Sep 16, 2026
Nasional

ZipRecruiter Ungkap 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali Lulusan

Masa-masa perkuliahan kerap dibayangkan sebagai batu loncatan menuju masa depan yang cerah dan stabilitas finansial yang mapan. Namun, realitas dunia kerja

ZipRecruiter Ungkap 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali Lulusan

Masa-masa perkuliahan kerap dibayangkan sebagai batu loncatan menuju masa depan yang cerah dan stabilitas finansial yang mapan. Namun, realitas dunia kerja sering kali memberikan kejutan pahit bagi para wisudawan. Memilih jurusan kuliah ternyata bukan sekadar mengejar minat pribadi, melainkan sebuah keputusan strategis yang menentukan arah karier serta besaran pendapatan di masa mendatang. Sebuah laporan dari platform pencari kerja global, ZipRecruiter, mengungkapkan kenyataan mengejutkan mengenai deretan jurusan perguruan tinggi yang paling disesali oleh alumni setelah memasuki pasar kerja.

Realitas Pahit Dunia Kerja dan Faktor Penyesalan

Berdasarkan riset mendalam terhadap ribuan alumni perguruan tinggi, alasan utama munculnya rasa penyesalan berakar pada rendahnya gaji awal, terbatasnya lapangan kerja, serta ketidaksesuaian antara keterampilan akademis dan kebutuhan industri modern. Banyak lulusan merasa beban finansial kuliah yang tinggi tidak terbayarkan dengan prospek kompensasi yang mereka terima.

"Banyak mahasiswa memilih program studi hanya berdasarkan passion tanpa mempertimbangkan proyeksi ekonomi dan daya serap industri di masa depan," tegas laporan analisis ZipRecruiter.

"Jika bisa memutar waktu kembali, saya akan memilih jurusan yang mengajarkan keterampilan teknis spesifik dengan potensi pendapatan yang jauh lebih pasti," ungkap salah satu alumni jurusan humaniora yang menjadi responden survei.

Daftar 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali Lulusan

Berikut adalah 10 program studi dengan tingkat penyesalan tertinggi hasil survei ZipRecruiter beserta faktor utamanya:

No Jurusan Kuliah Tingkat Penyesalan Alasan Utama Penyesalan
1 Jurnalistik 87% Gaji awal rendah dan efisiensi industri media konvensional.
2 Sosiologi 72% Peluang kerja terbatas dan kompetisi ketat di sektor publik.
3 Seni Rupa & Pertunjukan 72% Pendapatan tidak stabil dan ketidakpastian jalur karier.
4 Komunikasi 64% Keterampilan dianggap terlalu umum tanpa keahlian teknis khusus.
5 Pendidikan 61% Beban kerja yang tinggi tidak sebanding dengan tingkat gaji.
6 Pemasaran & Manajemen 60% Persaingan kerja sangat tinggi dan kejenuhan pasar.
7 Pendamping Medis 56% Jenjang karier dan peluang kenaikan gaji tergolong lambat.
8 Ilmu Politik 56% Prospek lapangan kerja yang sangat terbatas di luar birokrasi.
9 Biologi 52% Mengharuskan gelar lanjutan (S2/S3) untuk gaji kompetitif.
10 Sastra & Bahasa 52% Permintaan pasar menurun seiring berkembangnya teknologi translasi.

Jurusan Kuliah yang Paling Memuaskan dan Berprospek Cerah

Sebaliknya, ZipRecruiter juga memetakan jurusan-jurusan yang mendatangkan tingkat kepuasan paling tinggi. Para lulusannya merasa puas karena ditunjang oleh peluang kerja melimpah dan gaji yang di atas rata-rata industri.

Beberapa jurusan dengan tingkat penyesalan terendah meliputi:

  • Ilmu Komputer (Computer Science): Menempati posisi teratas dengan kepuasan tinggi akibat pesatnya digitalisasi dan kebutuhan pengembang perangkat lunak.
  • Keperawatan (Nursing): Menawarkan jaminan lapangan kerja yang sangat stabil dan kepuasan finansial di sektor kesehatan.
  • Teknik (Engineering): Menjanjikan kompensasi yang sangat kompetitif di berbagai industri manufaktur dan teknologi.
  • Keuangan (Finance): Menjadi incaran utama berkat prospek karier yang jelas di perbankan dan pasar modal.

Pentingnya Merencanakan Karier Sebelum Memilih Jurusan

Fenomena ini memberikan pelajaran berharga bagi para calon mahasiswa dan orang tua. Menyelaraskan antara passion dan analisis kebutuhan industri adalah langkah krusial agar tidak terjebak dalam kesulitan finansial pasca-lulus.

"Pendidikan tinggi adalah bentuk investasi jangka panjang. Mahasiswa harus lebih pragmatis dalam melihat tren pasar kerja era digital," terang pakar ketenagakerjaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User