Sep 16, 2026
Hukum

Argentina Bangun Pangkalan Angkatan Laut Baru di Tierra del Fuego

Pemerintah Argentina resmi mengumumkan cetak biru pembangunan Pangkalan Angkatan Laut Terpadu (Base Naval Integrada) baru yang berlokasi strategis di Ushua

Argentina Bangun Pangkalan Angkatan Laut Baru di Tierra del Fuego

Pemerintah Argentina resmi mengumumkan cetak biru pembangunan Pangkalan Angkatan Laut Terpadu (Base Naval Integrada) baru yang berlokasi strategis di Ushuaia, Provinsi Tierra del Fuego. Proyek infrastruktur militer skala besar ini dirancang untuk memperkuat pengawasan maritim, mengamankan kedaulatan wilayah Atlantik Selatan, serta mendukung operasi logistik menuju kawasan Antarktika.

Juru Bicara Kepresidenan Argentina, Adrián Ravier, menyampaikan rincian proyek mercusuar tersebut dalam konferensi pers di istana kepresidenan Casa Rosada, Buenos Aires. Proyek pertahanan ini ditargetkan mulai dibangun pada pertengahan 2027 dan diproyeksikan rampung sepenuhnya pada 2029 mendatang.

Berdasarkan keterangan yang sebelumnya diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri dan Hubungan Internasional Pablo Quirno, total estimasi biaya pembangunan pangkalan laut terpadu ini diperkirakan menelan anggaran sekitar 500 juta dolar AS (setara Rp7,8 triliun).

Proyek Strategis Atlantik Selatan dan Jalur Antarktika

Letak geografis Ushuaia yang berada di ujung selatan benua Amerika Selatan menjadikannya titik tolak krusial bagi proyeksi kekuatan maritim dan riset sains kutub. Keberadaan pangkalan angkatan laut terpadu ini akan mengintegrasikan berbagai fungsi logistik utama yang selama ini terpisah-pisah.

“Pangkalan ini akan menggabungkan berbagai fungsi logistik yang sangat relevan. Ini akan menjadi titik strategis bagi proyeksi kekuatan Argentina ke kawasan Atlantik Selatan, sekaligus memungkinkan pengawasan serta pengendalian yang lebih baik terhadap sumber daya alam dan kedaulatan kami,” tegas Adrián Ravier di hadapan awak media.

Selain memperkuat pengawasan terhadap potensi pencurian sumber daya laut hayati di perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE), pangkalan ini juga diposisikan sebagai simpul pendukung pasokan serta mobilitas militer dan ilmuwan yang beroperasi di stasiun-stasiun riset Benua Antarktika.

Dukungan Jet Tempur F-16 dan Pesawat Intai Orion

Guna menjamin keamanan instalasi dan wilayah yurisdiksi maritim yang luas, pangkalan terpadu di Tierra del Fuego tersebut akan mendapat perlindungan berlapis dari matra udara dan laut. Armada tempur modern yang baru diakuisisi pemerintah akan ditempatkan untuk mendukung misi pengintaian dan pencegahan ancaman.

Beberapa alutsista utama yang disiapkan untuk mengawal pangkalan ini meliputi:

  • Pesawat Patroli Maritim Lockheed P-3 Orion: Berfungsi melacak pergerakan kapal asing, misi intelijen maritim, dan operasi pencarian serta penyelamatan (SAR).
  • Jet Tempur F-16 Fighting Falcon: Unit pesawat tempur supersonik yang dibeli dari Denmark guna menghadirkan keunggulan perlindungan udara.
  • Fasilitas Dermaga Modern: Mampu menampung kapal patroli lepas pantai (OPV) dan kapal logistik kutub berbobot besar.

Ravier menggarisbawahi bahwa kombinasi alutsista modern tersebut akan memberikan payung pertahanan komprehensif. “Fasilitas ini akan menyediakan perlindungan pertahanan angkatan laut dan angkatan udara yang mumpuni bagi negara,” imbuhnya.

Menegaskan Kedaulatan Wilayah dan Kepulauan Malvinas

Langkah pembangunan pangkalan militer terpadu ini juga dipandang sebagai sinyal politik yang tegas dari pemerintahan Presiden Javier Milei. Pemerintah menegaskan kembali komitmennya dalam memperjuangkan klaim historis kedaulatan atas Kepulauan Malvinas (Falkland), Kepulauan Georgia Selatan, dan Kepulauan Sandwich Selatan melalui jalur diplomatik internasional.

Dengan hadirnya pangkalan militer modern di Tierra del Fuego, Buenos Aires berharap dapat memperkokoh kehadiran fisik negara di perairan selatan, memitigasi potensi sengketa maritim, serta memastikan pengelolaan kekayaan alam di kawasan kutub berjalan di bawah pengawasan nasional yang berdaulat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User