Sep 16, 2026
Hukum

Bandara YIA Kucurkan Bantuan Rp100 Juta Atasi Stunting Balita Kulonprogo

Upaya pengentasan masalah tengkes atau stunting pada anak usia dini terus digalakkan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam langkah ny

Bandara YIA Kucurkan Bantuan Rp100 Juta Atasi Stunting Balita Kulonprogo

Upaya pengentasan masalah tengkes atau stunting pada anak usia dini terus digalakkan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam langkah nyata memperkuat kesehatan generasi mendatang, pihak pengelola Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mengambil peran aktif melalui penyaluran program *Corporate Social Responsibility* (CSR) bernilai ratusan juta rupiah. Inisiatif sosial ini difokuskan pada pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak yang teridentifikasi mengalami gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak akibat kekurangan gizi kronis.

Melalui alokasi dana sebesar Rp100 juta, program kemanusiaan ini secara spesifik menyasar sebanyak 115 anak balita di wilayah Kulon Progo. Penyaluran bantuan tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik yang bersifat jangka pendek, melainkan dirancang secara menyeluruh agar mampu memberikan dampak berlanjut bagi kesejahteraan serta perbaikan taraf hidup keluarga penerima manfaat.

Intervensi Komprehensif Melalui Nutrisi dan Edukasi

Strategi penanganan stunting yang diusung YIA menekankan pentingnya pendekatan dari hilir hingga hulu. Bantuan disalurkan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kaya nutrisi, asupan multivitamin harian, hingga sosialisasi pola asuh dan gizi bagi para orang tua. "Kesehatan balita merupakan fondasi utama keberlanjutan pembangunan daerah yang tidak boleh diabaikan begitu saja," ungkap manajemen pengelola bandara dalam momentum penyerahan bantuan.

Program intervensi ini bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan protein, zat besi, dan vitamin mikro yang cukup guna mengejar ketertinggalan kurva pertumbuhan mereka. Edukasi intensif juga diberikan kepada para ibu rumah tangga agar mereka memahami cara mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian kaya nutrisi tanpa membebani keuangan keluarga.

Kemandirian Pangan Lewat Program Ayam Petelur

Salah satu inovasi penting dari penyaluran program sosial kali ini adalah pemberian bantuan berupa bibit dan pakan ayam petelur kepada keluarga balita penerima manfaat. Pendekatan ini dihadirkan guna menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Dengan memelihara ayam petelur secara mandiri, setiap keluarga dipastikan memiliki pasokan harian telur segar sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi.

Komponen Bantuan Bentuk Intervensi Target Manfaat
Nutrisi Langsung Pemberian Makanan Tambahan (PMT) & Multivitamin Memenuhi asupan gizi harian balita
Edukasi Kesehatan Pelatihan Gizi & Pola Asuh Orang Tua Meningkatkan pemahaman gizi keluarga
Kemandirian Pangan Bantuan Ayam Petelur & Pakan Penyediaan sumber protein hewani mandiri
"Kami percaya bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan makanan siap santap sementara waktu. Melalui penyediaan ayam petelur, keluarga memiliki sumber protein hewani yang dapat dipanen secara rutin langsung dari pekarangan rumah mereka sendiri," jelas tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) YIA.

Sinergi Berkelanjutan Menuju Zero Stunting

Langkah sinergis antara pengelola bandara dan pemerintah daerah Kulon Progo ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Penanganan kasus anak berisiko stunting memang membutuhkan gotong royong lintas sektor, mengingat dampaknya yang berkepanjangan terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Tingkat kecerdasan, produktivitas, serta ketahanan fisik anak di masa dewasa sangat ditentukan oleh kecukupan gizi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Melalui pemantauan kesehatan secara berkala bersama posyandu dan puskesmas setempat, perkembangan berat dan tinggi badan 115 balita penerima bantuan ini akan terus dicatat secara rinci. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi percontohan bagi korporasi lain untuk turut serta secara nyata menurunkan angka tengkes di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kulon Progo, demi mencetak generasi masa depan yang sehat dan unggul.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User