Sep 16, 2026
Hukum

Como Siap Debut Bersejarah Kontra RB Leipzig di Liga Champions

COMO — Stadio Giuseppe Sinigaglia bersiap menjadi panggung sejarah baru sepak bola Italia. Como 1907 dijadwalkan menjamu raksasa Jerman, RB Leipzig, pada p

Como Siap Debut Bersejarah Kontra RB Leipzig di Liga Champions

COMO — Stadio Giuseppe Sinigaglia bersiap menjadi panggung sejarah baru sepak bola Italia. Como 1907 dijadwalkan menjamu raksasa Jerman, RB Leipzig, pada pertandingan perdana fase liga Liga Champions 2026/2027. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan penampilan kompetitif perdana I Lariani di panggung UEFA sepanjang 119 tahun berdirinya klub.

Antusiasme luar biasa menyelimuti kota di tepi danau Lombardy tersebut. Pasalnya, Como berhasil menorehkan lompatan prestasi spektakuler dalam kurun waktu setengah dekade terakhir, bertransformasi dari klub kasta bawah hingga sejajar dengan deretan elite Benua Biru.

Kronologi Transformasi Kilat I Lariani

Perjalanan Como menuju panggung paling bergengsi di Eropa dipenuhi dengan dedikasi taktik dan pengelolaan klub yang solid. Berikut adalah tonggak penting kebangkitan Como hingga mencapai babak utama Liga Champions:

  1. Periode Kebangkitan Serie D: Lima tahun lalu, klub masih berkutat di divisi amatir Serie D sebelum restrukturisasi kepemilikan dan investasi terarah dimulai.
  2. Promosi Beruntun: Tim berhasil menapaki tangga Serie C dan Serie B dengan stabilitas manajemen serta fondasi skuad yang kian matang.
  3. Sensasi Serie A: Musim lalu, Como secara mengejutkan mengamankan posisi keempat di klasemen akhir Serie A, mengungguli klub tradisional raksasa seperti Juventus dan AC Milan.
  4. Puncak Pentas Eropa: Laga kontra RB Leipzig resmi menjadi debut bersejarah Como di turnamen antarklub Eropa sejak 1907.

Sentuhan Taktis Fàbregas dan Kedalaman Skuad

Di bawah komando pelatih kepala Cesc Fàbregas, Como menjelma menjadi kekuatan modern yang mengedepankan kombinasi agresivitas serangan dan pertahanan kokoh. Sektor depan diperkuat oleh visi kreatif Nico Paz serta ketajaman top skor Tasos Douvikas. Selain itu, lini belakang Como terbukti sangat solid setelah mencatatkan 19 clean sheet sepanjang musim lalu di kancah domestik.

"Kami tidak sekadar datang untuk menikmati atmosfer kompetisi, kami ingin membuktikan bahwa Como pantas bersaing di level tertinggi Eropa," tegas Fàbregas dalam sesi konferensi pers jelang laga.

Kekuatan lini serang tuan rumah kian lengkap menyusul kembalinya striker Moise Kean dari masa pemulihan. Pengalaman Kean di kompetisi Eropa diharapkan dapat menjadi pembeda krusial dalam membongkar pertahanan lawan.

Tren Minor Menghantui RB Leipzig

Sebaliknya, RB Leipzig datang ke Italia dengan catatan yang kurang meyakinkan. Meskipun berpengalaman tampil delapan kali dalam sembilan musim terakhir di Liga Champions, tim asuhan Martin Demichelis tengah berjuang mengembalikan konsistensi permainan mereka.

Beberapa faktor kunci yang menjadi sorotan jelang pertandingan meliputi:

  • Rekor Tandang Buruk: Die Roten Bullen tercatat hanya mampu meraih satu poin dari enam pertandingan tandang terakhir di pentas Eropa.
  • Kekalahan Domestik: Leipzig baru saja menelan kekalahan 1-3 dari Werder Bremen di kompetisi Bundesliga akhir pekan lalu.
  • Fase Transisi: Penurunan performa musim lalu yang membuat mereka tertahan di peringkat ke-32 fase liga masih membayangi skuat Demichelis.

Dengan rekor kemenangan tandang impresif atas tim mapan seperti Napoli dan Genoa musim lalu, Como memiliki modal kepercayaan diri tinggi untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukung setia mereka di Stadio Giuseppe Sinigaglia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User