Oct 07, 2026
Nasional

Wamenlu Arif Havas Pimpin Misi Bisnis Indonesia-Amerika Latin di Santiago

Santiago, Chili — Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno memimpin delegasi Indonesia dalam gelaran INA-LAC Business Mission 2026 yang digelar di

Wamenlu Arif Havas Pimpin Misi Bisnis Indonesia-Amerika Latin di Santiago

Santiago, Chili — Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno memimpin delegasi Indonesia dalam gelaran INA-LAC Business Mission 2026 yang digelar di Santiago, Chili, pada 1-2 Oktober 2026. Misi bisnis ini menjadi bagian dari strategi diplomasi ekonomi Indonesia untuk memperluas jangkauan perdagangan dan investasi ke kawasan Amerika Latin dan Karibia, sebuah pasar yang selama ini masih belum optimal dimanfaatkan oleh pelaku usaha Tanah Air.

Kehadiran Wakil Menteri Luar Negeri secara langsung menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan kawasan LAC sebagai prioritas dalam diversifikasi mitra dagang. Dalam forum yang mempertemukan pengusaha, investor, dan pejabat kedua belah pihak itu, sejumlah sektor unggulan Indonesia dipromosikan, mulai dari produk pertanian, kelapa sawit, hingga energi terbarukan dan infrastruktur.

Agenda Diplomasi Ekonomi di Santiago

INA-LAC Business Mission 2026 diselenggarakan selama dua hari dengan rangkaian kegiatan yang mencakup forum bisnis, pertemuan business-to-business, serta sesi dialog antarpejabat. Arif Havas Oegroseno dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya konektivitas antara Asia Tenggara dan Amerika Latin, khususnya dalam membangun rantai pasokan yang lebih tangguh pasca gangguan global.

"Kawasan Amerika Latin dan Karibia bukan pasar jauh, melainkan mitra strategis yang potensinya belum tergarap maksimal," ujar Arif Havas dalam keterangan resmi terkait agenda tersebut.

Delegasi Indonesia mempresentasikan peluang investasi di sektor energi terbarukan, industri pengolahan hasil pertanian, serta teknologi digital. Sementara dari sisi Chili dan negara-negara LAC lainnya, terdapat minat terhadap produk olahan Indonesia, sektor pariwisata, serta kerja sama alih teknologi di bidang pertanian.

AspekIndonesiaKawasan LAC
Potensi ekspor utamaSawit, karet, kopi, tekstilMineral, biji-bijian, daging, anggur
Sektor prioritas kerja samaEnergi terbarukan, digital, infrastrukturPertanian bernilai tambah, logistik, maritim
Tantangan utamaJarak dan biaya logistikPemahaman pasar Asia Tenggara

Membuka Pasar Baru di Tengah Ketidakpastian Global

Misi bisnis ini berlangsung di tengah ketidakpastian perdagangan global akibat ketegangan tarif antarnegara besar. Bagi Indonesia, diversifikasi pasar menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada mitra dagang konvensional. Amerika Latin dan Karibia menyimpan potensi ekonomi besar dengan jumlah populasi lebih dari 600 juta jiwa, menjadikannya salah satu pasar berkembang paling menjanjikan di dunia.

Para pengusaha yang mengikuti misi menyambut positif langkah pemerintah membuka akses langsung ke pasar LAC. Sejumlah pelaku usaha menyebut bahwa hambatan utama selama ini adalah keterbatasan informasi pasar dan jaringan distribusi, bukan ketertarikan terhadap produk Indonesia.

"Yang kami butuhkan bukan hanya promosi, tetapi kepastian akses pasar dan mitra distribusi yang terpercaya," ujar salah satu perwakilan pelaku usaha peserta forum.

Langkah Strategis Jangka Panjang

Arif Havas Oegroseno menyampaikan bahwa INA-LAC Business Mission 2026 bukan agenda sekali jalan, melainkan bagian dari roadmap diplomasi ekonomi jangka panjang. Pemerintah menargetkan agar kerja sama Indonesia-LAC tidak berhenti pada seremonial, melainkan menghasilkan kontrak bisnis nyata dan peningkatan volume perdagangan timbal balik.

Setelah Santiago, rangkaian misi serupa dijadwalkan terus berlanjut guna memperkuat jejaring usaha Indonesia di kawasan. Dengan komitmen politik tingkat tinggi dan partisipasi aktif dunia usaha, perdagangan Indonesia-Amerika Latin diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User