Bupati Langkat Dulu Kena OTT, Penggantinya Juga Kena Jerat KPK

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Kali ini, operasi senyap tersebut menyasar Bup

Jul 08, 2026 - 04:59
0 0
Bupati Langkat Dulu Kena OTT, Penggantinya Juga Kena Jerat KPK

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Kali ini, operasi senyap tersebut menyasar Bupati Langkat Syah Afandin yang akrab disapa Ondim. Peristiwa ini menjadi catatan kelam bagi daerah tersebut, lantaran Ondim merupakan bupati kedua yang berturut-turut terjaring OTT KPK.

Apaberita.com mendapatkan konfirmasi langsung dari pimpinan lembaga antirasuah. "Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dimintai keterangan, Jumat (3/7/2026).

"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dimintai konfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Meski telah membenarkan adanya penangkapan terhadap orang nomor satu di Langkat tersebut, KPK masih belum memberikan penjelasan rinci perihal jumlah pihak yang diamankan dalam OTT kali ini. Lebih lanjut, Fitroh juga belum menguraikan secara spesifik konstruksi perkara atau jenis kasus korupsi yang menjerat Syah Afandin. Keterangan resmi dari lembaga antikorupsi masih sangat dinantikan publik untuk mengetahui modus operandi di balik jerat hukum yang membelit Ondim.

Peristiwa ini sontak menyita perhatian publik karena mengulang sejarah kelam Kabupaten Langkat. Sebelumnya, pada awal tahun 2022, pendahulu Ondim yakni Bupati Langkat kala itu, Terbit Rencana Perangin-angin, juga ditangkap oleh KPK dalam kasus suap yang melibatkan pengusaha terkait proyek infrastruktur. Kala itu, Terbit yang baru beberapa pekan dilantik langsung diamankan beserta sejumlah uang tunai. Kejatuhan dua pemimpin daerah ini secara beruntun seolah memperlihatkan buruknya tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.

Dengan tertangkapnya Syah Afandin, praktis roda pemerintahan Kabupaten Langkat kembali mengalami goncangan. Publik kini tengah menunggu sikap KPK untuk segera menggelar konferensi pers guna membeberkan secara terang benderang barang bukti serta kronologi operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap sang bupati. Informasi yang dihimpun sementara menyebutkan bahwa tim penindakan KPK telah bergerak di wilayah Sumatera Utara dalam kurun waktu yang cukup intensif sebelum akhirnya mengamankan Ondim.

OTT yang berulang terhadap kepala daerah di satu wilayah yang sama ini menjadi bukti nyata bahwa regenerasi kepemimpinan tidak serta merta memberantas praktik korupsi. KPK di bawah komando jilid baru nampaknya terus memperkuat operasi penindakan di daerah-daerah rawan korupsi. Hingga berita ini diturunkan, Syah Afandin masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik. KPK dijadwalkan akan segera menentukan status hukum pihak-pihak yang tertangkap tangan paling lambat 1x24 jam sejak operasi berlangsung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User