Veda Ega Puncaki Practice Moto3 Jerman

Sachsenring, Jerman — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil impresif dengan mengamankan posisi puncak pada sesi practice Moto3 Jerman 2026 di S

Jul 10, 2026 - 21:54
0 0
Veda Ega Puncaki Practice Moto3 Jerman
Sachsenring, Jerman — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil impresif dengan mengamankan posisi puncak pada sesi practice Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jumat (5/6). Dalam sesi yang berlangsung di bawah cuaca cerah berangin, Veda mencatatkan waktu lap terbaik yang mengungguli para pesaingnya dan menegaskan potensinya di kancah grand prix.

Jalannya Sesi Practice

Sesi practice Moto3 Jerman dimulai pukul 09.00 waktu setempat. Veda Ega Pratama, yang membela bendera tim Aspar Junior, langsung menunjukkan kecepatan sejak menit-menit awal. Adaptasinya terhadap karakteristik teknis Sachsenring — trek sepanjang 3,671 km dengan 10 tikungan kanan dan hanya 3 tikungan kiri — berjalan optimal.
  1. Menit ke-10: Veda masuk trek bersama rombongan pertama. Ia mencatatkan waktu awal 1 menit 27,8 detik menggunakan ban kompon medium, langsung menempati posisi lima besar sementara.
  2. Menit ke-20: Setelah penyesuaian mapping mesin dan geometri sasis oleh kru, waktu lap turun menjadi 1:27,1 dan mengangkatnya ke peringkat dua di belakang pebalap Spanyol, David Muñoz.
  3. Menit ke-35 (fase akhir): Veda keluar untuk time attack menggunakan ban kompon lunak. Ia membukukan 1 menit 26,321 detik pada lap ke-15 dari total 18 lap yang diselesaikan. Catatan ini bertahan hingga sesi berakhir.
  4. Hasil akhir: Veda memuncaki sesi dengan selisih +0,189 detik atas Muñoz di peringkat kedua dan +0,312 detik atas pebalap Jepang, Ryota Oshima, di peringkat ketiga.
Total 28 pebalap turun di sesi ini. Veda menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang menembus posisi tiga besar pada hari pertama.

Komentar Veda Ega

Usai sesi, Veda Ega Pratama memberikan keterangan kepada media di paddock. Dengan nada rendah hati namun penuh keyakinan, ia membeberkan kunci performanya. "Saya merasa nyaman dengan motor hari ini. Tim melakukan pekerjaan luar biasa dalam menyiapkan setelan dasar sejak kami tiba di Sachsenring. Trek ini sempit dan teknikal, tapi sangat cocok dengan gaya balap saya yang suka tikungan cepat," ujar pebalap berusia 18 tahun itu. Veda juga menyoroti sektor ketiga sebagai titik kuatnya. "Sektor tiga, dari tikungan 7 sampai 10, adalah tempat saya mendapat keunggulan waktu paling signifikan. Di sana motor sangat stabil dan saya bisa menjaga kecepatan sudut tinggi." Data sektor yang dirilis Dorna mendukung klaim ini — Veda membukukan kecepatan rata-rata 142,3 km/jam di sektor tersebut, tertinggi di antara seluruh peserta. Mengenai cuaca yang berubah-ubah khas Pegunungan Saxony, Veda mengaku sudah mengantisipasi. "Angin cukup kencang di tikungan 11, tapi kami sudah simulasi kemarin. Target besok di kualifikasi adalah baris depan. Kalau bisa pole position, itu bonus."

Target Kualifikasi dan Balapan

Dengan hasil practice ini, Veda memastikan diri lolos langsung ke sesi Kualifikasi Q2, yang akan digelar Sabtu (6/6) pukul 12.50 waktu setempat. Ia tidak perlu melalui sesi Q1 yang hanya diikuti pebalap di luar peringkat 14 besar practice. "Ini modal penting karena saya bisa fokus menyiapkan motor untuk Q2 tanpa tekanan Q1. Kami akan coba strategi ban dan setup terbaik untuk time attack satu lap," jelas Veda. Pelatih tim Aspar Junior, Jorge Martínez, memuji adaptasi cepat anak didiknya. "Veda menunjukkan progres signifikan dibandingkan seri Catalunya lalu. Ia lebih tenang membaca trek dan tidak memaksakan risiko di tikungan kiri yang sedikit. Ini menunjukkan kedewasaan balap." Sesi kualifikasi besok diperkirakan berlangsung dalam suhu udara 22°C dan lintasan 34°C. Berdasarkan data long run hari ini, Veda mencatatkan ritme balap rata-rata 1 menit 27,0 detik dalam simulasi 7 lap beruntun, cukup kompetitif untuk meredam serangan rival di grup terdepan. Balapan utama Moto3 Jerman sendiri akan digelar pada Minggu (7/6) pukul 11.00 waktu setempat. Veda saat ini menghuni peringkat enam klasemen sementara musim 2026 dengan koleksi 58 poin dari tujuh seri yang sudah berjalan. Tambahan poin maksimal di Sachsenring akan mendongkrak peluangnya dalam perburuan gelar juara dunia.

Reaksi dan Dukungan Tanah Air

Kabar Veda memuncaki practice langsung memicu dukungan luas dari Indonesia. Tagar #VedaEgaGoesToPole sempat menggema di media sosial, dan pengelola sirkuit Mandalika mengucapkan selamat melalui akun resmi. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) menyatakan performa ini bukti bahwa pebalap nasional mampu bersaing di level papan atas dunia. Veda sendiri mengirim pesan singkat untuk pendukungnya: "Terima kasih doanya dari Indonesia. Saya akan berusaha memberikan hasil terbaik akhir pekan ini." [TAGS]: Veda Ega Pratama, Moto3 Jerman, Practice, Sachsenring, Aspar Junior [SOCIAL_TWEET]: Veda Ega latih taring di Sachsenring! 🔥 Torehan 1:26,321 detik membawanya ke puncak sesi practice Moto3 Jerman, ungguli Muñoz 0,189 detik. "Sektor tiga kunci saya," ujarnya. Kualifikasi besok siap tempur. #VedaEga #Moto3 #GermanGP [SOCIAL_FB]: Veda Ega Pratama langsung tancap gas di Jerman! Pembalap Aspar Junior ini menjadi yang tercepat di sesi practice Moto3 Sachsenring dengan waktu 1:26,321. Apa rahasianya? Baca pernyataan eksklusifnya di sini dan dukung terus kebanggaan Indonesia menuju pole position! [SOCIAL_TG]: 🏍️ Veda Ega tempel keras! Catatan 1:26,321 detik mengamankan P1 practice Moto3 Jerman. 🥇 Sektor tiga jadi miliknya, Q2 aman, bidik pole besok! 🔥🇮🇩 [SOCIAL_THREADS]: Veda Ega baru aja bikin kita deg-degan bahagia! Posisi pertama practice Moto3 Jerman direbut dengan waktu napas tipis. Anak ini makin pede, bilang motornya enak banget di tikungan. Gas terus, Mas Veda — kita di rumah nonton sambil teriak! 🏍️💨

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User