Daniel Mananta Apresiasi Program Bangun Rumah Tukangku Semen Tiga Roda

Presenter sekaligus figur publik Daniel Mananta menyatakan kekagumannya terhadap program Bangun Rumah Tukangku yang diselenggarakan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk melalui produk Semen Tiga Roda. P...

Daniel Mananta Apresiasi Program Bangun Rumah Tukangku Semen Tiga Roda

Presenter sekaligus figur publik Daniel Mananta menyatakan kekagumannya terhadap program Bangun Rumah Tukangku yang diselenggarakan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk melalui produk Semen Tiga Roda. Program tanggung jawab sosial perusahaan itu memberikan bantuan renovasi rumah bagi para tukang bangunan yang selama bertahun-tahun membangun hunian bagi masyarakat, namun belum memiliki tempat tinggal layak bagi keluarganya sendiri. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Mbah Jan, tukang bangunan berusia 68 tahun yang kini merasakan kebahagiaan menempati rumah barunya.

Dalam kunjungannya meninjau hasil pelaksanaan program tersebut, Daniel Mananta berkesempatan berbincang langsung dengan para penerima manfaat. Ia menilai inisiatif Semen Tiga Roda itu merupakan bentuk kepedulian korporasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pekerja, khususnya mereka yang berprofesi sebagai tukang bangunan.

"Saya kagum dengan program Bangun Rumah Tukangku. Para tukang ini setiap hari membangun rumah orang lain, dan akhirnya ada yang memperhatikan serta membangun rumah untuk mereka sendiri," ujar Daniel Mananta.

Mengenal Program Bangun Rumah Tukangku

Program Bangun Rumah Tukangku merupakan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang digagas Semen Tiga Roda untuk memberikan apresiasi kepada para tukang bangunan di Indonesia. Melalui program ini, perusahaan memilih sejumlah tukang bangunan yang dinilai berdedikasi tinggi dalam profesinya namun tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak, untuk kemudian dibantu renovasi atau dibangun ulang.

Berdasarkan keterangan manajemen Indocement, pemilihan penerima manfaat dilakukan melalui proses verifikasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas tukang bangunan dan tokoh masyarakat setempat. Kriteria utama penerima manfaat antara lain masa kerja sebagai tukang bangunan, kondisi ekonomi keluarga, serta kondisi rumah yang selama ini ditempati.

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja konstruksi yang selama ini menjadi mitra penting dalam penggunaan produk semen perseroan di berbagai proyek pembangunan.

Kisah Mbah Jan, Tukang Bangunan Berusia 68 Tahun

Mbah Jan merupakan satu dari sekian tukang bangunan yang menerima manfaat program tersebut. Di usianya yang telah menginjak 68 tahun, ia masih aktif bekerja sebagai tukang bangunan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selama puluhan tahun, ia mencurahkan tenaga dan keterampilannya untuk membangun serta memperbaiki rumah orang lain di wilayah tempat tinggalnya.

Kondisi rumah yang selama ini ditempati Mbah Jan dinilai sudah tidak layak huni. Melalui program Bangun Rumah Tukangku, rumahnya kemudian direnovasi menjadi hunian yang aman dan nyaman bagi keluarganya. Kini, setelah bertahun-tahun bekerja membangun rumah orang lain, ia akhirnya merasakan kebahagiaan memiliki rumah yang layak untuk ditinggali bersama keluarga.

Kisah Mbah Jan menjadi cerminan kehidupan banyak tukang bangunan di Tanah Air yang memiliki jasa besar dalam pembangunan, namun kerap luput dari perhatian berbagai pihak. Program yang dijalankan Semen Tiga Roda itu hadir untuk mengapresiasi dedikasi mereka secara nyata dan berkelanjutan.

Apresiasi terhadap Kepedulian Korporasi

Daniel Mananta menyatakan, program semacam ini patut menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menyalurkan tanggung jawab sosialnya. Menurutnya, kepedulian terhadap para pekerja yang selama ini berkontribusi terhadap industri merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan dan tepat sasaran.

"Program seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga hadir untuk masyarakat. Semoga semakin banyak tukang bangunan yang terbantu," tuturnya.

Ia juga berharap kisah Mbah Jan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih menghargai jasa para pekerja konstruksi. Menurutnya, di balik setiap bangunan yang berdiri megah, terdapat kerja keras para tukang yang patut mendapatkan penghormatan dan perhatian dari seluruh pihak.

Komitmen Berkelanjutan Indocement

Manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menyatakan program Bangun Rumah Tukangku akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan kepada masyarakat. Ke depan, jangkauan program direncanakan diperluas agar lebih banyak tukang bangunan di berbagai daerah yang memperoleh manfaat dari inisiatif tersebut.

Perusahaan menegaskan bahwa kesejahteraan para tukang bangunan merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem industri konstruksi nasional. Dengan memberikan hunian yang layak, perusahaan berharap para tukang dapat bekerja dengan lebih tenang dan keluarga mereka dapat hidup lebih sejahtera.

Program Bangun Rumah Tukangku menambah deretan inisiatif sosial yang telah dijalankan Indocement melalui Semen Tiga Roda. Perusahaan menyatakan akan terus menindaklanjuti berbagai masukan masyarakat agar program-program sosial yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat di seluruh Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User