Ahmad Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar, Sasar 85.000 Pekerja di Jateng

Apaberita.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Gubernur Ahmad Luthfi secara resmi memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil T

Jul 06, 2026 - 13:30
0 0
Ahmad Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar, Sasar 85.000 Pekerja di Jateng

Apaberita.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Gubernur Ahmad Luthfi secara resmi memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026. Bantuan ini menyasar puluhan ribu pekerja di sektor pertembakauan, mulai dari buruh pabrik rokok hingga petani tembakau, sebagai upaya konkret menjaga daya beli dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Acara penyerahan secara simbolis digelar di pabrik PT Djarum Brak Karangbener, Kabupaten Kudus, pada Senin (29/6/2026).

Di hadapan para penerima dan manajemen perusahaan, Gubernur Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa total penerima BLT DBHCHT di Jawa Tengah untuk tahun ini mencapai angka 85.000 orang. Adapun total dana yang disalurkan mencapai Rp51 miliar, yang akan disebar di seluruh wilayah provinsi secara bertahap. “Penyaluran ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan kue cukai kembali dirasakan langsung oleh para pekerja yang menggantungkan hidupnya di industri padat karya ini,” imbuhnya.

“Di Jawa Tengah ini total penerimanya 85.000 orang, nilainya Rp51 miliar,” kata Luthfi melalui keterangan tertulis.

Optimalisasi DBHCHT untuk Ekonomi Kerakyatan

Program BLT DBHCHT sendiri merupakan kebijakan tahunan yang diamanatkan oleh regulasi pusat dan daerah, dengan Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penerima alokasi terbesar mengingat luasnya area tanaman tembakau dan banyaknya pabrik hasil tembakau. Gubernur Luthfi menjelaskan bahwa penyaluran dana ini tidak sekadar bantuan tunai, melainkan bagian dari strategi besar menjaga stabilitas ekonomi di lini paling bawah, terutama saat menghadapi tantangan inflasi dan dinamika pasar tenaga kerja di sektor tembakau.

Penyerahan di Kudus menjadi titik awal penyaluran yang akan merambah ke 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Penerima yang terdata merupakan pekerja yang aktif di bagian produksi, sortasi, hingga petani yang terverifikasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pertanian setempat. Setiap penerima diharapkan menggunakan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan anak, atau sebagai modal usaha kecil agar efek berganda dari bantuan ini benar-benar terasa.

Langkah Luthfi tersebut mendapat respons positif dari kalangan pelaku usaha. Pihak manajemen PT Djarum, yang turut hadir dalam acara tersebut, menilai sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha semacam ini dapat menciptakan ekosistem kerja yang lebih sehat dan produktif. “Kami berharap kesejahteraan pekerja terus meningkat, sehingga loyalitas dan semangat kerja mereka contreng terhadap keberlangsungan industri tembakau nasional,” ujar salah satu perwakilan perusahaan.

Sementara itu, sejumlah pekerja penerima manfaat yang ditemui Apaberita.com di lokasi mengaku bersyukur karena bantuan tersebut tiba di saat yang tepat. Salah seorang buruh sortasi mengatakan, dana BLT akan ia gunakan untuk membayar biaya sekolah anaknya yang memasuki tahun ajaran baru. Dengan total 85.000 penerima tersebar di seluruh provinsi, Pemprov Jateng menargetkan penyaluran tuntas dalam dua bulan ke depan, sekaligus memantau dampak ekonominya melalui survei berkala bersama Badan Pusat Statistik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User