Baru Direvitalisasi, Halte Patra Kuningan 2 Jadi Sasaran Vandalisme

Jakarta - Halte TransJakarta Patra Kuningan 2 yang baru saja selesai direvitalisasi menjadi sasaran aksi vandalisme oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Aksi corat-coret ini dengan cepat menjadi

Jul 07, 2026 - 23:44
0 0
Baru Direvitalisasi, Halte Patra Kuningan 2 Jadi Sasaran Vandalisme

Jakarta - Halte TransJakarta Patra Kuningan 2 yang baru saja selesai direvitalisasi menjadi sasaran aksi vandalisme oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Aksi corat-coret ini dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial, memicu kemarahan dan keprihatinan publik terhadap maraknya perusakan fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat.

Berdasarkan pantauan Apaberita.com dari unggahan di Instagram pada Jumat (26/6/2026), terlihat jelas sejumlah bagian dinding halte yang semula bersih dan modern kini ternodai oleh coretan cat semprot (pilok) berwarna hitam. Coretan liar tersebut tidak hanya merusak estetika halte yang baru direvitalisasi, tetapi juga mencoreng keindahan tata ruang kota di kawasan Kuningan yang dikenal sebagai pusat bisnis.

TransJakarta Sesalkan Aksi Perusakan

Menanggapi insiden ini, Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan rasa prihatin dan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa halte merupakan fasilitas publik yang dibangun dan dipelihara untuk melayani kebutuhan mobilitas warga, sehingga setiap tindakan perusakan sama saja dengan melukai kepentingan bersama.

"Kami sangat menyayangkan aksi vandalisme yang terjadi di Halte Patra Kuningan 2. Halte ini merupakan fasilitas yang kami bangun dengan susah payah untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan setia TransJakarta. Tindakan corat-coret seperti ini tidak hanya merugikan operator, tetapi juga seluruh masyarakat pengguna," ujar Ayu Wardhani kepada Apaberita.com, Jumat (26/6/2026).

Proses revitalisasi Halte Patra Kuningan 2 sendiri baru saja rampung dikerjakan dengan sejumlah peningkatan, seperti penataan ulang area tunggu, penambahan fasilitas penyejuk ruangan, serta pemasangan ornamen dan pencahayaan yang lebih modern. Tujuan utama revitalisasi adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, sejalan dengan upaya TransJakarta menghadirkan layanan transportasi publik berkelas dunia.

Sayangnya, baru sepekan diresmikan, keindahan halte langsung dirusak oleh tangan-tangan usil. Hingga saat ini, pihak TransJakarta masih melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV yang terpasang di sekitar halte untuk mengidentifikasi pelaku. Manajemen juga akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar para pelaku vandalisme mendapat sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Fenomena vandalisme terhadap fasilitas transportasi publik memang bukan hal baru di Jakarta. Sebelumnya, beberapa halte TransJakarta di koridor lain juga pernah mengalami nasib serupa, seperti Halte Tosari dan Halte Bundaran HI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan dan TransJakarta terus mengimbau warga untuk turut serta menjaga dan merawat fasilitas umum, karena keberlangsungan layanan transportasi publik adalah tanggung jawab bersama.

Apaberita.com akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini, termasuk upaya pembersihan yang akan dilakukan oleh tim kebersihan TransJakarta. Masyarakat yang memiliki informasi terkait aksi vandalisme ini diharapkan dapat melaporkannya melalui kanal resmi TransJakarta atau call center 1500-102.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User