Trump Rayakan Kartu Merah Pemain AS Dibatalkan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menunjukkan kegembiraannya setelah FIFA secara resmi membatalkan kartu merah yang diterima striker bintang Timnas AS, Folarin Balogun, dalam gelaran Piala Duni

Jul 06, 2026 - 05:45
0 0
Trump Rayakan Kartu Merah Pemain AS Dibatalkan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menunjukkan kegembiraannya setelah FIFA secara resmi membatalkan kartu merah yang diterima striker bintang Timnas AS, Folarin Balogun, dalam gelaran Piala Dunia 2026. Keputusan kontroversial ini diambil setelah Trump melakukan intervensi langsung dengan menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meninjau kembali sanksi tersebut.

Intervensi Langsung Trump ke FIFA

Menurut laporan yang dihimpun Apaberita.com dari sumber internasional, Trump secara pribadi menelepon Infantino untuk meminta evaluasi terhadap insiden yang terjadi pada pertandingan babak 32 besar antara AS melawan Bosnia. Dalam laga yang dimenangkan AS dengan skor 2-0 tersebut, Balogun diusir keluar lapangan setelah wasit menilainya dengan sengaja menginjak kaki salah satu bek lawan. Kartu merah itu otomatis membuat Balogun terancam absen di babak 16 besar melawan Belgia.

Keputusan FIFA untuk membatalkan kartu merah itu diumumkan hanya beberapa jam sebelum kick-off pertandingan AS vs Belgia, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Banyak pengamat dan federasi sepak bola negara lain menilai langkah tersebut telah mencederai integritas olahraga karena diduga kuat merupakan buah tekanan diplomatik level tertinggi.

"Ini adalah kemenangan besar bagi sepak bola Amerika. Saya baru saja berbicara dengan Gianni, seorang teman baik, dan mereka sepakat bahwa kartu merah itu terlalu berlebihan," ujar Trump dalam sebuah pernyataan yang dikutip media kami.

Kontroversi dan Respons Global

Pembatalan sanksi terhadap Balogun langsung memicu perdebatan sengit di kalangan komunitas sepak bola dunia. Federasi sepak bola Belgia dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengajukan protes resmi, meski laga tetap berjalan sesuai jadwal. Beberapa mantan wasit elite dan pengamat menilai, dalam sejarah Piala Dunia, jarang sekali terjadi sebuah kartu merah dibatalkan hanya berdasarkan komunikasi personal antara kepala negara dan pimpinan federasi sepak bola dunia.

Di sisi lain, para pendukung Timnas AS menyambut gembira kabar tersebut. Mereka menganggap kehadiran Balogun sangat vital untuk menghadapi lini pertahanan Belgia yang terkenal tangguh. Statistik menunjukkan Balogun telah mencetak tiga gol sepanjang turnamen, menjadikannya sebagai tumpuan utama serangan tim besutan pelatih Gregg Berhalter. Dengan diizinkannya Balogun bermain, kans AS untuk melaju ke perempat final pun dianggap semakin terbuka lebar, sekaligus meninggalkan luka diplomatik antara federasi sepak bola di level internasional.

Hingga berita ini diturunkan, FIFA belum memberikan pernyataan resmi terperinci mengenai dasar tinjauan ulang tersebut, selain menyebut adanya "evaluasi insiden yang lebih menyeluruh". Apaberita.com akan terus memantau perkembangan selanjutnya dari kontroversi yang mengguncang Piala Dunia 2026 ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User