Sep 29, 2026
Hukum

Cianjur Gelar Edelweiss Running Festival, Gaet 3.000 Peserta

CIANJUR — Kota Cianjur kembali bersiap menjadi tuan rumah ajang lari tahunan bergengsi, Edelweiss Running Festival (ERF), yang akan memasuki penyelenggaraa

Cianjur Gelar Edelweiss Running Festival, Gaet 3.000 Peserta

CIANJUR — Kota Cianjur kembali bersiap menjadi tuan rumah ajang lari tahunan bergengsi, Edelweiss Running Festival (ERF), yang akan memasuki penyelenggaraan tahun kedua pada 27 September 2026. Event yang dipusatkan di Alun-Alun Cianjur ini mencatatkan lonjakan partisipasi signifikan dengan lebih dari 3.000 pelari dari berbagai daerah yang telah mendaftar.

Penyelenggara, Edelweiss Hospital Cianjur, menegaskan bahwa festival lari ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sebuah gerakan yang menyatukan gaya hidup sehat, promosi wisata, dan penguatan identitas daerah. Antusiasme peserta tahun ini bahkan tercatat dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan perdana, menandakan ERF mulai menjelma menjadi ikon baru di kalangan komunitas lari nasional.

Kampanye “Ayo ka Cianjur” dan Konsep Heritage Run

Yang membedakan Edelweiss Running Festival dari ajang serupa adalah pengusungan tema heritage run. Rute perlombaan dirancang secara khusus untuk melewati berbagai situs bersejarah dan destinasi wisata unggulan di Kota Cianjur. Langkah ini merupakan bagian dari kampanye “Ayo ka Cianjur” yang bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata daerah kepada peserta dari luar kota.

Direktur Utama PT Bentang Salapan Kahuripan (Edelweiss Hospital Cianjur), Virta Dimas Catur Diputra, menjelaskan bahwa pihaknya ingin mengangkat standar penyelenggaraan event lari di daerah agar setara dengan ajang internasional.

“Kami ingin mengenalkan bahwa event lari ini bukan hanya sekadar festival, tetapi ada ajang puncaknya seperti World Marathon Majors. Kami juga membagikan pengalaman dari komisaris kami yang telah menyelesaikan empat kali World Marathon Majors,” ujar Virta.

Pernyataan tersebut menegaskan visi jangka panjang ERF untuk tidak hanya menjadi agenda lokal, tetapi juga bagian dari peta lari nasional yang diperhitungkan.

Dampak Ekonomi dan Okupansi Hotel Melonjak

Dampak ekonomi dari penyelenggaraan ERF pun tercatat signifikan. Berdasarkan data penyelenggaraan tahun lalu, ajang ini menyumbang sekitar Rp6 miliar terhadap pendapatan daerah. Dengan jumlah peserta yang berlipat ganda tahun ini, kontribusi ekonomi diperkirakan akan meningkat drastis, terutama dari sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi.

Saat ini, okupansi hotel di Cianjur dilaporkan telah terisi penuh. Peserta tidak hanya datang dari Cianjur dan sekitarnya, tetapi juga dari kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Banten, hingga Garut Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa ERF mampu menarik wisatawan olahraga (sports tourism) yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal.

  • Peserta: Lebih dari 3.000 pelari dari berbagai daerah telah mendaftar.
  • Tanggal: 27 September 2026, berlokasi di Alun-Alun Cianjur.
  • Kontribusi ekonomi: Rp6 miliar pada tahun pertama, diproyeksikan meningkat pada tahun kedua.
  • Kampanye utama: “Ayo ka Cianjur” dengan konsep heritage run melewati situs bersejarah.

Penyelenggara juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas lari, untuk memastikan acara berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Cianjur. Dengan lonjakan peserta dan gaung yang semakin luas, Edelweiss Running Festival berpotensi menjadi magnet baru bagi perekonomian dan pariwisata daerah, sekaligus memperkuat posisi Cianjur sebagai tuan rumah event olahraga berskala nasional.

📍 Alun-Alun Cianjur 📅 27 September 2026 🏃 3.000+ peserta 💰 Dampak ekonomi tahun lalu Rp6 M Kampanye “Ayo ka Cianjur” dan heritage run jadi daya tarik utama. Okupansi hotel penuh!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User