283.000 Warga Shanghai Dievakuasi Jelang Topan Co-May

Lebih dari seperempat juta warga Shanghai terpaksa meninggalkan rumah mereka pada Rabu (30/7/2025) ketika Topan Co-May semakin mendekat dengan kekuatan yan

283.000 Warga Shanghai Dievakuasi Jelang Topan Co-May

Lebih dari seperempat juta warga Shanghai terpaksa meninggalkan rumah mereka pada Rabu (30/7/2025) ketika Topan Co-May semakin mendekat dengan kekuatan yang mengkhawatirkan. Badan Meteorologi China (CMA) memperkirakan bahwa badai tropis yang menguat menjadi topan kategori 2 itu akan melakukan pendaratan kedua di pusat finansial China pada malam hari waktu setempat, membawa serta angin berkecepatan hingga 140 kilometer per jam dan hujan deras yang berpotensi memicu banjir bandang.

Evakuasi massal ini merupakan salah satu yang terbesar di Shanghai dalam satu dekade terakhir. Pemerintah kota mengerahkan ribuan petugas untuk memindahkan penduduk dari kawasan rawan banjir di sepanjang Sungai Huangpu dan muara Sungai Yangtze. Total 283.000 warga diungsikan ke 1.200 tempat penampungan sementara yang dilengkapi dengan logistik dasar, seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Status Darurat dan Langkah Antisipasi

Shanghai menaikkan status tanggap darurat ke level merah—tertinggi dalam sistem peringatan bencana China—pada Selasa malam. Sekolah-sekolah diliburkan, jaringan transportasi umum dihentikan secara bertahap, dan Bandara Internasional Pudong serta Hongqiao menutup operasi penerbangan sejak pukul 18.00 waktu setempat. Kapal-kapal nelayan sudah lebih dulu diminta kembali ke pelabuhan, sementara sistem drainase kota disiagakan penuh untuk mengantisipasi genangan.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Topan Co-May memiliki lintasan yang mirip dengan Topan Lekima tahun 2019, dan kami tahu betul dampak destruktifnya,” ujar Chen Jie, juru bicara Kantor Manajemen Darurat Shanghai.

Berdasarkan data satelit terkini, pusat badai berada sekitar 180 kilometer di lepas pantai timur Zhejiang dan bergerak ke arah utara-barat laut dengan kecepatan 25 kilometer per jam. Hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per jam diprediksi akan mengguyur wilayah metropolitan Shanghai, mengakibatkan potensi banjir di lebih dari 50 titik rawan yang telah dipetakan.

Dampak dan Respons Warga

Di distrik Pudong, deru angin mulai terasa sejak siang hari. Warga yang belum dievakuasi bergegas memperkuat pintu dan jendela dengan balok kayu dan karung pasir. Jalanan yang biasanya macet total mendadak lengang, hanya diisi kendaraan darurat yang hilir mudik membawa bantuan. Sekitar 15.000 personel militer dan polisi dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan wilayah.

Namun, di tengah upaya evakuasi, sejumlah warga lanjut usia menolak meninggalkan kediaman mereka. “Saya sudah 70 tahun tinggal di sini, belum pernah rumah ini kebanjiran,” kata Nyonya Wang, warga kawasan Bund. Tim relawan setempat pun harus melakukan pendekatan persuasif untuk meyakinkan para lansia agar mengungsi demi keselamatan.

Rekam Jejak Topan di Shanghai

Shanghai bukan kota asing dengan bencana topan. Data historis mencatat bahwa setiap tahun setidaknya tiga hingga empat siklon tropis memengaruhi kawasan tersebut. Berikut perbandingan singkat dua topan besar sebelumnya:

TopanTahunKorban JiwaKerugian Ekonomi
Lekima201972 (nasional)USD 7,6 miliar
In-fa20216 (Shanghai)USD 1,5 miliar

Pelajarannya, meskipun infrastruktur Shanghai relatif tangguh, topan dengan intensitas tinggi tetap menimbulkan kerugian besar, terutama di wilayah permukiman padat dan dataran rendah.

Pemerintah kota berharap dengan evakuasi dini dan persiapan ketat, dampak Topan Co-May dapat diminimalkan. Pusat krisis 24 jam telah diaktifkan, dan warga diimbau untuk terus memantau informasi resmi melalui radio dan kanal media sosial resmi.

[SOCIAL_TWEET]: Shanghai dalam status darurat! 283.000 warga dievakuasi jelang Topan Co-May mendarat malam ini. Angin kencang 140 km/jam dan hujan deras ancam kota finansial China. #Shanghai #TopanCoMay #Evakuasi[SOCIAL_TG]: 🌪️🚨 Topan Co-May mendekat! Shanghai siaga darurat level merah, 283.000 warga diungsikan, bandara tutup. Warga diminta waspada banjir bandang. #Shanghai #Topan

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User