TANGERANG SELATAN, APABERITA — Manajemen klub BRI Liga 1, Dewa United, secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala asal Belanda, Jan Olde Riekerink. Keputusan tersebut ditetapkan setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri hubungan kerja secara baik-baikan. Pengumuman disampaikan melalui pernyataan tertulis yang diterbitkan klub asal Tangerang Selatan itu pada pekan ini, menandai tamatnya masa bimbingan arsitek asal Eropa tersebut di tengah berlangsungnya kompetisi musim 2024/2025.
Dalam keterangan resminya, Dewan Direksi Dewa United menegaskan bahwa langkah pemutusan hubungan kerja dilakukan berdasarkan musyawarah serta saling pengertian antara klub dengan pelatih berusia 61 tahun itu. Manajemen menyatakan tidak ada persoalan yang meruncing di ruang ganti; keputusan diambil semata demi kepentingan jangka panjang tim dalam mengejar sasaran musim ini.
"Setelah serangkaian pembicaraan yang berlangsung kondusif, kami menyepakati bersama untuk mengakhiri kerja sama. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, profesionalisme, serta kontribusi Pak Jan bagi kemajuan tim sejak hari pertama menjalankan amanah," demikian bunyi pernyataan tertulis manajemen Dewa United.
Lebih lanjut, manajemen menyatakan seluruh elemen klub mendoakan kelancaran karier Riekerink di masa mendatang. Klub juga meminta para pendukung memberikan dukungan penuh kepada para pemain serta tim pelatih yang melanjutkan tugas pada fase kompetisi berikutnya.
Capaian Terbaik Klub di Bawah Asuhan Riekerink
Jan Olde Riekerink ditunjuk menangani Dewa United menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2023/2024. Di bawah komando pelatih kelahiran Belanda tersebut, tim yang menjalankan laga kandang di Indomilk Arena, Tangerang Selatan, berhasil menorehkan progres berarti. Pada musim perdana penanganannya, Dewa United menutup kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir BRI Liga 1 2023/2024, capaian tertinggi dalam sejarah klub sejak pertama kali didirikan.
Prestasi tersebut turut menembus dominasi klub-klub tradisional yang selama ini menguasai papan atas kompetisi. Riekerink dikenal menerapkan pola permainan menyerang dengan penekanan pada penguasaan bola serta pemberdayaan pemain muda, sejalan dengan rekam jejaknya menangani struktur kepelatihan Ajax Amsterdam, menjadi pelatih interim Celtic, serta menangani Galatasaray, SC Heerenveen, dan Cape Town City.
Namun, pada musim 2024/2025, konsistensi tim dinilai menurun. Seretan hasil di paruh awal kompetisi membuat posisi Dewa United di klasemen belum sejalan dengan target yang ditetapkan manajemen di awal musim. Kondisi itu diyakini menjadi salah satu latar utama pengambilan keputusan dalam rapat evaluasi internal klub.
Skema Transisi dan Pencarian Pelatih Baru
Menindaklanjuti keputusan tersebut, manajemen menetapkan skema transisi agar persiapan tim tidak terganggu. Tim pelatih asisten dipercaya memegang kendali latihan secara sementara sampai pelatih kepala baru resmi ditunjuk. Proses pencarian pengganti dinyatakan telah berjalan dan dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan sejumlah kandidat dari dalam maupun luar negeri.
"Fokus kami saat ini adalah menjaga stabilitas tim serta memastikan persiapan menghadapi rangkaian laga berikutnya berjalan optimal. Proses pencarian pelatih baru kami lakukan matang-matang agar sesuai dengan filosofi permainan dan arah pembangunan tim," tambah pernyataan tertulis manajemen.
Dari sisi kompetisi, langkah ini hadir pada momen krusial. Persaingan BRI Liga 1 musim ini berlangsung ketat di berbagai wilayah klasemen, sehingga setiap poin memiliki nilai strategis. Dewa United ditargetkan kembali tampil agresif dan bersaing di papan atas setelah musim lalu mencatatkan sejarah dengan finis di tiga besar.
Kepergian Riekerink juga menambah daftar pergantian pelatih yang terjadi di BRI Liga 1 sepanjang musim ini. Fenomena rotasi pelatih di tengah kompetisi memang bukan hal baru dalam ekosistem sepak bola nasional, seiring tingginya tuntutan hasil yang harus dipenuhi setiap klub di hadapan para pendukungnya.
Sampai berita ini disusun, klub belum menetapkan nama pengganti secara resmi. Pernyataan lanjutan mengenai pelatih kepala baru diharapkan dirilis manajemen dalam waktu dekat, menindaklanjuti rangkaian proses seleksi yang tengah berjalan. Sementara itu, para pemain diharapkan menjaga fokus menjalani program latihan di bawah arahan tim pelatih sementara, dengan dukungan para pendukung di Indomilk Arena sebagai modal penting untuk menutup musim dengan hasil terbaik.
Comments (0)