Bandung — Penjualan Seragam Sekolah Melonjak Dua Kali Lipat Jelang Tahun Ajaran Baru

Bandung – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026 pada pertengahan Juli, sejumlah toko seragam sekolah di Kota Bandung mengalami lonjakan pembeli

Jul 09, 2026 - 07:24
0 0
Bandung — Penjualan Seragam Sekolah Melonjak Dua Kali Lipat Jelang Tahun Ajaran Baru

Bandung – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026 pada pertengahan Juli, sejumlah toko seragam sekolah di Kota Bandung mengalami lonjakan pembeli signifikan. Berdasarkan pantauan Apaberita di kawasan pusat perbelanjaan tekstil Pasar Baru dan Cihapit pada Rabu (25/6), antrean pembeli mengular hingga ke luar toko. Para pedagang mengaku peningkatan permintaan mencapai dua kali lipat dibanding periode normal di luar musim pendaftaran sekolah.

Ahmad Suryana (47), pemilik Toko Seragam “Berkah Jaya” di Pasar Baru, menyatakan bahwa dalam satu pekan terakhir omzet hariannya menembus Rp25 juta, naik 150% dari rata-rata Rp10 juta pada hari biasa. “Pembeli per hari biasanya sekitar 40–50 orang, sekarang sudah lebih dari 100 orang. Kami sampai membatasi jam layanan agar tidak terjadi penumpukan,” ujarnya. Hal serupa diungkapkan Yanti, pedagang di Kompleks Pertokoan Cihapit, yang mengaku stok seragam putih-biru untuk SD sudah hampir habis sejak Senin (23/6).

Fenomena ini tidak lepas dari kebijakan Dinas Pendidikan Kota Bandung yang mewajibkan seragam baru dengan spesifikasi tertentu untuk jenjang SD dan SMP negeri. Selain itu, banyak orang tua yang baru mencairkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Juni, sehingga berbelanja seragam secara serentak. Survei Apaberita terhadap 57 pembeli menunjukkan 73% di antaranya membeli seragam untuk dua anak atau lebih, yang turut mendorong volume penjualan.

Analisis Lonjakan Permintaan dan Dampaknya

Kenaikan permintaan seragam di Bandung tahun ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Data Himpunan Penyedia Perlengkapan Sekolah (HPPS) Kota Bandung mencatat pada periode yang sama tahun 2024, lonjakan hanya sebesar 60% dari hari biasa. Faktor pemicu antara lain momentum perbaikan ekonomi pasca-pandemi dan kenaikan jumlah peserta didik baru yang diproyeksikan meningkat 12% oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Secara ekonomi, lonjakan ini memberikan berkah tersendiri bagi para pedagang kecil. Namun, harga seragam juga terpantau naik tipis. Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Daerah (PIHPD) Jabar, harga seragam SD lengkap (baju, celana/rok, dasi, topi) naik dari rata-rata Rp165.000 pada 2024 menjadi Rp180.000 pada 2025, atau inflasi sekitar 9%. Kenaikan ini dipicu oleh biaya bahan baku tekstil yang naik 5% sejak awal tahun. “Pasar seragam sangat inelastis terhadap harga karena bersifat wajib. Orang tua tetap membeli meskipun harga naik,” ungkap Ekonom Universitas Padjadjaran, Dr. Rina Febrianti, saat dihubungi Apaberita.

Indikator20242025
Rata-rata pembeli/hari (normal)4550
Pembeli/hari jelang ajaran baru72105
Rata-rata omzet/hari (normal)Rp9,5 jutaRp10 juta
Omzet/hari puncakRp15,2 jutaRp25 juta
Harga seragam SD lengkapRp165.000Rp180.000
Sumber: Data primer pedagang & HPPS Kota Bandung

Pemerintah kota melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengimbau agar pedagang tidak menaikkan harga di luar batas kewajaran. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Deden Suhendar, menyatakan akan melakukan inspeksi mendadak untuk mencegah praktik spekulasi. “Kami sudah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang untuk menjaga suplai dan harga,” katanya. Meski demikian, di beberapa lokasi ditemukan seragam dengan merek tertentu dijual hingga Rp250.000 per set, dipicu tingginya permintaan untuk model bordir khusus.

Kondisi ini diperkirakan akan bertahan hingga pertengahan Juli. Setelah masa orientasi, biasanya penjualan akan kembali normal. Para orang tua diimbau untuk membeli lebih awal dan tidak menunggu hari terakhir pendaftaran guna menghindari antrean panjang dan kelangkaan stok.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User