Wali Kota Medan Ajak Warga Perkuat Cinta Kota untuk Kemajuan
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan pentingnya rasa cinta terhadap Kota Medan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perayaan...
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan pentingnya rasa cinta terhadap Kota Medan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan yang digelar di halaman Balai Kota Medan, Jumat (5/7/2024). Dalam kesempatan itu, Rico mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, hingga generasi muda, untuk bersama-sama menanamkan kecintaan terhadap kota yang telah berusia lebih dari empat abad ini.
Menurut Rico, rasa cinta terhadap kota bukan sekadar simbolisme, melainkan wujud nyata dari partisipasi aktif dalam pembangunan. Ia menyatakan bahwa kemajuan Kota Medan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kesadaran kolektif warganya untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan. "Cinta kepada kota ini harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari, bukan hanya dalam ucapan. Jika kita semua memiliki rasa memiliki yang kuat, maka pembangunan akan berjalan lebih cepat dan merata," ujarnya di hadapan ribuan warga yang hadir dalam upacara peringatan tersebut.
Peran Aktif Masyarakat dalam Pembangunan Kota
Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Medan menekankan bahwa pemerintah kota telah menyusun berbagai program strategis untuk meningkatkan kualitas hidup warga, termasuk perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan. Namun, ia mengingatkan bahwa semua program tersebut akan sia-sia tanpa dukungan penuh dari masyarakat. Rico mencontohkan keberhasilan penanganan banjir di beberapa kecamatan yang membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan warga dalam menjaga saluran air. "Berdasarkan evaluasi kami, daerah yang warganya aktif menjaga lingkungan selalu lebih cepat pulih dari bencana. Ini bukti bahwa cinta kota berdampak langsung pada kesejahteraan," jelasnya.
Lebih lanjut, Rico mengajak para pemuda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kewirausahaan yang digagas pemerintah. Ia menyebutkan bahwa Pemkot Medan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pelatihan keterampilan bagi generasi milenial melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan kerja sama dengan dunia usaha. "Kami tidak ingin anak muda hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi motor penggerak perubahan. Karena itu, kami buka ruang seluas-luasnya untuk kreativitas dan inovasi," tegasnya.
HUT ke-436 sebagai Momentum Refleksi dan Aksi
Perayaan HUT ke-436 Kota Medan kali ini mengusung tema "Medan Maju, Medan Bermartabat". Rico menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih sebagai pengingat bahwa usia kota yang matang harus diiringi dengan kualitas pelayanan publik yang prima. Dalam rapat koordinasi sebelumnya, ia meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi capaian kinerja dan segera menindaklanjuti keluhan warga yang masuk melalui aplikasi pengaduan resmi. "Setiap laporan warga harus ditindaklanjuti maksimal 3x24 jam. Ini komitmen kami untuk membangun kepercayaan publik," kata Rico.
Selain upacara dan berbagai lomba tradisional, rangkaian HUT juga dimeriahkan dengan pameran UMKM yang menampilkan produk unggulan dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Rico menyempatkan diri berkeliling stan dan berdialog dengan para pelaku usaha kecil. Ia menyatakan bahwa sektor UMKM menyumbang sekitar 60 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kota Medan, sehingga perlu didorong melalui akses permodalan dan digitalisasi pemasaran. "Kami akan terus memfasilitasi pelaku UMKM agar naik kelas. Jangan ragu untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bersubsidi," imbaunya.
Ajakan Menjaga Kebersihan dan Ketertiban
Di akhir sambutannya, Wali Kota Medan menyampaikan ajakan khusus kepada warga untuk menjaga kebersihan kota, terutama di kawasan permukiman dan pasar tradisional. Ia menginstruksikan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk memperketat jadwal pengangkutan sampah serta menambah tempat pembuangan sementara (TPS) di titik rawan. Rico juga meminta Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan terhadap bangunan liar yang melanggar tata ruang. "Kota yang bersih dan tertib adalah cerminan warganya yang mencintai kota. Mari kita buktikan bahwa Medan layak menjadi kota metropolitan yang nyaman untuk semua," pungkasnya.
Perayaan HUT ke-436 Kota Medan juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kota Medan, serta para camat dan lurah se-Kota Medan. Dalam kesempatan tersebut, Rico juga memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi dan sekolah-sekolah yang berhasil meraih predikat Adiwiyata. Penghargaan tersebut, menurutnya, merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi yang sejalan dengan visi pembangunan kota. "Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi pengakuan atas kerja keras yang harus menjadi contoh bagi lainnya," tutup Rico.
Comments (0)