Viral, Pria Nekat Masuk Gerbong Khusus Wanita di KRL Manggarai-Bogor, KAI Commuter Beri Peringatan Keras

Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria masuk dan bertahan di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) khusus penumpang wanita pada relasi Manggarai–Bogor mendadak viral di media sosial

Jul 07, 2026 - 23:43
0 0
Viral, Pria Nekat Masuk Gerbong Khusus Wanita di KRL Manggarai-Bogor, KAI Commuter Beri Peringatan Keras

Sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria masuk dan bertahan di dalam gerbong kereta rel listrik (KRL) khusus penumpang wanita pada relasi Manggarai–Bogor mendadak viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas, tampak pria tersebut cuek meski sejumlah penumpang wanita terlihat risih. Peristiwa itu sontak memicu kemarahan warganet dan mempertanyakan ketegasan pengawasan di lapangan.

Menanggapi kejadian itu, PT KAI Commuter melalui Manajer Humas, Leza Arlan, menyampaikan keprihatinan sekaligus imbauan tegas. Ia membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis (25/6). Pihaknya menyayangkan masih adanya penumpang pria yang dengan sengaja melanggar aturan gerbong khusus wanita yang sudah lama diterapkan.

“Dapat kami sampaikan bahwa petugas pengamanan di atas kereta, atau yang biasa disebut PAM walka, secara berkala melakukan patroli aktif dan telah mengidentifikasi keberadaan penumpang pria tersebut sesaat setelah kereta diberangkatkan dari Stasiun Manggarai,” ujar Leza, Jumat (26/6/2026).

Gerbong Khusus Wanita: Aturan dan Sanksi

KAI Commuter telah menetapkan gerbong khusus wanita pada setiap rangkaian KRL di wilayah Jabodetabek. Gerbong ini berada di ujung depan dan belakang kereta, ditandai dengan stiker besar berwarna merah muda serta pengumuman audio yang terus diperdengarkan selama perjalanan. Aturan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang wanita dari potensi pelecehan maupun tindak kejahatan lainnya di transportasi publik.

Leza menegaskan, penumpang pria yang kedapatan berada di gerbong khusus wanita akan langsung ditegur oleh petugas. Apabila membandel, petugas keamanan di kereta maupun di stasiun berikutnya berhak menurunkan penumpang tersebut dan memprosesnya sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami tidak akan mentoleransi pelanggaran ini. Seluruh petugas di lapangan sudah dibekali kewenangan untuk bertindak,” tambahnya.

Peristiwa di KRL Manggarai–Bogor ini bukanlah kasus pertama. Sebelumnya, sejumlah kejadian serupa juga pernah terekam dan viral. KAI Commuter terus mengingatkan agar seluruh pengguna jasa, khususnya pria, menghormati hak penumpang wanita dengan tidak memasuki gerbong khusus tersebut. Selain patroli rutin, perusahaan juga mengandalkan laporan dari sesama penumpang melalui media sosial dan layanan pengaduan resmi untuk mempercepat respons petugas di titik-titik rawan.

Pihak KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan pelanggaran serupa. Penumpang dapat menghubungi petugas di stasiun terdekat atau menghubungi layanan pelanggan KAI Commuter yang tersedia 24 jam. Dengan partisipasi publik, penegakan aturan di gerbong khusus wanita diharapkan semakin optimal dan membuat seluruh pengguna KRL merasa terlindungi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User