BSI Matangkan Rencana Operasional Kantor Cabang di Arab Saudi, Ini Potensi yang Dibidik

Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus mematangkan persiapan operasional Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di Kerajaan Arab Saudi. Langkah ekspansi global ini menjadi bagian d

Jul 08, 2026 - 00:41
0 0
BSI Matangkan Rencana Operasional Kantor Cabang di Arab Saudi, Ini Potensi yang Dibidik

Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus mematangkan persiapan operasional Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di Kerajaan Arab Saudi. Langkah ekspansi global ini menjadi bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang terintegrasi dari Tanah Air hingga Tanah Suci, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra utama ekosistem haji dan umrah Indonesia. Informasi yang dihimpun Apaberita.com pada Senin (22/6/2026) menyebutkan, persiapan tersebut mencakup aspek regulasi, infrastruktur teknologi, serta penyelarasan produk dan layanan dengan kebutuhan jamaah.

Komitmen Layanan End-to-End dari Tanah Air hingga Tanah Suci

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menjelaskan bahwa penguatan kehadiran di Arab Saudi merupakan bagian dari visi jangka panjang perseroan untuk membangun konektivitas layanan keuangan syariah lintas negara yang mampu menjawab kebutuhan nasabah secara menyeluruh. Ia menegaskan, kantor cabang yang akan beroperasi di sana akan menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan keuangan syariah modern selama menunaikan ibadah.

“Arab Saudi merupakan pusat ekosistem haji dan umrah dunia serta memiliki arti strategis bagi BSI. Kehadiran kami di sana merupakan wujud komitmen untuk mendampingi masyarakat Indonesia lebih dekat dengan menghadirkan layanan keuangan syariah yang mendukung perjalanan ibadah secara end-to-end, mulai dari tahap persiapan di Indonesia hingga aktivitas selama berada di Tanah Suci,” ujar Wisnu dalam keterangannya yang dikutip Apaberita.com.

BSI melihat potensi besar dari segmen haji dan umrah yang terus bertumbuh. Setiap tahunnya, Indonesia mengirimkan lebih dari 200 ribu jamaah haji dan jutaan jamaah umrah, menjadikannya pasar yang sangat signifikan bagi layanan keuangan syariah. Kantor cabang di Arab Saudi diharapkan dapat menangkap peluang transaksi keuangan yang selama ini masih banyak dilakukan melalui jalur konvensional atau penyedia layanan dari negara lain.

Dari sisi produk, BSI berencana menawarkan ragam layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan di Tanah Suci, seperti pembukaan rekening berbasis valuta asing, kemudahan transfer antarnegara, layanan penukaran mata uang, hingga pembiayaan perjalanan ibadah. Selain itu, kerjasama dengan otoritas dan lembaga keuangan setempat terus dijajaki untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi perbankan di Arab Saudi dan prinsip syariah internasional.

Pengamat ekonomi syariah menilai langkah BSI ini berpotensi meningkatkan efisiensi pengelolaan dana haji dan umrah sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah di kalangan masyarakat Indonesia di luar negeri. Dengan hadirnya cabang fisik, BSI juga dapat memperkuat diplomasi ekonomi syariah Indonesia di kawasan Teluk dan membuka jalan bagi kolaborasi bisnis antarnegara yang lebih luas.

Sementara itu, Wisnu menambahkan bahwa perseroan terus berkoordinasi intensif dengan regulator di kedua negara guna memastikan seluruh proses perizinan berjalan lancar. “Kami optimistis kehadiran kantor cabang ini akan menjadi langkah strategis yang tidak hanya memperkuat fundamental bisnis BSI, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi umat,” tutupnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User