proses pembangunan kesejahteraan yang dicanangkan pemerintah pusat akan terhenti. Oleh karena itu, penerbitan roadmap penumpasan KKB dipandang sebagai kunci mutlak untuk mengembalikan rasa aman dan menegakkan kedaulatan NKRI di Tanah Papua.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User