Oct 19, 2026
Politik

AIPI Gelar Widjojo Nitisastro Memorial Lecture ke-IX di HUT ke-36

Jakarta — Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) menyelenggarakan Widjojo Nitisastro Memorial Lecture (WNML) ke-IX yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 lembaga tersebut. ...

AIPI Gelar Widjojo Nitisastro Memorial Lecture ke-IX di HUT ke-36

Jakarta — Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) menyelenggarakan Widjojo Nitisastro Memorial Lecture (WNML) ke-IX yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 lembaga tersebut. Kegiatan ini ditetapkan sebagai agenda tahunan untuk mengenang kontribusi Widjojo Nitisastro, tokoh perencanaan pembangunan nasional Indonesia, sekaligus memperkuat tradisi akademik di lingkungan komunitas ilmu pengetahuan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyelenggaraan WNML ke-IX menjadi bagian dari rangkaian kegiatan resmi AIPI dalam menandai usia ke-36 lembaga. Forum tersebut dihadiri sejumlah akademisi, peneliti, serta kalangan pemangku kebijakan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan nasional.

Widjojo Nitisastro dan Warisan Pemikiran Pembangunan

Widjojo Nitisastro dikenal sebagai salah satu arsitek utama perencanaan pembangunan ekonomi Indonesia pada masa awal pemerintahan Orde Baru. Dedikasinya dalam merumuskan kebijakan pembangunan, terutama melalui pendekatan perencanaan yang sistematis, menjadikan namanya diabadikan dalam forum memorial lecture yang digelar AIPI secara berkala.

Melalui WNML, AIPI menegaskan komitmen untuk meneruskan tradisi berpikir berbasis data dan kajian akademik dalam merespons persoalan kebangsaan. Forum ini juga berfungsi sebagai ruang dialog antara dunia akademik dan proses pengambilan keputusan kebijakan.

Peringatan HUT ke-36 AIPI menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian kelembagaan sekaligus merumuskan arah pengembangan ilmu pengetahuan ke depan. AIPI sebagai lembaga akademik diharapkan terus berkontribusi dalam menyediakan rekomendasi berbasis riset bagi pemerintah dan masyarakat.

Peran AIPI dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan

AIPI merupakan lembaga yang menghimpun ilmuwan terkemuka Indonesia dari berbagai disiplin ilmu. Keberadaannya diatur dalam kerangka kelembagaan negara sebagai wadah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selama 36 tahun berdiri, AIPI telah melaksanakan berbagai kegiatan ilmiah, termasuk seminar, lokakarya, dan penerbitan kajian akademik.

Penyelenggaraan WNML ke-IX bersama HUT ke-36 menunjukkan bahwa AIPI berupaya menjaga kesinambungan antara penghormatan terhadap tokoh pemikir nasional dan penguatan kapasitas kelembagaan. Kombinasi dua agenda ini dinilai relevan untuk memperkuat ekosistem ilmu pengetahuan di Indonesia.

Dalam konteks pembangunan nasional, kontribusi lembaga seperti AIPI menjadi penting untuk memastikan kebijakan yang ditetapkan berpijak pada kajian ilmiah. Forum memorial lecture diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang menjawab tantangan zaman.

Agenda Tahunan dan Penguatan Tradisi Akademik

WNML telah menjadi agenda rutin AIPI yang diselenggarakan setiap tahun. Penyelenggaraan ke-IX menandai keberlanjutan tradisi tersebut, sekaligus menegaskan posisi AIPI dalam memfasilitasi pertukaran gagasan antara ilmuwan dan pembuat kebijakan.

Melalui kegiatan ini, AIPI berupaya menumbuhkan budaya akademik yang menghargai ketelitian, keterbukaan, dan tanggung jawab intelektual. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan keteladanan Widjojo Nitisastro yang dikenal mengedepankan perencanaan berbasis data dalam setiap keputusan.

Peringatan HUT ke-36 dan penyelenggaraan WNML ke-IX menjadi penanda komitmen AIPI untuk terus berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Diharapkan kegiatan serupa dapat memperkuat jejaring antarlembaga serta mendorong pemanfaatan hasil kajian akademik bagi kepentingan bangsa dan negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User