Bandara Husein Sastranegara Bersiap Layani Kembali Penerbangan Jet Reguler

APABERITA, BANDUNG — Manajemen Bandara Husein Sastranegara melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas layanan penumpang, termasuk mesin check-in mandiri di area terminal keberangkatan, Kota...

Bandara Husein Sastranegara Bersiap Layani Kembali Penerbangan Jet Reguler

APABERITA, BANDUNG — Manajemen Bandara Husein Sastranegara melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas layanan penumpang, termasuk mesin check-in mandiri di area terminal keberangkatan, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2025). Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kesiapan bandara enklave militer itu untuk kembali melayani penerbangan pesawat jet reguler setelah seluruh layanan jet dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas teknis memeriksa satu per satu perangkat check-in mandiri guna memastikan sistem pencetakan tanda pengenal penumpang, konektivitas jaringan, hingga integrasi data penumpang berfungsi normal. Pemeriksaan juga dilakukan pada konter check-in konvensional, sistem penanganan bagasi, serta fasilitas pemeriksaan keamanan di titik masuk ruang tunggu keberangkatan.

Fasilitas Sisi Darat dan Sisi Udara Disiapkan

"Kami memastikan seluruh fasilitas, baik di sisi darat maupun sisi udara, berada dalam kondisi siap operasi. Pemeriksaan mesin check-in mandiri hari ini adalah bagian dari uji kesiapan menyeluruh sebelum penerbangan jet reguler kembali beroperasi," ujar Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara dalam keterangannya di Bandung, Jumat.

Selain terminal penumpang, kesiapan juga mencakup area parkir pesawat, jalur penghubung landas pacu, serta koordinasi pergerakan pesawat dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara Husein Sastranegara. Landas pacu bandara ini dinyatakan mampu melayani pesawat berbadan sempit seperti Airbus A320 dan Boeing 737 yang umum digunakan maskapai penerbangan berbiaya hemat.

Manajemen juga menyiapkan penambahan personel layanan darat, petugas keamanan penerbangan, serta penyegaran prosedur keselamatan sesuai standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Menindaklanjuti Keputusan Pengembalian Penerbangan Jet

Kesiapan Bandara Husein Sastranegara ini menindaklanjuti keputusan pemerintah untuk mengembalikan penerbangan jet reguler ke Bandung. Sebelumnya, berdasarkan kebijakan Kementerian Perhubungan pada 2023, seluruh penerbangan jet komersial dialihkan ke Bandara Kertajati guna mengoptimalkan bandara yang diresmikan pada 2018 tersebut.

Akibat kebijakan itu, Bandara Husein Sastranegara hanya melayani penerbangan pesawat baling-baling jenis ATR 72 dengan rute terbatas, di antaranya tujuan Surabaya dan Denpasar. Kebijakan pengalihan menuai keluhan masyarakat Bandung Raya karena jarak Bandara Kertajati yang mencapai sekitar 100 kilometer dari pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh dua hingga tiga jam melalui Jalan Tol Cisumdawu.

Pemerintah kemudian menetapkan pembagian peran kedua bandara. Bandara Husein Sastranegara kembali diizinkan melayani penerbangan jet reguler untuk rute domestik tertentu, sementara Bandara Kertajati tetap beroperasi melayani penerbangan domestik dan internasional, termasuk layanan haji dan umrah.

Maskapai Menyatakan Kesiapan Operasi

"Sejumlah maskapai telah menyampaikan kesiapan untuk kembali beroperasi. Kami terus berkoordinasi dengan operator penerbangan terkait slot waktu keberangkatan dan kedatangan agar pergerakan pesawat tetap memperhatikan aktivitas penerbangan militer," kata Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II dalam rapat koordinasi kesiapan operasional.

Sejumlah maskapai nasional, di antaranya Citilink, Lion Air, dan Super Air Jet, disebut menyiapkan rencana rute dari dan menuju Bandung. Rute yang diproyeksikan antara lain tujuan Surabaya, Medan, Denpasar, Balikpapan, dan Makassar. Sebelum dialihkan ke Kertajati, Bandara Husein Sastranegara juga melayani penerbangan internasional tujuan Kuala Lumpur dan Singapura.

Kembalinya penerbangan jet reguler diproyeksikan memangkas biaya dan waktu perjalanan udara bagi sekitar delapan juta penduduk Bandung Raya. Pelaku industri pariwisata dan perhotelan di Jawa Barat turut menyambut rencana tersebut karena dinilai akan menggerakkan kembali kunjungan wisatawan ke ibu kota Provinsi Jawa Barat itu.

Hingga Jumat, jadwal resmi pengoperasian penerbangan jet reguler masih menunggu penetapan Kementerian Perhubungan. Manajemen bandara menyatakan akan terus melakukan uji fungsi fasilitas dan berkoordinasi dengan AirNav Indonesia selaku penyelenggara navigasi penerbangan, TNI Angkatan Udara, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan perdana berjalan aman, tertib, dan lancar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User