Waka Komisi III DPR Atensi Kasus Wanita Disekap Pacar, Desak Hukum Berat Pelaku

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, memberikan atensi khusus terhadap kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR (29). Korban diduga menjad

Jul 08, 2026 - 19:36
0 0
Waka Komisi III DPR Atensi Kasus Wanita Disekap Pacar, Desak Hukum Berat Pelaku
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, memberikan atensi khusus terhadap kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR (29). Korban diduga menjadi sasaran kekerasan oleh kekasihnya sendiri, TH, di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sahroni dengan tegas mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku. "Saya monitor kasus ini, pelaku biadab, manusia yang wajib dihukum berat perbuatannya menganiaya korban sedemikian ekstremnya," ujar Sahroni kepada media kami, Senin (22/6/2026). Pernyataan tersebut menegaskan betapa seriusnya perhatian legislator terhadap kasus yang dinilainya sebagai tragedi kemanusiaan. Sahroni juga secara langsung meminta jajaran penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Barat untuk bergerak cepat mengejar pelaku. Desakan ini muncul seiring dengan meningkatnya keprihatinan publik atas maraknya kasus kekerasan dalam hubungan personal yang kerap berakhir dengan penganiayaan berat. Sahroni menyoroti bahwa tindakan pelaku tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan yang paling mendasar. Pernyataan "tragedi kemanusiaan" yang dilontarkannya menekankan bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan hukum biasa, melainkan juga menyangkut hak asasi dan martabat perempuan sebagai korban. Hingga berita ini diturunkan, proses pengejaran terhadap pelaku TH masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Keterlibatan langsung Komisi III DPR dalam memonitor perkembangan kasus ini diharapkan dapat mempercepat upaya penegakan hukum serta memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan serupa di masa mendatang. Apaberita.com akan terus memantau perkembangan selanjutnya dari kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User