Oct 05, 2026
Politik

Truk Trailer Adu Banteng Hantam Rumah Warga di Tuban

Truk trailer yang dikemudikan masuk jalur berlawanan pada Jumat, 15 Oktober 2023 sekitar pukul 02.30 WIB di ruas Jalan Raya Pantura Kilometer 25, Desa Banjarsari, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, ...

Truk Trailer Adu Banteng Hantam Rumah Warga di Tuban

Truk trailer yang dikemudikan masuk jalur berlawanan pada Jumat, 15 Oktober 2023 sekitar pukul 02.30 WIB di ruas Jalan Raya Pantura Kilometer 25, Desa Banjarsari, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang berakibat sebuah rumah warga hancur dan sopir truk mengalami luka kritis. Peristiwa itu terjadi ketika kendaraan besar melaju dari arah timur menuju barat namun mengambil jalur lawan dan bertabrakan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan sebelum akhirnya menabrak bangunan rumah penduduk.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, truk trailer bernomor polisi N 1234 AB yang dikemudikan oleh Slamet, 45 tahun, warga asal Surabaya, sedang melintas di jalur Pantura Tuban pada dini hari. Menurut saksi mata Ahmad Yusuf, 52 tahun, seorang warga setempat yang sedang berjaga, truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba memasuki jalur berlawanan.

"Saya melihat truk itu dari kejauhan, lampunya silau dan posisinya sudah di jalur kami. Saya sempat berteriak, tapi tidak ada waktu untuk menghindar,"
ujar Ahmad Yusuf saat ditemui di lokasi kejadian.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tuban, AKP Budi Santoso, menyatakan bahwa tabrakan awal terjadi antara truk trailer dengan sebuah minibus yang melaju dari arah barat. Akibat benturan keras, truk tersebut kehilangan kendali dan meluncur ke sisi kanan jalan, menghantam rumah milik H. Sutrisno, 60 tahun yang berada tepat di pinggir jalur Pantura. AKP Budi Santoso menegaskan bahwa kondisi jalan pada saat kejadian dalam keadaan lengang namun minim penerangan di titik tersebut. Ia juga menyatakan bahwa petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti masuknya truk ke jalur berlawanan.

Dampak dan Korban

Akibat peristiwa tersebut, rumah H. Sutrisno mengalami kerusakan parah pada bagian depan dan dinding samping, termasuk ambruknya sebagian atap dan hancurnya perabot dalam rumah. Tidak ada korban jiwa di antara penghuni rumah karena mereka sedang tidak berada di ruang depan saat kejadian. Namun, sopir truk trailer Slamet mengalami luka kritis pada bagian kepala dan dada, serta patah tulang pada kaki kanan. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, pengemudi minibus yang terlibat tabrakan awal, Rudi Hartono, 38 tahun, mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat. Barang-barang dalam rumah H. Sutrisno juga rusak berat, termasuk televisi, lemari, dan beberapa peralatan elektronik. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban membantu membersihkan puing-puing bangunan untuk mencegah bahaya lebih lanjut.

Penanganan dan Respons

Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi untuk kelancaran arus lalu lintas yang sempat terganggu. Kapolres Tuban, AKBP Andi Wijaya, dalam pernyataannya menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan faktor penyebab kecelakaan.

"Kami sedang memeriksa kondisi kendaraan, rekam jejak pengemudi, serta kemungkinan faktor kelelahan atau kelalaian. Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah selesai,"
kata AKBP Andi Wijaya.

Dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban pada hari yang sama, Bupati Tuban H. Fathul Huda menyatakan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti bantuan untuk korban. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait bantuan kemanusiaan akan segera ditetapkan berdasarkan kajian dari dinas terkait. H. Fathul Huda juga menekankan pentingnya peningkatan keselamatan di jalur Pantura, terutama di titik-titik rawan kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat jalur Pantura merupakan jalur vital transportasi nasional. Berdasarkan data dari Polres Tuban, sepanjang tahun 2023 telah terjadi beberapa kecelakaan serupa yang melibatkan kendaraan besar. Pihak berwenang berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum guna mengurangi risiko kecelakaan di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User