Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Pendidikan Empat Anak Aiptu Asep

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan menanggung biaya pendidikan empat anak Aiptu Asep, anggota Satuan Samapta Kepolisian Resor Kota Besar Bandung yang meninggal dunia akibat kecelakaan ta...

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Pendidikan Empat Anak Aiptu Asep

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan menanggung biaya pendidikan empat anak Aiptu Asep, anggota Satuan Samapta Kepolisian Resor Kota Besar Bandung yang meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari ketika menjalankan tugas. Penegasan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat melayat ke rumah duka serta berbincang langsung dengan istri dan anak-anak almarhum.

Kunjungan tersebut dilakukan Dedi Mulyadi sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya anggota kepolisian yang gugur dalam menjalankan pengabdian. Di hadapan keluarga, ia menyampaikan dukacita mendalam sekaligus memastikan perhatian diberikan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dalam perbincangan dengan istri almarhum, Dedi Mulyadi menanyakan secara rinci keadaan keempat anak Aiptu Asep yang kini kehilangan sosok ayah sebagai tulang punggung keluarga.

Sebagaimana diketahui, Aiptu Asep meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari. Anggota Satuan Samapta Polrestabes Bandung itu gugur dalam kecelakaan tersebut saat menjalankan tugas, meninggalkan seorang istri dan empat orang anak.

Empat Anak Almarhum Masih Menempuh Pendidikan

Berdasarkan keterangan keluarga, keempat anak Aiptu Asep seluruhnya masih berada pada jenjang pendidikan. Anak sulung baru menamatkan pendidikan sekolah menengah atas, anak kedua duduk di kelas 11 SMA, anak ketiga tercatat sebagai siswa kelas 7 SMP, sedangkan anak bungsu masih bersekolah di kelas 2 sekolah dasar.

Keadaan tersebut menunjukkan kebutuhan biaya pendidikan keluarga almarhum masih sangat besar dalam jangka panjang. Kehilangan pencari nafkah utama dikhawatirkan mengganggu keberlangsungan sekolah keempat anak tersebut.

Mengetahui kondisi itu, Dedi Mulyadi menyatakan kesediaannya mengambil tanggung jawab atas pembiayaan sekolah anak-anak almarhum hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Komitmen Mengangkat Anak Asuh

Dedi Mulyadi menyampaikan langsung di hadapan keluarga bahwa dirinya akan mengurus kebutuhan sekolah keempat anak Aiptu Asep sebagaimana ia memperlakukan anaknya sendiri.

"Saya hanya satu aja, nanti anak-anaknya biar saya yang ngurus sekolahnya, biar menjadi anak saya," ujar Dedi Mulyadi.

Ia kemudian menanyakan kesediaan salah seorang anak almarhum untuk menjadi anak asuhnya.

"Kamu mau enggak jadi anak asuh saya?" tanya Dedi Mulyadi.

Pertanyaan tersebut dijawab singkat oleh anak Aiptu Asep dengan menyatakan kesediaannya.

"Mau," jawab anak tersebut.

Dedi Mulyadi lalu berpesan agar anak-anak almarhum tetap bersemangat menempuh pendidikan dan tidak perlu mencemaskan persoalan biaya sekolah.

"Ya, kamu sekolah aja terus, ya," katanya.

Bantuan Tunai Rp30 Juta bagi Keluarga

Selain menjamin biaya pendidikan, Dedi Mulyadi menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp30 juta kepada keluarga Aiptu Asep. Bantuan itu diserahkan langsung kepada istri almarhum dalam kunjungan yang sama.

"Ini saya nitip ya 30 juta," ujar Dedi Mulyadi ketika menyerahkan bantuan tersebut.

Istri almarhum menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Gubernur Jawa Barat. Bagi keluarga, dukungan itu menjadi bentuk kepedulian nyata setelah Aiptu Asep meninggal dunia dalam kecelakaan saat menjalankan tugas.

Kepedulian terhadap Keluarga Anggota yang Gugur

Dedi Mulyadi menyatakan bantuan yang diberikan merupakan wujud kepeduliannya terhadap keluarga anggota kepolisian yang meninggal dunia ketika menjalankan tugas. Ia menegaskan pentingnya memastikan hak atas pendidikan bagi anak-anak almarhum tetap terpenuhi meskipun mereka telah kehilangan ayah.

Ia berharap keempat anak Aiptu Asep dapat terus melanjutkan sekolah hingga jenjang tertinggi tanpa terkendala persoalan pembiayaan. Menurutnya, masa depan anak-anak tersebut tidak boleh terputus akibat musibah yang menimpa keluarga mereka.

Komitmen Gubernur Jawa Barat itu sekaligus menjadi penegasan bahwa pengabdian anggota kepolisian yang gugur dalam tugas tidak dilupakan, termasuk melalui perhatian berkelanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User