Panggung keynote Meta Connect 2026 dihelat 23 September 2026 lalu seharusnya menjadi momen peluncuran teknologi. Namun yang lebih dulu menjadi bahan perbincangan publik justru pakaian yang dikenakan sang pembicara: Alexandr Wang, Chief AI Officer Meta dan salah satu orang terkaya di dunia.
Wang naik ke panggung mengenakan kaus lengan pendek bercorak kamuflase rusa, celana hitam, dan sandal Crocs serupa motif. Tampilan santai itu langsung memicu tebak-tebakan di jagat media sosial. Sebuah akun X membedah gaya Wang dan menyebut ia mengenakan kaus Hermès senilai 800 dolar AS, celana Loro Piana 1.200 dolar, serta sepatu Ferragamo 1.500 dolar. Totalnya disebut-sebut mencapai 3.500 dolar AS atau sekitar Rp 54 juta.
Klaim Mewah viral, Catatan Komunitas Membantah
Unggahan tersebut menyebar dengan sangat cepat dan meraih 3,4 juta tayangan hanya dalam waktu satu hari. Banyak warganet kagum, banyak pula yang sinis menyebut gaya itu sebagai wujud quiet luxury alias kemewahan yang sengaja disamarkan.
Namun kepercayaan publik terhadap angka itu runtuh ketika sebuah community note menempel pada unggahan tersebut. Catatan komunitas X menegaskan bahwa Hermès tidak memproduksi kaus bergaya pemburu seperti yang disebutkan. Klaim pemecahan harga itu pun dipertanyakan, dan Wang sendiri akhirnya buka suara.
Bantuan Langsung dari Wang di X
Pada 24 September 2026, Wang menulis di X: "Excuse me I must correct the record on this slander." Ia lalu merinci harga pakaian yang sebenarnya ia kenakan di panggung.
"Kaus itu saya beli di toko thrift di Santa Cruz seharga 30 dolar. Celananya 150 dolar, Crocs sekitar 60 dolar, dan pakaian dalam Calvin Klein saya 5 dolar."
Angka total yang ia akui berada di kisaran 245 dolar AS atau sekitar Rp 3,8 juta, jauh di bawah klaim 3.500 dolar yang lebih dulu viral. Ketika ada pengguna lain yang kembali mengutip klaim mewah tersebut sambil memuji penampilan fisiknya, Wang menjawab singkat: jika orang bilang ia terlihat bugar, maka "I don't care how much you lie about how much my clothes cost."
Siapa Sebenarnya Alexandr Wang?
Di balik gaya santainya, Wang adalah sosok dengan catatan karier yang luar biasa. Ia mendirikan perusahaan pelabelan data Scale AI pada 2016 saat berusia 19 tahun dan drop out dari MIT. Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya kini mencapai 3,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 50 triliun.
Pada Juni 2025, Meta menggelontorkan 14,3 miliar dolar AS untuk menguasai 49% saham Scale AI tanpa hak suara, sekaligus merekrut Wang sebagai Chief AI Officer pertama perusahaan untuk memimpin Meta Superintelligence Labs. Kini ia berusia 29 tahun dan menjadi salah satu pemimpin paling berpengaruh di industri kecerdasan buatan.
| Item | Klaim Warganet | harga Sebenarnya (Wang) |
|---|---|---|
| Kaus kamuflase | Hermès, 800 dolar | Toko thrift Santa Cruz, 30 dolar |
| Celana | Loro Piana, 1.200 dolar | 150 dolar |
| Sandal | Ferragamo, 1.500 dolar | Crocs, 60 dolar |
| Total | 3.500 dolar | 245 dolar |
Apa Motif Wang di Balik Meme?
Menurut laporan Business Insider, Wang belakangan ini gencar membanjiri X dengan meme untuk mempromosikan Muse, asisten AI pribadi terbaru Meta. Muse diluncurkan 8 September 2026 dan sejak 18 September menduduki puncak App Store Amerika Serikat berdasarkan data Sensor Tower yang dikutip TechCrunch.
Wang juga mengenakan kaus bercorak rusa yang sama saat wawancara podcast Core Memory bersama Ashlee Vance pada Mei lalu dan dalam sejumlah rapat internal besar. Media itu menduga kausnya adalah barang vintage tahun 1990-an bergaya "Back to Earth" yang dijual di eBay dan Poshmark dengan kisaran 14 hingga 45 dolar.
Tradisi Gaya Khas Bos Teknologi
Wang bukan satu-satunya eksekutif teknologi yang menjadikan pakaian sebagai ciri khas. CEO Nvidia Jensen Huang dikenal dengan jaket kulitnya, sementara mendiang Steve Jobs melekat dengan kaus hitam berkerah. Mark Zuckerberg sendiri meninggalkan kaus abu-abu dan celana jins era awalnya berganti ke kaus premium, hoodie, dan rantai emas.
Kisah ini menyisakan satu pelajaran sederhana di tengah demam media sosial: penampilan sederhana bisa datang dari siapa saja, bahkan dari orang yang kekayaannya menembus puluhan triliun rupiah. Bagi Wang, apa yang ia kenakan di panggung hanyalah detail kecil — yang penting, katanya, adalah apa yang ia kerjakan.
Comments (0)