Sep 16, 2026
Hukum

Tersangka Femisida di Argentina Bantah Bunuh Kekasihnya Lewat Video

Suasana duka dan ketegangan menyelimuti kawasan San Alberto, Ituzaingó, Buenos Aires, menyusul insiden tragis yang menimpa Camila Castro, seorang remaja pu

Tersangka Femisida di Argentina Bantah Bunuh Kekasihnya Lewat Video

Suasana duka dan ketegangan menyelimuti kawasan San Alberto, Ituzaingó, Buenos Aires, menyusul insiden tragis yang menimpa Camila Castro, seorang remaja putri berusia 18 tahun. Camila ditemukan tewas mengenaskan akibat luka tembak di rumahnya pada Selasa sore. Tak lama setelah kejadian tersebut, kepolisian setempat bergerak cepat dan berhasil menangkap kekasih korban, Elías Barrionuevo (19 tahun), yang menjadi tersangka tunggal dalam kasus dugaan femisida ini. Namun, sebelum borgol mengikat pergelangan tangannya pada Rabu malam, sebuah plot baru muncul setelah sebuah rekaman video berdurasi singkat tersebar di media sosial, memperlihatkan pengakuan langsung dari sang tersangka.

Dalam video yang direkam secara mandiri tersebut, Elías dengan nada panik membantah keras seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia mengklaim bahwa kematian tragis sang kekasih bukanlah hasil dari tindakannya secara sengaja, melainkan akibat dari insiden tak terduga yang melibatkan pihak ketiga.

Pengakuan Mengejutkan Sebelum Penangkapan

Dengan wajah penuh kecemasan, Elías mencoba memberikan kesaksian versinya sendiri sebelum aparat penegak hukum membawanya ke balik jeruji besi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat menyakiti Camila, apalagi melepaskan tembakan fatal yang mengakhiri hidup gadis muda tersebut.

"Kemarin terjadi sebuah insiden tak terduga. Mereka menuduh saya melakukan femisida, tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Saya tidak membunuh pacar saya, saya tidak melepaskan tembakan, tidak ada hal seperti itu," ujar Elías dalam rekaman video tersebut.

Pernyataan ini berbanding terbalik dengan dugaan awal pihak kepolisian yang menempatkannya sebagai pelaku utama dalam pembunuhan keji ini.

Kronologi Pertikaian dan Perebutan Senjata

Berdasarkan narasi yang disampaikan Elías, peristiwa bermula ketika ia tiba di kediaman Camila yang terletak di Jalan Almagro blok 2500 sekitar pukul 18.20 waktu setempat dengan menggunakan layanan transportasi online. Kedatangannya yang semula bermaksud baik justru memicu perdebatan sengit mengenai kepemilikan seekor anjing peliharaan. Situasi semakin memanas ketika ayah tiri Camila pulang dari tempat kerja dan memutuskan untuk campur tangan dalam perselisihan tersebut.

Elías mengklaim bahwa ayah tiri korban mendatangi mereka dengan sikap sangat agresif dan melontarkan ancaman verbal yang menakutkan. Ayah tiri tersebut diakuinya mengancam akan menembaknya jika Elías tidak segera pergi dari rumah itu.

"Setelah itu kami pergi ke kamar, lalu dia pergi ke dapur dan mengambil sesuatu. Ketika saya berjalan ke sana, dia langsung menerjang saya dengan sesuatu di tangannya. Kami mulai berduel fisik. Saya tidak tahu bahwa benda itu adalah senjata api," tutur Elías menjelaskan detik-detik sebelum bencana terjadi.

Selama pergumulan fisik yang sengit itu, tiga dentuman senjata api terdengar meluncur secara tidak terkendali. Dua tembakan pertama meletus dengan cepat saat perkelahian berlangsung, sementara tembakan ketiga meletus tepat ketika Camila melangkah masuk ke ruangan untuk melerai pertikaian tersebut.

Perbandingan Versi Kejadian

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perbedaan versi antara tuduhan awal kepolisian dan pengakuan tersangka, berikut adalah ringkasan perbandingannya:

Aspek Kasus Versi Kepolisian / Tuduhan Versi Pembelaan Elías Barrionuevo
Pelaku Penembakan Elías Barrionuevo diduga menembak langsung korban. Tembakan tidak sengaja meletus saat pergumulan dengan ayah tiri.
Motif Kriminal Tindakan pembunuhan berbasis gender (Femisida). Perselisihan hewan peliharaan yang memicu ancaman fisik dari pihak ketiga.
Kepemilikan Senjata Diduga dibawakan dan dikuasai oleh tersangka. Diambil oleh ayah tiri korban dari area dapur rumah.

Penyelidikan Lanjutan dan Bayang-Bayang Kasus Femisida

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan berbasis gender yang menjadi sorotan utama di Argentina. Pihak penyidik kini menghadapi tugas berat untuk mencocokkan pengakuan Elías dalam video tersebut dengan bukti forensik di lokasi kejadian, termasuk uji balistik, jarak tembak, dan penyitaan barang bukti senjata api.

Publik setempat kini menantikan keadilan yang transparan bagi Camila Castro, sementara Elías berada dalam tahanan untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh tim jaksa penuntut umum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User