Herman Suherman: Profil dan Kinerja Bupati Cianjur

Herman Suherman: Profil dan Kinerja Bupati Cianjur Herman Suherman adalah politikus PDI Perjuangan yang memegang tampuk kepemimpinan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sejak resmi dilantik sebagai bupati definitif pada 26 Februari 2021. Sebelumnya, ia me

Jul 12, 2026 - 07:06
0 1
Herman Suherman: Profil dan Kinerja Bupati Cianjur

Herman Suherman: Profil dan Kinerja Bupati Cianjur

Herman Suherman adalah politikus PDI Perjuangan yang memegang tampuk kepemimpinan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sejak resmi dilantik sebagai bupati definitif pada 26 Februari 2021. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati sejak Desember 2018 menyusul penangkapan Bupati Irvan Rivano Muchtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap perizinan. Herman kemudian memenangi Pemilihan Kepala Daerah 2020 dengan menggandeng Tb. Mulyana Syahrudin, meneguhkan mandat rakyat untuk melanjutkan pembangunan daerah yang sempat terganjal skandal hukum. Di bawah kepemimpinannya, Cianjur menghadapi cobaan besar berupa gempa bumi magnitudo 5,6 pada 2022 yang menewaskan lebih dari 600 orang dan merusak puluhan ribu rumah.

Profil dan Latar Belakang

Herman Suherman lahir di Cianjur pada 29 September 1963. Ia menamatkan pendidikan menengah di kota kelahirannya sebelum merintis karier di sektor swasta dan organisasi kepemudaan. Pengalaman panjang di dunia politik terpatri melalui PDI Perjuangan, tempatnya mengawali kiprah sebagai kader akar rumput hingga menduduki posisi strategis di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai. Sebelum menjadi orang nomor satu di Cianjur, Herman menjabat sebagai Wakil Bupati periode 2016–2021 berdampingan dengan Irvan Rivano. Saat Irvan terjerat kasus korupsi, Herman naik menjadi Plt Bupati dan memutar roda pemerintahan selama lebih dari dua tahun. Ketokohannya kemudian dikukuhkan dalam pilkada langsung, menjadikan Herman sebagai bupati berlatar wakil yang sukses menyelesaikan transisi kekuasaan di tengah krisis kepercayaan publik.

Program Unggulan dan Kinerja

Pemerintahan Herman Suherman memfokuskan program pada pemulihan pascabencana dan pengentasan kemiskinan. Pascagempa 2022, pemerintah kabupaten di bawah komandonya meluncurkan program Cianjur Bangkit. Data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menunjukkan, hingga akhir 2024, sebanyak 2.055 unit rumah tahan gempa telah rampung dibangun bagi warga terdampak, dari total target 2.500 unit yang dibiayai APBD dan APBN. Selain itu, 18 fasilitas pendidikan dan 15 puskesmas yang roboh direhabilitasi dengan standar konstruksi tahan gempa.

Di bidang kesehatan, Herman menggencarkan intervensi penurunan angka stunting. Data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Dinas Kesehatan Cianjur mencatat prevalensi stunting turun dari 26,1 persen pada 2021 menjadi 14,6 persen pada 2023. Capaian ini diraih melalui program Sadayana Ngurus Stunting yang melibatkan kader posyandu, penyediaan makanan tambahan bergizi bagi balita, serta sanitasi lingkungan. Di sektor infrastruktur, jajaran pemkab membangun lebih dari 170 kilometer jalan desa dan 22 jembatan baru di wilayah selatan yang selama bertahun-tahun terisolasi. Program Cianjur Caang juga memperluas jaringan listrik ke 31 dusun yang semula gelap gulita.

Tantangan dan Kontroversi

Kepemimpinan Herman Suherman tak lepas dari sorotan. Penanganan gempa sempat menuai kritik karena lambatnya distribusi bantuan dan menjamurnya tenda pengungsian yang tidak layak. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat mencatat masih ada ribuan keluarga yang tinggal di hunian sementara hingga dua tahun pascagempa. Tantangan geografis juga menjadi pekerjaan rumah besar: kawasan selatan Cianjur masih bergelut dengan akses transportasi terbatas dan minimnya fasilitas kesehatan, kontras dengan wilayah utara yang lebih maju. Di ranah politik, Herman dihadapkan pada tuduhan praktik politik dinasti ketika salah satu anggota keluarganya dikabarkan maju dalam kontestasi pemilihan legislatif, meskipun tudingan itu belum terbukti melanggar aturan. Meski demikian, posisinya relatif kokoh karena dukungan partai pengusung dan jaringan akar rumput yang terbangun sejak era wakil bupati.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User