tiket.com Luncurkan Tiket Green, Tawarkan Lima Hotel Ramah Lingkungan di Bali

Platform perjalanan daring tiket.com resmi meluncurkan fitur Tiket Green, sebuah inovasi yang memudahkan wisatawan menemukan dan memilih akomodasi berserti

Jul 12, 2026 - 01:28
0 1

Platform perjalanan daring tiket.com resmi meluncurkan fitur Tiket Green, sebuah inovasi yang memudahkan wisatawan menemukan dan memilih akomodasi bersertifikat ramah lingkungan di Indonesia. Peluncuran ini diiringi dengan kurasi rekomendasi lima hotel di Bali yang dinilai unggul dalam praktik keberlanjutan, mulai dari pengelolaan sampah organik hingga penggunaan energi terbarukan. Langkah ini sekaligus menjadi respons terhadap peningkatan minat wisatawan global terhadap eco-conscious travel, di mana 73% responden survei Tiket.com mengaku bersedia membayar lebih mahal untuk hotel yang terbukti berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Apa Itu Fitur Tiket Green?

Tiket Green adalah label hijau yang disematkan pada properti akomodasi mitra yang memenuhi kriteria keberlanjutan tiket.com. Kriteria tersebut meliputi tiga pilar utama: efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah, serta keterlibatan komunitas lokal. Properti harus lolos verifikasi oleh tim internal tiket.com yang bekerja sama dengan lembaga sertifikasi lingkungan seperti Green Building Council Indonesia. Saat diluncurkan, sudah ada lebih dari 200 hotel, villa, dan guesthouse yang mengantongi label Tiket Green di seluruh Indonesia, dan jumlah ini ditargetkan meningkat dua kali lipat dalam setahun.

“Fitur Tiket Green adalah wujud komitmen kami mendukung pariwisata berkelanjutan. Kami ingin memudahkan wisatawan membuat keputusan yang ramah lingkungan tanpa harus meneliti sendiri kebijakan setiap hotel,” ujar Chief Commercial Officer tiket.com, Cisyelya Bunyamin, dalam acara peluncuran di Jakarta.

Lima Hotel Ramah Lingkungan Rekomendasi tiket.com di Bali

Berikut adalah daftar hotel di Bali yang direkomendasikan melalui fitur Tiket Green, lengkap dengan keunggulan keberlanjutannya:

  1. Padma Resort Ubud – Terletak di tengah hutan tropis, hotel ini memiliki sistem pengolahan air limbah sendiri (sewage treatment plant) yang menghasilkan air bersih untuk irigasi taman seluas 20 hektare. Selain itu, mereka menerapkan zero plastic policy dengan menyediakan air minum isi ulang dan peralatan mandi dari bambu.
  2. Mana Earthly Paradise, Ubud – Villa butik ini dibangun sepenuhnya dari bahan alami dan daur ulang, termasuk batu bata tanah liat dan kayu bekas. Mereka mengoperasikan panel surya 30 kWp yang memasok 60% kebutuhan listrik, serta kebun permakultur yang menyuplai 40% kebutuhan dapur.
  3. Bambu Indah, Ubud – Kombinasi rumah tradisional Jawa dari kayu jati daur ulang dan struktur bambu. Hotel ini tidak menggunakan AC; pendinginan alami dari desain terbuka dan kolam renang batu alam. Limbah dapur diolah menjadi kompos untuk pertanian organik di sekitarnya.
  4. Desa Potato Head, Seminyak – Lebih dari sekadar hotel, kawasan kreatif ini menjalankan program zero-waste yang ambisius. Mereka memiliki pabrik daur ulang sampah plastik sendiri yang memproduksi furnitur, dan restoran mereka menggunakan bahan-bahan yang diperoleh dari petani lokal dalam radius 50 kilometer.
  5. Alila Villas Uluwatu – Hotel mewah di tebing ini menjadi pelopor dengan sertifikasi EarthCheck Silver. Mereka memiliki instalasi pengolahan air hujan, atap hijau, dan menggunakan bahan bangunan lokal. Program konservasi penyu di pantai di bawah tebing juga menjadi daya tarik edukatif bagi tamu.

Mengapa Wisatawan Perlu Beralih ke Akomodasi Ramah Lingkungan?

Industri perhotelan menyumbang sekitar 1% total emisi karbon global, dengan sebagian besar berasal dari konsumsi energi dan air. Sebuah studi dari Sustainable Travel International menyebutkan, jika wisatawan memilih properti bersertifikat hijau, jejak karbon per perjalanan bisa berkurang hingga 30%. Oleh karena itu, inisiatif seperti Tiket Green memainkan peran penting dalam mempercepat dekarbonisasi sektor pariwisata Indonesia.

Tiket.com merencanakan pengembangan fitur Tiket Green dengan menambahkan informasi jejak karbon setiap properti pada akhir tahun, serta menggandeng maskapai penerbangan yang menawarkan opsi penyeimbangan karbon. “Ke depan, wisatawan tidak hanya akan melihat label hijau, tapi juga skor keberlanjutan yang terukur dari setiap pilihan akomodasi,” kata Cisyelya menambahkan. Dengan Bali sebagai destinasi percontohan, tiket.com berharap hotel di destinasi super prioritas lain seperti Labuan Bajo, Mandalika, dan Danau Toba segera mengikuti jejak tersebut.

[SOCIAL_TWEET]: Tiket Green resmi meluncur! Kini wisatawan bisa pilih hotel bersertifikasi ramah lingkungan dengan mudah. Ada lima rekomendasi keren di Bali, dari Ubud hingga Uluwatu. Yuk, traveling tanpa rasa bersalah 🌱 #TiketGreen #EcoTravel #SustainableBali[SOCIAL_TG]: 🌿 tiket.com luncurkan fitur Tiket Green — label khusus hotel ramah lingkungan. Simak daftar 5 hotel di Bali yang wajib dicoba

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User